SANG PENCINPTA KUNCI CINTA

SANG PENCINPTA KUNCI CINTA
BAB 21


__ADS_3

ESOK HARI DI KAMPUS


Aksa yang lagi duduk dikelas sembari membaca file pdf tentang tuntunan sholat dari ali kemarin ia mulai berniat menjadi lebih baik, ta lama daffin teman setongkrongan aksa.


"sa lu kok jarang nongkrong kmna? "


"Dirumah lagi males maen gw"


"Lu bilang males maen kemarin lu ikut kumpulan itu? "


"lu mulai terpengaruh jadi norak "


"apa sih lu kgk lah" jwb aksa gengsi


"kgk? oke nnti nongkrong lagi? "


"ntaar lah gampang" ucap aksa sambil pergi keluar meninggalkan kelas


Sedangkan aulia hari ini tak berangkat lebih awal ia kembali berangkat bareng senja dan zahra ketika mereka sudah sampai taman kampus mereka duduk menghabiskan waktu menunggu dosen datang.


"Eh diksh apa sama ali kemarin? "


"kepoo" jawab aulia sambil tersenyum


"Kemarin aja cemberut trs sekarang senyum senyum" ucap senja


"ingett jangan berlebih ul " ucap zahra


Tak lama ali datang


"Assalamuailaikum " ucap ali sambil tersenyum


"Waalaikumsalam"


wajah aulia mulai sumringah hatinya bahagia


"Kok tau kita disini? " tanya senja


"Dari auliaa lah dari siapa lagi"


aulia dan ali hanya tertawa kecil


"hehe gk sih tadi lewat trs liat kalian makanya aku berhenti dulu"


"Eh kamrin aksa nanya nanya cara sholat niatnya dll "


senja tersenyum dalam hati aksa benar benar mau berubah semoga aksa diberi istiqomah


"beneran berubah tu orang? " ucap aulia


"Ya semoga aja bener berubah" ucap zahra


"eh lha trs udah kamu kasih tau kan? trs gmn" ucap senja tanpa sadar ia seperti antusias sekali menunggu jwban dri ali

__ADS_1


"senja? kok jadi semangat bgt gtu" tanya zahra


"Udah paham aku mah pasti diem2 chattingan sma aksa"


"ee iyaa iyaa chat tpi ya sama kyk ke ali dia nanya nanya soal sholat"


"haha kenapa gk cerita "


"Ya aku kasih file pdf dlu, nanti kalo ketemu baru aku jelasin langsung" jwb ali


"Besok besok ajak kumpul kita aja biar dia jauh dulu dri pergaulan kyk gtu"


"Iyaa sih biar gak terpengaruh lagi gtu"


"ati ati sama hati senja nanti jatuh hati " ucap aulia mengejek senja


"hehe bibit jatuh hati mulai nampak diladang hati" lanjut zahra


"apaaan udh ah ayok ke kelas" jawab senja salah tingkah karna candaann aulia


kemudiaan mereka berjalan ke kelas bersama.


Sepulang sekolah aksara yang gengsi karna ejekan daffin dan terbujuk hasutan temannya untuk kembali nongkrong minum miras namun ketika ia berjalan keluar dari parkiran motor aksa berboncengan dengan daffin ia bertemu senja dan temannya ketika menuju gerbang kampus


Aksa sangat malu tapi karna gengsinya ia pura pura tidak peduli dengan senja sedangkan senja dan sahabatnya yang melihat ia bersama daffin teman yang biasa ngajak aksa mabuk mabukan


"Eh kok dia sama temennya itu lg? "tanya aulia


"Hmm mulai gitu lagi ,maen maen doang dia mah nanya2 sama ali gtu" jwb zahra


"gengsi dia mau nolak mungkin yudh deh ayok pulang?" ajak aulia


Setelah aksa sampai cefe ia sugguhi pesanan dari teman temannya beberapa botol miras


aksa berusaha menahan diri agar tidak minum tapi temannya menuangkan ke gelas untuk aksa


"Nih sa kenapa sih lu biasanya semangat gini"


"emng gw kenapa? " jawab aksa sambil mengambil miras yang dituang dalam gelas itu dengan berat hati ia meneguk nya


ditengah aksa berbincang sembari meneguk gelas per gelas yang digilir aksa kepikiran senja yang melihatnya pergi bareng daffin kemudia ia mencoba menghubungi senja diam² jangan sampai teman temannya tau karna malu


