
Caca dalam keadaan bingung bagaimana cara menemukan orang tua dari gadis kecil ini !
"Rara ",.apa Rara masih ingat jalan pulang?.
"Rara ngak ingat Kak "
yaudah bagaimana kalau kita kembali ke tempat kamu di terpisah dari mamamu,
siapa tau Meraka mencari mu disana
Rara menganguk
"Fin nanti kamu buka toko kakak akan antar Rara cari mama nya!
"iya kakak" tanang saja biar toko jadi urusan alfin
mama ! caca berangkat dulu ya doanin agar caca bisa nemuin mama nya Rara kata Caca. sambil mencium pipi Dahlia
iya sayang semoga Rara cepet ketemu sama mamanya
amainnn
"alafin juga mau berakat ma !
yaudah kalian hati hati dijalan ya
"Oma Caca pergi dulu ya Rara mencium pipi"
Dahlia
" tentu sayang semoga kamu capat ketemu mama ya sayang!
hiya Oma
*********
"Rara "gimana kalau kita jalan kaki aja
biar nanti kalau ada orang yang nyariin kamu kita bisa ketemu di jalan
"baik kak, tapi nanti kalau Rara capek Rara minta gendong sama kak aca boleh
"boleh nanti kalau Rara capek kakak akan gendong Rara "
Rara tersenyum kearah Caca , caca mengandeng tangan rara , berjalan menyusuri jalan licin yang terkena air hujan semalam mereka berjalan cukup jauh
" Rara capek ?
Caca menganguk mau kakak gendong ?
Caca pun mengendong tubuh kecil Rara
"kak itu taman nya ayo kesana" rara menunjuk taman terletak dikiri jalan
pagi masih menyelimuti kota ,banyak aktifitas yang berada di sekitar taman ada yang sedang berolah raga ada yang jualan , ada yang sekedar jalan jalan pagi
Rara kita duduk disini ya, kakak capek gedong Rara nafas Caca terengah engah Caca mengeluarkan banyak keringat
"Rara hanya tertawa , Rara mau es cream"
" mau kak !
"bentar ya kakak beliin !
" mang es cream dua vanila sama setroberi"
ini non penjual itu menyodorkan dua es crem kepada Caca
Caca mau yang mana setroberi apa vanila
"Rara yang vanila aja kak "
"OK, kakak yang setroberi"
__ADS_1
"kenapa Rara suka vanila ?
karena Rara paling suka sama rasa vanila ,paman gantengku juga suka rasa vanila !
o iya Caca teringat dengan Revan dia suka juga dengan rasa vanila kenapa aku kepikiran dia kenapa aku sangat merindukan nya
apa kamu merindukan ku terdengar suara laki laki yang mengagetkan ku
aku mencari sumber suara itu dan ternyata Revan bersama Robi
"paman ganteng Rara berlari memeluk Revan"
"sayang kemana aja kamu , paman cari cari kamu kemana mana
Rara tersesat paman hiks hiks, kakak cantik itu yang nolong Rara, Rara menunjuk ke arah Caca
nona Caca ! kenapa Rara bisa bersama mu ?
hiya tuan ! kemarin malam Caca, menemukan Rara disendirian di pinggir jalan sedang kehujanan
terus aku membawa Rara pulang ke rumah
makasih banyak ya ca kamu udah nolong Rara
sama sama tuan
paman udah kenal sama kakak canting tentu saja dia kan teman paman!
bagaiman kalau kita pulang, mama dari semalam mengkhawatir kan Rara ! kata Revan sambil membelai rambut Rara yang duduk di pangkuan Revan
Rara menganguk, tapi kakak cantik boleh ikut pulang kan paman? boleh ya paman rengek Rara !
kamu tanya sendiri dong ! Kakak mau ngak ikut kerumah ?
