Salahkah Aku Jika Ingin Bahagia

Salahkah Aku Jika Ingin Bahagia
bab 21


__ADS_3

" baperan dari mana, gw gak baperan lu nya aja yang sensitif " cetus leo


"btw kalian gak makan gitu, masa iya kita disini cuma duduk duduk aja " celetuk leo


" kita sudah makan, lu udah makan klo blom lebih baik pesan makanan dulu " ucap wulan


" gw mau nya makan bareng sama lu, kayak waktu kita SMP dulu selalu makan berdua, jadi pengen makan berdua lagi deh " papar leo


" bagaimana kalo minum, gw beneran habis makan, " tolak wulan


" gw tingga ke toilet bentar kalo gitu nanti aja makan nya ,pesan lah minum terlebih dahulu " leo buru buru pamit ke toilet


tak lama leo pergi tiba tiba alga datang duduk di tempat leo


" wah, wah , wah ada yang pacaran nih " celetuk alga


" ngapa lu disini, pergi jangan ganggu kita, lagian itu tempat leo " cetus wulan


" slow jangan marah marah, gw akan pergi tapi nanti " alga tersenyum sinis kearah wulan dan berubah manis saat memandang gresya

__ADS_1


" gak apa apa kak, kak alga diam disini lagian udah gak ada tempat lagi kan " ucap gresya, gresya melihat kenan dan kiri namun tak ada sisa kursi lagi semua kursi penuh oleh pengunjung


" kak wulan, kak alga mau pesan apa ? " tanya gresya


" stik daging " ucap wulan dan alga


" waww, kok bisa barengan sih, " goda gresya


" apaan sih palingan cuma kebetulan " cetus wulan


" nih cewek bar-bar dari tadi ngomong ketus untung cowoknya mau ma nih cewek modelan kek gini " kesal alga dalam hati


" minum nya ? " tanya gresya


"tuh kan kok bisa barengan cie ciee " gresya tersenyum melihat wulan dan alga salah tingkah


" sorry gw lama " ucap leo, leo melihat seorang laki laki duduk di samping wulan, mau tidak mau leo duduk di samping gresya leo terus memperhatikan sosok seorang laki laki yang berada di depan nya


leo akui laki laki tersebut tampan tinggi putih, tubuh yang kekar dari penampilan leo bisa tebak bahwa laki laki tersebut orang kaya dari baju , celana, jam tanggan, sepatu adalah barang barang limited edition

__ADS_1


" aduhh, kak leo duduk di samping saya, kok rasanya badan saya seketika lemes apa lagi wangi farfumnya begitu enak di cium " gumam gresya dalam hati


" kalian udah pesan makan ? " tanya leo


" blom kak, ini gresya mau pesan, kakak mau pesan apa piar gresya yang pesan ? tanya gresya


" leo gak pesan , biarkan dia makan punya kakak " ucap wulan cepat


" sepertinya kak wulan suka deh sama kak leo begitupun dengan kak leo " ucap gresya dalam hati mimik wajah gresya berubah menjadi sendu


" biarkan kakak saja gresya, lebih baik kamu duduk disini saja " pinta leo


" gak usah kak biar gresya aja yang pesan sekalian gresya mau milih milih makanan siapa tau ada yang enak " ucap gresya dengan tersenyum paksa


beruntung wulan, leo dan alga tak ada yang menyadari perubahan gresya


gresya berdiri dari kursinya menuju tempat pesan makanan


lan besok sepertinya gw harus balik lagi deh ke lampung , gw gak bisa lama lama diam disini gw banyak kerjaan lu gak apa apa kan gw tinggal " ucap leo dengan pelan, leo menatap mata wulan yang memerah

__ADS_1


wulan menghampiri tempat duduk leo lalu memeluknya dengan erat, tak peduli di hadapan dirinya ada alga yang terus memperhatikan interaksi kedua nya


" lu jahat , kita baru ketemu kenapa harus di tinggal lagi , gak cukup apa waktu 3 tahun lu tinggalin gw " wulan membenahkan wajahnya di dada bidang leo


__ADS_2