
angga menelpon kedua orang tua mayang tak lama nenek dan kakek sampai di rumah sakit
saat selesai melakukan pendonor darah angga menceritakan apa yang di ucapkan pada kedua orang tua mayang, mendengar rahim sang anak di angkat membuat mamah mayang syok
" sudah mah yang penting mayang sehat dan bukan nya sekarang mayang sudah mendapatkan apa yang dia mau bukan nya dia pengen punya anak laki laki sekarang kan udah kesampaian jadi mayang gak akan sedih lagian sudah cukup dua cucu buat kita " ucap kakek
" owekk... owekkk... owekkk.. tangis bayi pecah dari dalam ruang oprasi
" pah cucu kita " antutis nenek
" iya, cucu kita sudah lahir kedunia ini " kakek tak kalah antutisnya dari nenek
" ceklekk... pintu terbuka keluarlah dokter dan beberapa perawat dari ruang oprasi dengan mendorong tubuh mayang yang masih pingsan
mayang dan bayinya di pindahkan keruangan inap dengan perasaan senang ketiga orang tersebut mengikuti dokter dan perawatan menuju ruangan mayang
" selamat yah pak anak nya cantik banget " puji perawat sambil menyerahkan bayi di tangan angga
__ADS_1
angga kakek dan nenek melongi di saat mendengar penututan sang perawat
angga terlebih dahulu mengalami bayi mungil tersebut lalu menyerahkan pada kedua orang tua mayang
" suster gak bercanda kan, anak saya kok bisa perempuan bukan nya dia laki laki yah kan hasil USG menandakan dia berjenis laki laki " ucap angga
" maaf Pak terkadang hasil USG gak menjamin jenis kelamin nya benar " jawab sang dokter membuat angga dan kedua orang tua mayang mematung
" kalo begitu kami permisi dulu " ucap dokter dan perawat
dengan tangan bergetar mamah membuka bedongan yang membungkus bayi mungil tersebut alangkah terkejutnya angga kakek dan nenek saat mengetahui bahwa bayi tersebut perempuan
" bagaimana ini pasti mayang akan marah di saat yang keluar adalah bayi perempuan bukan laki laki mayang pasti kecewa besar apa lagi sekarang mayang sudah tidak bisa hamil lagi " ucap angga
" lambat laut pasti mayang akan sayang sama anak ini, udah ada nama buat bayi cantik ini dia mirip kamu angga bagai pinang di belah dua cuma yang membedakan adalah gender saja " celetuk nenek sambil terkekeh melihat mata bayi mungil tersebut berkedip kedip
angga terdiam benar apa yang di bilang mertuanya bahwa bayi mungil tersebut persis dengan dirinya , ingin rasanya angga mengendong bayi tersebut namun iya ragu
__ADS_1
" emmm, mama mana bayi aku " suara mayang seperti berbisik namun mamah yang peka langsung memberikan bayi tersebut pada mayang
" bayi nya tanpan seperti mas angga " celetuk mayang sambil mencium pipi bayi yang baru lahir tersebut
" emm, sayang anak kita perempuan bukan laki laki " angga berucap dengan tergagap
" bercanda nya gak lucu sayang, orang dia ganteng kok liat persis dengan mu " mayang menempelkan bayi mungil tersebut di muka angga
" apa yang suami mu bilang benar nak bahwa anak mu perempuan bukan laki laki gak percaya coba cek " timbal sang papa
seketika mayang menarok bayi tersebut di tangan angga,
" buang anak itu sayang, aku gak butuh anak perempuan kita masih bisa punya anak lagi " ucap mayang
" gak bisa mayang, sampai kapan pun kamu gak akan bisa punya anak lagi " tegas sang papah
" apa maksud papa, papa nyumpahin mayang gitu " kesal mayang
__ADS_1