
"ayo Jamaah dlu habis ini bapak mau ngomong senja " kata bapak yang sudah mendengarkan cerita ibu tentang masalah senja dan aulia yang dikatakan aulia tadi untuk menutupi masalahnya
"Iyaa pak " kata senja sambil menunduk berjalan mengambil wudhu
setelah sholat
"Sini neng bapak mau ngobrol" kata bapak
bapak dan ibu senja yang sudah duduk diruang keluarga untuk bertanya dsn memberi nasihat kepada senja.
"iyaa pak " jawab senja berjalan menunduk
"Bnr kamu lagi ada masalah sama aulia? " tanya bapak
" ee ngga kok pak "
"cerita sma bpk masalahnya apa tadi aulia katanya lagi salah paham sama dia" tanya ibu
"Ngga ada kok bu gk ada masalah apa2 kan tadi ibu tau aku bercanda sma mereka dikamar" jawab senja yang bingung karna aulia belum bercerita tentang ini
"Yudh kalo gak mau cerita bapak cmn ngasih tau gak boleh dendam jangan sampe hatimu dikuasai amarah nanti ujungnya dendam jadi penyakit hati" nasihat bapak
"Gini neng kan kalian bersahabat sudsh lama dijaga kalo ada masalah ya diselesaiin baik baik jangan msrah gtu jangan ngambek2an gtu" lanjut ibu
"Iyaa bu" jawab singkat senja karna masih kebingungan
"yudh sana lanjut ngaji"
senja berjalan ke arah kamar dengan hati yang masih bertanya tanya sebenarnya aulia ngomong apa kenapa ia ta bercerita tentang ini.
senja yang menahan rasa penasarannya untuk ditanyakan esok dan mencoba untuk tetap ber husnudzon.
__ADS_1
Senja mencoba menjauhkan pikiran buruk sangka nya terhadap aulia ia tau aulia tidak mungkin melakukan atau mengatakan sesuatu tanpa alasan.
Senja tidak mau berprasangka buruk dengan sahabatnya ia sadar prasangka buruk dapat menghancurkan iman dan relasi dengan sahabatnya.
berprasangka buruk hanya membuat hati ketar ketir memendam dugaan menyusun kemungkinan yang berujung penyakit hati.
sedangkan aksa setelah ia pulang kerumah ia ta mengeluarkan sepatah katapun untuk orang tuanya sebenernya ini moment yang ditunggu aksa kedua orang tuanya berkumpul dirumah namun keinginan tertutupi dengan penasaran.
ia masuk kekamarnya melamun memikir siapa wanita yang brani menatapnya dengan tajam dan penuh amarah? Semua wanita jatuh hati ketika menatap matanya namun tidak dengan senja.
ia masih menyimpan penasaran dibalik lamunnya. rasa penasaran aksa menghasilkan banyak hal yang ingin dilakukannya salah satunya mencari tau siapa dia? siapa namanya?
ke esokan harinya
aksa bertemu temannya di kampus
"lu kok kmrn diem aja sih dikatain gtu" tanya daffin tmn aksa
"Sok lu biasanya maenin cewek nyakitin cewek" Kata daffin
"Ada benih2 cinta kek nya hahaha" lanjut daffin
Semua temen teman mentertawakan aksa
"Bukannya lu lagi deket sma funi? " tanya temannya
"Biasa maenin aja baperin tinggalin haha" jwb aksa sambil tertawa
"emng cewek kemaren siapa sih baru liat gw" tanya aksa
"Anak fakul agm kyknya"
__ADS_1
Tak lama funi datang.
aksa sudah membuat janji seusai kuliah mau ajak funi jalan.
"sa ntar jadi kan"
"sa sa sayaaaang" ejek teman temanya
"Aapaaan sih" kata aksa
"Jadilah cantik" lanjut aksa
"Oke naik mobillu kan"
"iyaalah masak iyaa cewek cantik aku ajak naik motor"
"enak nih mampir hotel hahaha"ejek temannya
funi langsung berjalan pergi sedangkan aksa tawa bahagia mendengar candaan temannya
aksa sudah memiliki niat itu kepada funi seperti biasa aksa bagi aksa wanita adalah wahana pemain bagi aksa tempat menemukan kesenangan.
Aksa membungkus nafsunya atas nama cinta
tidak ada keseriusan dihatinya nya hanya kesenangan.
cinta bukan apa yang dipikirkan oleh akal tapi apa yang dirasakan oleh hati.
cinta seperti perang jika nafsu menjadi panglimanya maka cinta bukan lagi anugrah tapi musibah.
cinta dan nafsu seperti dua sisi mata uang berbeda namun susah dibedakan.
__ADS_1
Namun menurut aksa cinta tanpa nafsu itu sebuah kemunafikan.