Rara menoleh kearah Caca
kakak ikut kerumah rara ya , kak aku mohon!
baik lah sayang apa sih yang ngak buat tuan putri kata Rara sambil mencubit gemas hidung Rara
"Rara bersorak ria ,hore . .....kakak ikut Rara pulang "
caca mendorong kursi roda Revan , menuju parkiran mobil ,dan diikuti Robi dari belakang
makasih ca , pasti semalam Rara banyak merepotkan mu
tidak tuan saya tidak merasa di repot kan kok
Rara anak nya baik penurut lagi
paman ganteng besok aku boleh kan main kerumah kak aca
tentu saja sayang , yeeee asik ,,,,,,, ucap Rara dengan gembira
Caca hanya tersenyum melihat tawa Rara
Meraka akhirnya masuk mobil dan pulang rerumah sesampai nya dirumah
Vera dan Marta tengah menunggu di depan teras rumah
dinn ....dinnn ....pak satpam bergegas membukakan gerbang, mobil pun masuk di halaman rumah Caca keluar mobil diikuti Rara
Rara.....teriak Vera
mama.....Rara berlari memeluk Vera
kemana saja kamu sayang mama cari kamu kemana mana tapi tidak ketemu
"cucu oma akhirnya ketemu juga"
Caca masih berada di samping mobil
Robi mengeluarkan kursi roda
__ADS_1
biar aku bantu tuan! Rara pun memapah Revan duduk di kursi roda , beberapa saat mata mereka saling bertemu jatung rara berdetak kencang , "Hem Robi berdhem"
muka Rara berubah merah begitu juga dengan Revan setelah selesai membantu duduk Caca pun mendorong kursi roda menuju teras depan rumah , tanpa dia sadari ada empat pasang mata tengah memperhatikan Meraka
"mama gadis itu siapa? kenapa gadis itu bisa akrab sama kakak kata Vera heran
biasa nya kakak ngak suka di pegang Sam wanita tapi itu_____
Marta hanya tersenyum bahagia, "nanti kamu juga tau siapa dia"
"mama ! dia kakak Caca yang nolong rara"
"apa ! dia yang nolong Caca tanya marta"
benar Oma Kaka cantik itu yang nolong Caca !
"memang dia malaikat penolong keluarga kita"
maksut mama!apa sih Vera jadi bingung
"Caca " Marta memeluk Caca dengan erat
nyonya apa kabar
"baik Ca! terimakasih bunga yg kau titipkan kepada Revan indah sekali
Tante ingin memuimu tapi belum sempat soal nya , anak Tante baru pulang dari jepang
terima kasih juga telah nolong Caca
"sama sama nyonya" Caca melepas pelukan Marta
kenalin , ini anak Tante Vera
Vera memeluk Caca , makasih kak telah nolong Rara
" sama sama non"
kok non sih ! pagil aku Vera aja
" iya Vera ucap Caca dengan kikuk"
yuk kita masuk kedalam ajak Vera sambil mengedeng Caca
hemm kenapa kakak di tinggalin tega amat kata Revan yang sedari tadi di cuekin
oh hiya sampai lupa kakak ku tersayang, sini aku bantuin
ngak usah jawab Revan dan menjauhkan tangan Vera
iya iya biar kakak Caca aja yang bantu dorong
sini kakak Caca ! biar kakak yang dorong nanti tuan muda ngambek ucap Vera yang menggoda Revan
Caca pun tertawa melihat Revan sedang kesal.
sini saya bantu tuan Caca membatu mendorong kursi roda masuk kedalam rumah
"Rara sekarang istirahat ya! pasti capek yuk mama antar ke kamar baik ma!
kakak , Rara istirahat dulu ya nanti kita main lagi
baik sayang jawab Caca
Ca ada yang ingin Tante bicarakan sama kamu !
mau bicara apa nyonya ?Caca menatap kearah Revan mencari jawaban dari wajah nya , Revan hanya memberi isyarat lewat kedipan mata mengiyakan mengikuti mama nya
"Van boleh kan aku ajak Caca ke kamar sebentar"
silahkan ma aku juga masih banyak perkerjaan ucap Revan
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓
__ADS_1