Salahkah Aku Jika Ingin Bahagia

Salahkah Aku Jika Ingin Bahagia
bab 48


__ADS_3

" trus ini kayak mana makan nya , makan mentah beginilah gak di masak dulu? tanya gresya


" gak gresya itu makan begitulah tanpa harus di masak dulu coba geh rasanya manis " jawab putri


" kunyah tebu kamu habis itu ampasnya buang " titah ayu


gresya mengikuti apa kata ayu, iya dengan ragu ragu memasukkan tebu berukuran kecil kedalam mulutnya


gresya mengunyah tebu tersebut, benar kata putri bahwa tebu tersebut begitu manis seperti gula, gresya membuang ampas tebu pada plastik kemudian dirinya mengunyah kembali tebu yang lain hingga tebu miliknya habis tak tersisa


" enak bukan ? " tanya ayu, ayu tersenyum saat melihat tebu milik gresya tandas tak tersisa


" iya enak banget, tebu nya manis banget " jawab gresya


" apa kak wulan dulu sering makan tebu ? tanya gresya


" iya dia sering betul makan tebu bahkan diam diam dia pergi kesini sendirian " jawab putri


" apa gak takut kak wulan kesini sendiri bagaimana kalo ada orang jahat yang nyakitin dia " khawatir gresya


" tenang saja disini gak ada orang jahat , disini tempat nya orang baik baik semua " jawab putri

__ADS_1


" iya kamu gak usah khawatir, bagaimana kalo kita ke kadang kita tangkap ikat " ajak ayu


" kayak nya seru ayok kita tangkap ikan " antutis gresya, gresya berdiri mengikuti ayu dan putri


sampai lah mereka bertiga di ladang, gresya mengambil henpon miliknya, iya memvidio kan susana kadang yang begitu sejuk tak lupa gresya mengirimkan kepada sang kakak


" sini gresya kita tangkap ikat " ucap putri


gresya melirik putri dan ayu yang sudah berada di bawah sambil memegang jaring dan ember


" sungai nya dalam gak " tanya gresya


" gak, cuma sebatas dengkul aja ayok buruan turun " ujar ayu


" jangan takut, ini gak dalam kok " ucap ayu


" ini, kamu pegang jaring, kita tangkap ikan sama sama " ujar ayu, ayu memberikan jaring berukuran sedang pada gresya


gresya putri dan ayu memulai menangkap ikan yang ada di sungai


"ihhh, kok susah banget sih, ikan nya lincah bener susah deh nangkao nya dari tadi yang ke tangkap cuma pasir terus " gerutu gresya

__ADS_1


" sabar nanti juga dapat, ayok coba lagi jangan menyerah " ucap ayu sambil menyemangatin gresya


" uhuyyy saya sudah dapat nihh " teriak putri


" iya aku juga dapat nih " ucap ayu


" kalian sudah pada dapat, tapi gresya belum " keluh gresya


" ayok coba lagi, pasti dapat " ucap putri


gresya mencoba menangkap ikan yang berada di depan nya, gresya meletakkan jaring nya ke dalam air dengan pelan pelan iya menggerakkan jaring tersebut dengan sekali angkat ikan tersebut masuk kedalam jaring milik gresya


" yehhhh, gresya dapet " antutis gresya sambil melompat kegirangan


" wahhh ikan nya besar yang gresya dapet, kamu hebat " puji putri


" punya mu gak gak kalah besar juga , kamu juga hebat loh putri " gresya memuji balik putri


" ayok kita pulang kita bakar ikan nya " ucap ayu


gresya putri dan ayu memasukkan ikan kedalam ember mereka bertiga keluar dari sungai dengan celana basah kuyup

__ADS_1


" lahhh sendal gresya kemana " panik gresya saat sendal miliknya tidak ada


" bukan nya sendal mu tadi ada di samping saya yah, kok bisa gak ada " heran putri


__ADS_2