
ESOKNYA DI TAMAN KAMPUS
Mereka berkumpul ditaman kampus kecuali aksa yang belum datang Mereka membahas soal naskah zahra yang sudah diterima penerbit dan dalam proses cetak
"beneran sudah diproses? " tanya ali
"Iyaa al Alhamdulillah bisa fokus skripsi deh"
"jadi dri kemarin gak fokus" tanya aulia
"Alhamdulillah aku bilang apa kamu kudu brani melangkah biar buah pikirmu abadi dalam sebuah karya" ucap senja
"eh ngomong² aksa mana " tanya aulia memberi kode ke zahra
"Tanya senja dong " jawab zahra sambil tertawa
"Haa kok aku? " jawab senja salting
"Bentar lagi juga nyampe udah perjalanan katanya tadi aku WA" jwb ali
Ta lama yang dibicarakan panjang umur ia datang naik motor
"Aku parkir motor dulu" ucap aksa
"okee"
"senja ,keren banget ya aksa keliatan keren bgt apalagi udah berubah makin keren" ucap zahra mengejek senja
"Apaan coba gtu trs kok aku pulang nih" jawab senja sambil tersenyum malu aulia dan ali tertawa
Aksa datang berjalan menuju taman
"Assalamuailaikum " salam aksa sambil tersenyum
"Waalaikumsalam"
"udah dari tadi nih? " tanya aksa sambil duduk di dekat senja
"Eh eh belum halal pak dekete ali aja sini" ucap aulia sambil tertawa
Senja tersenyum malu pipinya merah merona
"bentar lagi sidang skripsi udah siap" tanya aksa
"Alhamdulillah Insyaallah " jawab aulia dan zahra
sedangkan senja hanya diam malu
__ADS_1
"Senja ditanya kok udh siap belum kok senyum senyum" tanya aulia jahil
"Udah siap aku udh jwb kok pelan" jawab senja tersenyum malu
"udah siap dilamar habis wisuda maskdunya hehe" lanjut aulia
"Astaghfirullah aulia" ucap senja pelan mencubit lembut aulia
"Hehehe gantian kan dulu kamu gitu"
Tak lama daffin yang mencari cari aksa akhirnya melihat aksa ditaman ia pun menghampiri aksa menagih omongannya yang menantang duel dengan amarah ia menghampiri
"Eh gblk gk ush ngumpet lu" ucap daffin menunjuk aksa
"Apaa sih lu dateng marah marah gak jelas " Ucap aulia terpancing emosi
"Lu norak gak ush ikut ikut ya" jawab daffin menunju wajah aulia
Aksa langsung berdiri menepis tangan daffin dengan keras
"Urusanmu sma gw bukan sama mereka" jwb aksa menatap tajam wajah daffin
"Ada apa ada apa " ali menengahi mereka
"Mending lu minggir si gblk ini nantang gw " ucap daffin menunjuk wajah ali
"Ntar ya gw tunggu dateng sendiri" ucap daffin menunjuk aksa sembari berjalan pergi
setelah itu mereka duduk kembali dan mendinginkan hati
"Ada apa sih sa, km nantang nantang dia? " tanya aulia
"Iyaa kemarin aku kepancing emosi " jawab aksa merasa bersalah
"masalahanya apaa kok sampai nantang nantang? " tanya senja lembut
"Gini awalnya dia ngajak aku clubing kan aku tolak eh dia malah jelek-jelekin kalian ngrendahin senja" jelas aksa
"hmm udah lah gak ush diladenin" jawab ali
"Belain senja ceritanya " jawab aulia cengengesan yang lain ikut tertawa
"Auliaaaaa bercanda terus " jawab senja
"mending gak ush diladenin terserah mau ngomong apa dia "ucap ali
"Tapi mending aku ladenin dulu deh biar selesai masalahnya" jawb aksa
__ADS_1
"emang kudu senja yang ngasih tau" jawab zahra kembali tertawa
"Nyelesaiin masalah gmn? apa kalo udh ribut masalahnya selesai kan ngga malah ada masalah lagi malah ada dendam lagi panjang urusannya" ucap aulia
"udah nanti gk usah dateng nemui dia gk ush dengerin dia mau ngomong apa mau ngejelekin kita gmn biarin aja " ucap senja
"dengerin senja tuh" jawab aulia kembali tertawa
"udah ah males yok langsung pulang dosennya gak dateng dateng" ucap senja ajak mereka pulang
"Li anterin aksa pulang dulu aja biar ditengah jalan gk emosi lagi ntar malah jadi nemuin dia" ucap aulia
Kemudiaan mereka berjalan pulang
Di dalam kehidupan pasti ada yang tidak menyukaimu itu hak nya dan kamu juga tidak punya hak memaksanya menyukaimu tapi kamu punya hak untuk tidak peduli akan hinaanya lakukan saja apa yang kita mau dan kita anggap benar karna ada 2 alasan mengapa dia menghinamu
1.Karna kamu sangat menikmati hidupmu
2.dia tidak menikmati hidupnya
jangan terpancing dan tersinggung apalagi sampai bereaksi marah, selain marah ta menjadi solusi malah itu akan menjadi masalah lain.
Sesampai senja dirumah ia langsung mengambil wudhu dan masuk ke kamarnya ia kepikiran aksa, senja tak bisa menyembunyikan rasa gelisahnya ia takut aksa datang menemui daffin ia pun mengirim pesan ke aksa
"Assalamuailaikum dirumah kan? "
aksa yang sedang duduk di ruang keluarga ia masih terbawa emosi ingin menghampiri daffin dan menyelesaikan semua masalahnya ia berfikir kalo tidak ia selesaikan sekarang besok besok ia akan seperti itu namun ketika HPnya berbunyi dan tau itu pesan dari senja ia langsung membacanya
"gk ush Khawatir senja Ini udah dirumah 😀" jawab aksa
"eee ngga khawatir kok nanya aja" ucap senja
"Jawab salam dulu masih emosi kan makanya lupa"
"hehe iyaa deh Waalaikumsalam"
"Kalo masih emosi langsung ambil wudhu sekalian nunggu sholat ashar, amarah dari setan, setan dari api, api padam sama air wudhu"
"Iyaa senja 😊 makasih senja "
"Ee yudah aku lanjut lagi"
kemudian senja melanjutkan kegiatannya ketika ia menunggu waktu ashar ia duduk diatas kasurnya ia melamuin memikirkan aksa yang sampai mau ribut gara gara belain dia yang direndahin daffin senja merasa senang dalam hatinya tanpa sadar ia senyum
senyum sendiri ia berfikir bahwa aksa juka menyukainya karna melamun ia kaget ketika adzan ashar berkumandang
"Astaghfirullah Astaghfirullah " ucap senja langsung berdiri mengambil mukenah
__ADS_1
DDIWAKTU MAGHRIB