
" kamu gadis baik gresya kakak beruntung punya pacar kayak kamu " puji leo
gresya terdiam mendengar penuturan dari sang kekasih jujur hati gresya berbunga bunga dengengar ucapan leo, inikah yang di namakan cinta pada pandangan pertama
dengan takut takut leo memegang tangan gresya menciumi tangan itu dengan lembut
" dua minggu lagi kakak akan kembali ke jakarta dengan membawa keluarga kakak, kakak akan melamar kamu apakah kamu mau kakak lamar " tanya leo
" kak leo, serius mau lamar gresya, " cicit gresya
"iya kakak akan meminta orang tua kakak untuk melamar mu apakah kamu bersedia, kamu jangan takut nanti kakak akan berbicara pada kedua orang tua mu bila perlu kita langsung menikah bagaimana " usul leo
" tapi kak, gresya mau kuliah " ucap gresya
"kalo soal kuliah kan sesudah kita menikah gresya masih bisa lanjut kuliah, kakak janji kakak akan membebaskan gresya dalam memilih teman tapi jika teman gresya membuat gresya terjerumus ke arah yang salah kakak akan bertindak " tegas leo
" datang lah kak ke rumah gresya mintak kedua orang tua kakak dan kakak untuk meminang gresya " ucap gresya dengan tegas
leo terkejut mendengar penututan gresya sekaligus senang mendengar ucapan gresya
" kakak akan datang 2 minggu lagi untuk menikahi mu, kakak janji " ucap leo
__ADS_1
" semoga ini awal yang baik buat hidup saya, apa yang dipilihkan kak wulan pasti yang terbaik buat gresya, makasih yah kak karna kakakenyayangi gresya, gresya tau kok disaat mamah dan papah marahin gresya diam diam kakak selalu menegur papah dan mamah , setiap malam kakak selalu tidur di kamar gresya, setiap pagi kakak sering membantu gresya merapikan tempat tidur, kakak terbaik gresya sayang kakak " ucap gresya dalam hati
" kak kita kesana yok " tunjuk gresya pada pedagang kaki lima
leo mengantuk dengan penuh kebahagiaan gresya menggandeng tangan leo menuju pedagang kaki lima tersebut
" gresya mau beli apa ? tanya leo
" gresya mau beli permen kapas, boleh yah kak
" boleh tapi jangan banyak banyak nanti gigi gresya bisa berlubang
gresya mengambil dua bungkus permen kapas berwarna biru dan unggu
" iya kak " jawab gresya
leo mengeluarkan uang 50 ribu untuk membayar dua permen kapas kepada pedagang kaki lima tersebut
" kak leo mau " gresya memberikan sedikit permen kapan pada leo
namun leo mengeluh pertanda tidak ingin
__ADS_1
" maaf, kakak gak suka makan manis , lebih baik gresya habis kan permen kapas nya habis itu kita langsung pulang yah, takutnya mamah dan papah gresya nyariin " ucap leo
" iya kak
gresya dan leo pergi dari area taman mengunakan sepeda motor, saat di tengah jalan leo melihat mobil wulan
" kak itu mobil nya kak wulan, ayok kita liat " uhar gresya
leo menepikan sepeda motornya iya dan gresya bergegas menuju mobil wulan
" loh kemana kak wulan kok gak ada " heran gresya
" coba kamu telpon dulu " ujar leo
gresya mengambil henpon nya di saku celana iya mencari kontak sang kakak saat pangilan terhubung gresya meng spekerkan pangilan agar leo dapan mendengar ucapan sang kakak
" hallo " ucap wulan
" hallo kak, kakak dimana kok mobil kakak ada di jalan, tadi gresya sama kak leo cari kakak gak ada kakak ada dimana sekarang
" maaf dek tadi waktu di tengah jalan mobil kakak tiba tiba mati, ini lagi di jalan mau pulang kakak pulang pakek taksi
__ADS_1
" syukur deh tapi kakak gak apa apa kan " ucap gresya dengan penuh kekhawatiran
" tenang aja kakak baik baik aja kok, udah dulu yah