"Hallo senjaa" pesan dari aksa lupa mengucap salam


"Udah lupa salam lagi? yudh sa lanjutin minum minumnya dulu kalo mau ngmng sesuatu apa nanya sesuatu nanti kalo udh sadar" jawab senja langsung mematikan data nya , senja mulai ada rasa dengan aksa tentu ia berharap aksa benar berubah


Aksa yang semakin kepikiran ia beralasan kepada temannya kalo ia dipanggil papahnya karna ada perlu penting


"gw cabut dulu papah gw wa ada perlu penting" ucap aksa sambil berjalan pulang


ketika ia sampai dirumah ia langsung mandi dan masuk kamar ia mencoba menghubungi senja tapi hanya centang satu aksa mulai menyalahkan dirinya kenapa ia terus mementingkan gengsi sampai ia menangis menyalahkan diri sendiri.


ketika adzan isya berkumandang ia menepuk pipinya berulang agar cepat hilang efek mirasnya dan ia langsung pergi ke masjid

__ADS_1


Setelah dari masjid


ketika ia mau berjalan ke kamar ia bertemu mamahnya yang sedang nonton tv.


"Aksa uang kuliah sama uang jajannya udah papah kirim ke rekening kamu udah dicek"


aksa yang dijatah perbulan berjuta juta kali ini ia berkata


"Udahlah mah ntar aku tranfer balik sebagian kebanyakan uang segitu secukupnya aja" jawab aksa sambil berjalan ke kamar


Mamahnya hanya bengong kebingungan dengan perubahan aksa mamahnya memangis dengan perubahan aksa yang sangat signifikan ia biasanya marah ketika diberi uang kurang dari biasanya tapi kali ini tidak kedua orang tuanya sangat bersyukur dengan perubahan sikap aksa


whatsapp senja masih centang satu aksa layaknya orang jatuh cinta ia menjadi gelisah kemudiaan ia menghubungi ali


"Assalamuailaikum ali"


"Waallaikumsalam gmn sa"


"mau tanya tanya nih jdi gini jujur gw tadi minum lagi diajak tmn jujur gw gengsi kalo nolak gtu tpi dihati kecil gw takut bgt maksit lagi gw kudu gmn bingung bgt"


"ee hbs minum lagi?? Nanti malem wudhu sholat tobat aku kirim niat nya"jwb ali


"Gini jujur dulu lu suka sama senja? "


"Iyaa sih tapi gmn gw msh kyk gini"


"buang rasa gengsimu sma tmnmu km mikir aja km gengsi kalo senja tau km msh kyk gtu"


"aku tambahin 1 cara lg yang simpel kamu bawa korek deh dikantongmu kemanamana ketika km ada rasa pengen maksiat nyalain korekmu trs tanganmu diatas korek rasain panasnya"


"Nah km bayangin aja km nahan panas korek aja gk kuat apalagi ngrasain panasnya neraka"


"Gtu ya tapi jadinya gw gk ikhlas buat allah dong,oke gw coba caralu"


"gpp awal awal buat motivasi dl gak masalah"


Senja yang sehabis isya duduk diruang tamu nonton film dilaptop ia teringat aksa tak seharusnya dia seperti itu seharusnya dia tetap membantu aksa memperbaiki diri menghakimi bukan tugasnya kemudian dia memutuskan menghidupkan data nya lagi ketika data sudah hidup spam chat aksa mulaai masuk senja membaca satu persatu diantara isi chat dari aksa


"aku bakal terus memperbaiki diri aku mengaggumi mu"


Senja yang mulai ada rasa berbeda hatinya semakin berbunga ia memutuskan akan membantu aksa memperbaiki diri menyuport aksa masih sebagai teman walau hatinya punya rasa yang berbeda


"Iyaa gimana " jawab senja sok cuek


aksa yang masih chat sama ali ketika ada notification balasan dari senja secara cepat ia membuka chat senja .


"Assalamuailaikum senja maaf ya"


"Maaf kenapa? salah km bukan sama aku kan"


"ee iyaaa lagi sibuk gak senja"


"Gak sih sante gmn? eh bnr tadi kamu minum lagi? "

__ADS_1


"ee iyaa senja diajak temen aku"


__ADS_2