SANG PENCINPTA KUNCI CINTA

SANG PENCINPTA KUNCI CINTA
BAB8


__ADS_3

ke esokan harinya


Seperti biasa aksa dan temannya nongkrong di cafee dekat kampusnya.


funi datang ke cafee tempat akss nongkrong


"hai aksa" sapa funi


"hai cantik" jwb aksa sambil melihat funi dari bawah kaki sampai keujung kepala


Funi tersipun malu ketika aksa memanggilnya cantik, aksa memang seperti itu suka menggoda wanita , aksa yang selama ini mengabaikan funi sekarang mulai tergoda wajah cantkk funi khas gadis keturunan tionghoa badanya yang gemulai bak gitar sepanyol sorot matanya yang membuat aksa tergoda.


"udah lama disini? "


"udah dong cantik" jwb aksa sorot matanya menatap nafsu funi


teman teman aksa hanya diam melihat tingkah genit aksa mereka sudah terbiasa melihat tingkah aksa cewek cantik bagi aksa adalah tempat mendapatkan apa yang tak ia dapatkan dsri orang tua yaitu kasih sayang Iyaa maksud yang baik namun dengan cara yang salah.


aksa tidak bisa membedakan mana hati mana egonya keduanya sudah dibalut dengan sepenggal kata penuh dusta bernama cinta.


di tengah perbincangan mereka suara HP aksa berbunyi.


Ternyata ali


"Halo Assalamualaikum aksa ayo cptan ketaman kota buat bahas ini"


"haloo!? penting emng gerakan lu yang bikin sendiri ngrepotin orang lain"


"ini gerakan resmi dsri pihak kampus" kata ali sedikit berbohong

__ADS_1


"bnrn lu?! yudh gw kesana"kta aksa


satu hal yang baik dari aksa dia selalu mementingkn kuliahnya dibnding yang lain. karna seburuk apapun seseorang pasti ia juga punya sisi baik, karna baik buruk kita tergantung siapa yang berbicara?.


"Eh yok2 ke taman kota "


"ngpain? "kata tmn2 aksa


"udah ikut aja" kata aksa sambil bergegas ke mobil teman teman nya mengikuti


Setelah sampai di taman kota


semua sudah berkumpul kecuali senja dan teman2 nya yang sedikit telat, ketika aksa datang


"cepetin dibahas buang buang waktu " kata aksa ke ali


"sebentar yang punya gagasan ini blm dateng" kata ali


"Nah itu senja aulia zahra ssudah datang" kata ali


"Oh jadi lu yang buat gagasan gerak norak gak jelas kayak gini " kata aksa tiba2 marah menunjuk wajah senja


senja hanya sedikit menunduk aulia yang paling brani dsri ketiga nya menepis tangan aksa.


"eh bisa gak sopan sama orang!? "kata aulia


"Lu itu yang gak jelas tiba2 marah" kata zahra menyaut obrolan


"eh lu norak gendut kutu buku ngpain ikut2 dan lu siapa lu gak tau siapa aksa" kata aksa sedikit keras.

__ADS_1


"eh ternyata elu yang bising digrub ngpain lu kesini"kata aulia


"udah udah! kita mau bahas gerakan ini apa mau ribut" kata ali sedikit membentak


aulia sedikit kaget ali yang terlihat sangat tenang dan lembut ternyata juga lelaki yang tegas.


setelah perdebatan panjang mereka sepakat damai dan duduk dengan tenang membahas masalah ini.,mereka melanjutkan pembahasan


"jadi gimana ini kalo kita tarik dan seikhlasnya ke semua mahasiswa bukan cma yang hadir disini"kata ali


"Butuh sumbangan berapa?! ini 3 juta gw mau pulang" kata aksa sambil mengambil uang didalam tasnya


"Ada yang mau memberi masukan" kata ali menghiraukan aksa


"Daripada uang buat begini mending buat jalan-jalan lebih bermanfaat daripada kayak gini gak jelas ya kan? "kata aksa


"bisa gak diem !?, kalo berkata tak berarti lebih baik baik diam !" kata senja dengan keras meluapkan rasa kesalnya yang dari tadi ia tahan sembari ia berjalan pergi


"Assalamualaikum"


suasana menjadi hening semua merasa kebingung dan merasa kaget senja yang bergitu pendiam tuturnya lembut bagai sutra kali ini ia menampakan wajah yang berbeda sorot tajam matanya menggambarkan kekesalannya.


"Aksa boleh kok gk ikut gerakan ini" kata ali yang juga kesal namun menahannya


"yudah teman-teman kita lanjutkan lain waktu maaf berantakan acaranya Assalamualaikum wr wb" lanjut ali menutup acara


setelah semua pergi


"eh lu kok diem sih?! lawan dong" kata deffa salah satu teman aksa

__ADS_1


aksa hanya terdiam ia masih terngiang ucapan senja ia kaget wanita yang ia lihat begitu lembut dan pendiam menjadi begitu galak, senja wanita satu satunya yang memandang matanya dengan sorot mata yang tajam dan amarah.


aksa menjadi penasaran tentang senja wanita pertama yang brani membentak dan menatap tajam mata nya.


__ADS_2