SANG PENCINPTA KUNCI CINTA

SANG PENCINPTA KUNCI CINTA
BAB 18


__ADS_3

Akhirya mereka sepakat buat mulai menggalang dana esok dan mulai mendistribusikan dan diakhir masa kuliah


Setelah musyawarah menemukan mufakat akhirnya senja dan sahabatnya begergas berjalan ke parkiran karna senja mulai menampakan wajahnya diujung langit, ketika mereka sudah sampai di parkiran dan sudah menaiki motornya ,ali datang tepat dihadapan aulia


"hati hati ya aul "ucap ali


"hati hati zahra senja" lanjutnya


"iyaa " jawab aulia


"duluan li" pamit zahra.


ketika motor mereka mau berjalan aksa berlari dari tengah taman kota.


"Mau langsung pulang senja" tanya aksa


"iyaa lah senja langsung pulang emng mau kmna udh mau maghrib gini" jawab zahra


"iyaa langsung pulang udh mau maghrib" jwb senja sambil menunduk


"oh oke hati2 senja iyaa deh kan udh mau maghrib sholat maghrib ya" jwb aksa


"udh duluan ya Assalamuailaikum "


Mereka berjalan pulang


aksa dan ali pun langsung bergegas pulang.


ditengah perjalanan aksa mulai memikirkan senja rasa kagum dan cinta mulai menghiasi ruang hatinya hingga ia lupa niat awalnya hanya untuk bermain main dengan senja, tapi senja tak seperti wanita wanita yang ia pernah jajaki.


Sisi misterius senja membuat aksa semakin penasaran dan ingin mengenal lebih jauh dirinya, Senja membuat aksa tau arti cinta sebenarnya.


hidup aksa bukan lagi mencari kebahagiaan lewat hati wanita tapi yang ada dipikiran aksa sekarang tentang cinta, senja dan hakikat kebahagiaan yang sebenarnya

__ADS_1


Secara tidak langsung senja sudah merubah sedikit hidup aksa


SETELAH SENJA SAMPAI RUMAH


ia bergegas menjalankan tugasnya sebagai hamba kepada tuhannya, ia pergi bersama dengan orang tuanya ke masjid untuk berjamaah .


Keluarga senja selalu menjaga sholat berjaamaah jika tidak ada halangan karna ada keutamaan didalamnya dibanding sholat sendiri dirumah.


Setelah pulang dirumah senja langsung masuk kamar, tiba tiba ia teringat aksa sebagai manusia ia juga ingin merasakan cinta namun cinta yang tau batasnya banyak laki laki yang mendekatinya namun kali ini aksa benar benar membekas diingatan karna pertamakalinya senja diberi bunga dan senja mengira aksa sudah benar benar berubah dari sikapnya kepada dia tadi senja melamun sambil tersenyum


"Astaghfirullah senja senja" ucap senja kepada diri sendiri karna ia sadar apa yang ia lamunkan.


senja langsung lanjut mengambil qur'annya dan melupakan semua sembari menunggu sholat isya.


Ketika adzan isya berkumandang ia menutup kalamullahnya dan bergegas berdiri untuk ke masjid.


ketika ia mau keluar hp senja berbunyi tanda ada telfon masuk


ternyata telfon dari aksa yang sedari tadi sudah mengirim chat namun belum dibalas kemudian ia menelfon.


"Hallo Assalamuailaikum siapa? "ucap senja dengan suara lembutnya


"Hallo senjaa"


senja mengenali suara itu tanpa sadar senja tersenyum tapi ia pura pura tidak tau


"Iyaa hallo siapa"


"Aksa senja hai lagi ngpain"


"eee oo aksa yang tadi ya? mau ke masjid sholat emng kamu gak sholat? "


"ooh oke ee iyaa ini juga masu kemasjid sholat dong msk gak sholat"

__ADS_1


"udah dulu ya Assalamuailaikum " senja langsung menutup telfon


Aksa mulai memahami kepribadian senja iyaa senja wanita yang taat dalam agama tapi ia masih belum tau apa yang harus dilakukan dan aksa mulai sadar rasa ini sudah berubah menjadi cinta namun ia masih gengsi mengakuinya.


Sehabis isya


senja sebenarya ingin bertanya aksa ada perlu apa ia menelfonnya tapi ia malu dan takut untuk memulai chat .


Senja ingat ketika aksa memberi bunga dengan senyuman sunggah menjadi megah singgah sana dihatinya tapi ia takut perasaan ini menjadi cinta , senja takut cinta sebelum waktunya menjadikannya ubud dunya hingga membuatnya lupa akan sang pencipta


Tak lama aksa kembali mengirim pesan ke senja


"Hallo senja udah selesaikan? "


"iyaa udah gmna ada yang mau diomongin? "


"Ngga ada sih sebelumnya maaf ini dpt nmr kamu dari grub wa"


"iyaa gpp"


"besok ada jam kuliah? " tanya aksa tidak seperti biasanya ia menjadi begitu lembut dengan wanita


"ngga ada" jwb senja singkat


"Oh oke eh boleh jujur gak, aku kagum bgt sama kepribadian kamu "ucap aksa mulai merayu


"boleh dong kapan kapan kita maen "


"gak ada yang pantes dikagumi dari aku, gak bisa gak brani " jawab senja sedikit jutek


"oh oke boleh dong aku jadi temen kamu? "


"semua teman sih aku anggep"

__ADS_1


"udah ya aku tidur dulu "


__ADS_2