satu rasa di ujung sana

satu rasa di ujung sana
gadis penjual bunga


__ADS_3

sinar sang Surya nampak di ujung sana nampak seorang gadis sedang berjalan menyusuri gang kecil ,gadis cantik berambut panjang melangkah dengan riang menyapa setiap orang yang berpapasan dengan nya


"selamat pagi cantik !


terlihat seorang kakek sedang menjajakan dagangan kue nya, menyapa Caca dengan tersenyum


"selamat pagi kakek apakah harimu menyenangkan ?tanya Caca dengan membalas senyum sang kakek"


"tentu saja cantik" ucap kakek


gadis cantik itu bergegas membuka toko bunga nya


Caca adalah anak sulung dari dua bersaudara


iya tingal bersama mama dan satu adik laki laki nya bernama Alfin ,ayah Caca telah meninggal dunia ketika Caca duduk di bangku SMA ,


kini setelah ayah nya meninggal dunia mereka hidup bergantung dengan gaji pensiun ayah nya, dan toko bunga milik mama ya ,yang di beri nama Dahlia seperti nama mama nya ,walaupun hasil penjualan bunga tidak seberapa yang penting bagi caca cukup untuk menyambung hidup , dan menyekolahkan adik nya.


sekarang Caca yang menjadi tulang punggung keluarga walaupun udah bergelar sarjana Caca tidak mau bekerja di tempat lain ,dia memilih bekerja di toko bunga milik mama nya , karna Caca takut kalau mama nya sampai kecapekan


Caca bergegas dan bersiap siap menyambut pelanggan


setelah bersih bersih Caca mulai menata bunga -bunga cantiknya


"permisi" datang satu pelanggan setianya


"selamat pagi nyonya! selamat datang di toko Dahlia ,ucap Caca


wanita itu tersenyum ke arah Caca


"mau beli bunga yang mana nyonya?


"aku ingin kamu siapkan bunga mawar putih yang banyak"


"apakah ada acara penting nyonya ? tanya Caca

__ADS_1


tentu ca besok hari ulang tahun anaku !


aku ingin menghiasi rumahku dengan nuansa putih , bisakah kamu datang ke rumahku untuk mendekor di tempatku ,aku ingin acara ini sepesial karena anaku baru datang dari Amerika


"tentu saja nyonya! dengan senang hati saya akan membawa bunga bunga cantik ini kesana agar anak anda senang


"Caca ini alamat rumahku kamu bisa datang besok pagi"


"tentu nyonya saya akan datang lebih awal"


"kalau begitu aku permisi"


"baik nyonya terima kasih atas kunjungan nya semoga hari mu menyenangkan " Amalia melambaikan tangan kearah Marta


Marta tersenyum membalas lambaian tangan Caca


yah lumayan dapat projek besar ucap Caca dengan gembira


"selamat pagi! sapa Kamila dengan wajah jutek nya


maaf ca macet kamu tau sendiri kan kalau macet udah kaya semut berbaris


"ayo cepat ganti bajumu banyak pesanan menanti kita ucap Caca"


Kamila adalah satu satunya karyawan yang dipekerjakan nya dan sekaligus sahabat kecil nya,


iya iya Kamila bergegas menaruh tas dan bersiap merangkai bunga pesanan


mil besok kita akan ke rumah yonya Marta untuk


mendekor rumah nya ucap Caca


asikkkk kita dapat projek baru


kata nyonya Marta besok adalah hari ulang tahun anak nya

__ADS_1


"apa anaknya ? Mila mendekati Caca


"Ca kamu tau ngak anak nyonya Marta ganteng banget tapi sayang ___


belum sempat Mila bicara tangan Caca menjitak jidat Mila


aww sakit ca


biarin pagi pagi malah mengosip ucap Caca


"ya elah ca ! kan muji bukan gosip"


sama aja intinya ,nanti ujung ujung nya gosip juga ,nanti kamu mau dapat azap, azap gadis penjual bunga mati di kerumuni lebah tutur Caca dengan tertawa


"enak aja ! jangan Sampai deh amit amit ucap Mila dengan muka cemberut "


"makanya jangan gosip, kerja ! nih lihat banyak pesenan "


"siap Bu bos !


tak terasa hari sudah siang bunga bunga udah tertata rapi siap di antar


"selamat siang" nampak seorang laki laki tersenyum ke arah Caca


"Alfin kok udah pulang "


" tadi dosen nya ngak Dateng kak.! Alfin pulang deh "


ya udah kamu makan dulu sana nanti kalau udah selesai kamu anter pesnan bunga itu


"siap kak !ucap Alfin dengan tersenyum "


alfin memang adik yang baik dan penurut walaupun kehidupan nya pas Pasan, Alfin tak pernah malu, dia selalu membantu pekerjaan kakanya di toko , sebagai pengantar bunga Alfin di anugerahi wajah tampan , hidung mancung, mata nya sipit , di topang dengan bentuk postur tubuh yang tinggi , kalau orang bilang seperti artis Korea , terang saja Alfin menjadi idola di kampus nya


banyak gadis - gadis cantik yang menjadi pelanggan toko, rela antri membeli bunga hanya untuk melihat wajah tampan nya walaupun Alfin orang nya terkesan cuek, tetap saja menjadi magnet tersendiri bagi para wanita untuk mendapatkan hati nya .

__ADS_1


__ADS_2