SANG PENCINPTA KUNCI CINTA

SANG PENCINPTA KUNCI CINTA
BAB 14


__ADS_3

KEESOKAN HARINYA


Pagi yang cerah aulia berangkat lebih pagi dari biasanya kali ini ia berangkat pagi untuk duduk menyendiri di taman kampus.


ia masih memikirkan kejadian semalam, apa ali masih menyukai senja tapi ngpain dia akhir² ini wa aku terus? tanya aulia pada diri sendiri didalam hati.


ia meyakinkan dirinya sendiri agar tidak lagi berharap berlebih tidak lagi menanggapi chat ali secara berlebihan.


apalagi menunggu sampai larut malam hanya untuk menunggu chatnya.


Jangan berharap yang tidak pasti kalo realita menghianati espektasi ujung ujung nya sakit hati.


Berharaplah kepada dzat yang tidak pernah mengecewakan.


Tidak lama senja dan zahra datang menghanghampiri aulia.


"Haallloo Assalamuailaikum " ucap zahra sambil menepok bahu aulia dari belakang.


"Astaghfirullah,, Waalaikumsalam" jawab aulia kaget.


"Tumben cpt banget datengnya, udah dari tadi? " Tanya zahra


"Ya gpp pengen aja dateng cepet "


"eh semalem kenapa sih ul gk biasanya gtu, ada masalah apa? "


"gak ada masalah apa2 kok " jawab aulia sambil menunduk


"Cerita ul kalo ada masalah gk biasanya kamu ngumpet²in gini" ucap zahra


"bener kok"


"yakin? kalo ada sesuatu cerita ,masalahnya apa ,soal apa cerita jgn dipendem sendiri" tanya senja


Aulia hanya diam .


"Yudh yuk ke kelas" ajak senja sambil menarik tangan aulia


Mereka pun berjalan kekelas bersama.

__ADS_1


Ditengah jalan mereka bertemu aksa yang baru datang menaiki montor sportnya ,Aksa sengaja melajukan montornya dengan sangat pelan ia ingin mengambil perhatian senja, mereka yang sedang berjalan sambil bercanda pun berhenti menunggu motor aksa lewat, ketika aksa sudah sampai didepan mereka aksa menghentikan montornya ia hanya melihat senja sedangkan senja hanya menunduk pertama kali aksa melihat wajah manis senja dari dekat.


"Cepetan lewat ditunggu gk sadar"


Tanpa sepatah katapun aksa menggeber motornya dengan keras kemudian lanjut berjalan.


"Astaghfirullah kurang ajar bgt tu orang " Kata aulia


"udah ayok pagi² gak boleh marah marah" kata zahra


mereka kembali berjalan ke kelas.


Setelah aksa memakirkan motornya ia berjalan ke kelas.


ia duduk dikelas sambil main laptop wajah manis senja seenaknya berjalan jalan dipikiran aksa, Jiwa brengsek aksa menggelora ia ingin menaklukan hati senja.


"Pagi sa" Sapaa funi mengaggetkan aksa


"hallo " jawab singkat aksa


"nanti malem jadi? "


"Tapi aku pulang dulu ya nanti " ucap funi


"oke"


Aksa menjawab semua pertanyaan funi dengan singkat, Aksa mulai mengabaikan funi karna target aksa bukan lagi funi tapi senja, Funi merasa aneh kenapa aksa tiba tiba bersikap dingin dengannya.


Sepulang kuliah funi langsung mengirim chat aksa.


"aksa nanti jadi to? jemput aku apa ketemuan aja"


Aksa membalas pesan funi saangat lama hingga funi menelfon nya berkali kali tapi tidak ada jawaban.


sebenarnya aksa tau ada pesan dari funi tapi ia mulai mengabaikannya.


akhirnya aksa membalas pesan funi sebelum ia membuangnya aksa ingin menikmatinya terlebih dahulu.


"Srry baru pegang hp, jadi kok hbs ini aku jemput"

__ADS_1


"Oh oke" Jawab funi yang mulai merasa dia dipermainkan aksa.


Kemudian aksa menjemput funi.


mereka pergi ke club malam setelah sampai club malam mereka bersenang senang berdua ta mempedulikan soal hukum agama mereka sudah terlelap dalam manisnya duniawi.


untuk pertama kalinya funi mabok / minum minuman keras karna dibujuk oleh aksa awalnya funi menolak tapi akhirnya funi takluk dengan bujukan aksa.


Mereka sudah mabok tanpa kontrol tangan aksa mulai memegang bagian² sensitif dari funi yang berujung zina.


Aksa menikmati tubuh funi yang bukan hak nya, Bukan lagi zina yang tersembunyi tapi kali ini zina yang terang terangan ,funi jadi korban kebrengsekan aksa, Kesemepurnaan nafsu yang dibungkus dengan cinta membuat funi ta berdaya .


cinta bukan lagi anugrah tapi menjadi musibah, funi sudah kehilangan mahkota kehormatannya.


setelah itu aksa mengantar funi pulang sesampai funumi dirumah ia menangisi apa yang terjadi tadi apa yang terjadi membuat funi semakin mencintai aksa, sedangkan aksa pulang dengan bahagia tidur dengan nyenyak.


PESAN DARI ALI


sedangkan senja dan sahabatnya kali ini tidak berkumpul karna aulia yang langsung pulang ia ingin menenangkan hatinya.


aulia yang sedang mendengarkan lagu di dalam kamar nya.


Musiknya tiba tiba berhenti karna ada pesan masuk dari ali.


"Lagi sama zahra dan senja ul? "


auliapun yang biasanya senang mendapat pesan dari ali kali ini ia sedikit malas membacanya.


tapi ia tetap membalas pesan ali dengan singkat "Ngga aku dirumah"


"Nyari senja? " Lanjut aulia secara terang terangan


"Gak lah nanya aja aku pengen kumpul lagi sama kamu sma zahra senja juga"


"gpp juga sih ngomong aja kalo nyari senja langsung aja wa senja kan ada digrub nomornya "


"Gak lah gak enak asal ngesave nomernya"


Aulia pun mengabaikan pesan ali dan langsung tidur.

__ADS_1


Ali berfikir mungkin ini waktunya bercerita dengan sahabat senja agar ta adalagi yang mengganjal, ali berniat bertemu aulia dan zahra esok.


__ADS_2