SANG PENCINPTA KUNCI CINTA

SANG PENCINPTA KUNCI CINTA
BAB 12


__ADS_3

Waktu maghrib


ketika senja ingin mengambil wudhu, telfonnya berbunyi.


"nanti jangan lupa habis isya ya senja" ternyata aulia


"kebiasaan sholat dlu inget allah dulu baru inget janji " jwb aulia sedikit kesal


"Iyaa iyaaa sayaaaanggg cuman ngingetin" jwb aulia sambil tertawa


"iyaaa iyaaa sholat dulu jangan ditunda tunda ntr jodohmu,rejekimu kebahagiaanmu ditunda tunda sma allah gmn"


"Astaghfirullah maghrib maghrib ngomong gtu iyaa ini mau sholaaat"


"Assalamuailaikum "


Senja langsung mematikan .


senja sedikit kesal karna berulang kali ia menasehati aulia tidak pernah didengar aulia tidak pernah meninggalkan sholat tapi ia sering banget menunda sholat ntar ntar ntar sampe mepet waktunya.


manusia semena mena bertanya kepadanya tentang masalah dalam hidupnya.


hingga manusia ta sadar sebagai hamba ia suka semena mena dengan peraturan dan perintahnya.


bukan kesibukan yang membuat kita menunda sholat tapi menunda sholatlah yang buat kita sok sibuk.


jika kita menunda sholat brarti kita juga menunda keinginan kita, doa kita, jodoh kita allah menunda semuanya kecuali kematian.


Senja langsung mengambil wudhu dan sholat


ketika seusai sholat ia mengambil obat penenang nya namun sebelum sempet membaca terdengar suara pintuk diketok " "Assalamualaikum neng" suara ibunya, Ia langsung berdiri belum sempat melepas mukenahnya ia berjalan keluar membukakan pintu.


"Waalaikumsalam" jawab senja sambil membuka pintu


"Oh lagi sholat tadi sholat dulu"


"ngga kok bu udh selesai mau ngaji tadi" jawab senja sambil mencium tangan kedua orang tuanya


"buat kopi teh gak bu pak"


"Bapak teh aja "


"Ngaji dulu biar ibu yang buat"


"aku buatin bentar gpp bu, ibu langsung mandi aja "


"Masyaallah anak ibu" kata ibu sambil mencium senja


Senja langsung berjalan kedapur membuat kan minum orang tuanya.


setelah selesai membuat bapak ibunya yang masih beristirahat diruang keluarga.


"Ini pak bu" sambil menaruh minumnya di meja

__ADS_1


"Makasih neng udah sana ngaji dulu"


"Pak senja nanti diajak keluar lagi sama aulia bentar makan nasgor lagi? boleh? "


"neng tadi ibu masakin didapur habis emang? "


"Habis bu tadi aulia zahra kesini makan bareng"


"habis ketemu kok mau keluar ketemu lagi" kata bapak


"ya biarin to pak" kata ibu sambil menepok bapak belan


"yudah tapi jangan malem malem"


"iyaa bu yudh neng ngaji dlu"


setelah senja masuk kamar melanjutkan ngaji.


"jangan suka diiya iyain aja bu 2 hari lalu habis beli nasi goreng sekarang kok mau kesana lagi bapak takutnya gmn2"


"jangan gtu,ibu percaya senja bisa jaga diri baik2 lagian kan ya perginya sama aulia zahra nanti juga dijemput dirumah kan"


Waktu isya


Seusai senja sholat


"Neng beneran pergi sama aulia? "


"yudah hati-hati jangan malem-malem"


HP senja berbunyi ada pesan masuk dari aulia


"Siap2 Syif ini aku hbs nyamperin zahra habis ini aku kesana"


Rumah zahra ta jauh dari rumah senja


"aku pamit ya bu Assalamuailaikum neng tunggu didepan " pamit senja sambil menciun tangan ibunya


"Ibu temenin sampe aulia dateng ya,HP km dibawa"kata ibu


Senja memahami orang tua nya begitu mengawasinya dia sadar ia anak cewek semata wayang tentu orang tua mana saja akan bersikap sama.


senja memandang itu bukan sebagai orang tua yang mengekang anaknya tapi Orang tuanya yang ingin memastikan masa depan anaknya dan mejaga nya dari pergaulan yang salah.


5 Menit kemudian aulia dan zahra datang.


"Assalamuailaikum"


"Waalaikumsalam "


"Udah neng berangkat dulu ya bu" ucap senja berpamitan


"duluan ya bu" ucap zahra dan aulia

__ADS_1


Diwarung nasi goreng


Ali sudah menunggu disana dengan styl sederhananya sarung,jaket, dan rambut klimisnya.


Ali mengajak ketemuan aulia dan sahabatnya ternyata ia hanya ingin melihat senja dan dekat dengan senja. ali mengaggumi senja sudah lama, Namun aulia menganggap ini seperti memberi harapan kepadanya, ali tidak sadar bahwa aulia menganggap lebih.


Setelah menunggu beberapa menit aulia dan sahabatnya datang.


"Assalamuailaikum " salam dari ketiganya


"Waalaikumsalam " jawab ali dan temannya.


"yudh duduk sini" kata ali


Aulia duduk tepat didepan ali sedangkan senja dan zahra duduk selisih satu bangku dengan aulia.


suasana beberapa menit hening tidak ada obrolan aulia sok sibuk dengan HPnya ia tidak tau haru memulai obrolan dri mana ali pun sama ia sibuk mencuri curi pandang wajah senja, sedangkan senja dan zahra sibuk bercanda berdua.


"Udah lama tadi li nunggunya " Kata senja memecahkan keheningan.


Ali yang sedang mencuri pandang wajah senjapun sedikit kaget senja membuka obrolan.


Dengan gugup ia menjawab " Lumaaayaan sih "


"dari jam berapa? " tanya aulia yang sudah berani


"hbs isya tadi langsung kesini ul"


"dari rumahnya senja tadi emng"


"ee nggaa kok dri rumah tadi " jwb aulia


Makanan datang.


merekapun menyantap makanan terlebih dahulu sebelum melanjutkan obrolan.


kali ini aulia ingat pesan ali ia ta lagi makan sambil maen Hp tapi sibuk melirik ali sedangkan ali sibuk melirik senja.


Aulia sadar sedari tadi ali sibuk melirik senja setelah mereka selesai makan , Aulia tiba tiba mengajak pulang langsung senja dan zahra mood aulia tiba tiba down


"Eh maaf ali aku disuruh pulang sama ibu katanya penting,besok aja gmn ngobrolnya gmn"


"eee yudh mau pulang sekarang? " ucap ali


"Yok zahra senja mau pulang bareng apa nanti" ajak aulia


"Bareng aja " jawab mereka


"Yudh duluan ya Assalamuailaikum " Pamit zahra dan senja


sedangkan aulia sudah berjalan lebih dulu.


Senja dan zahra berfikir aulia kenapa tiba tiba gitu.

__ADS_1


__ADS_2