satu rasa di ujung sana

satu rasa di ujung sana
arti hadirmu


__ADS_3

setelah pulang dari rumah sakit Revan memilih masuk kekamar untuk istirahat Caca membatu Revan berbaring di ranjang


mas aku ambilin makan , mas tungu sebentar


"Revan hanya mengangguk"


Caca bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan siang Revan ,


bik siap kan bahan aku ingin masak untuk tuan Revan


"baik non saya segera saya siapkan"


setelah beberapa saat berkutat di dapur akhirnya masakan telah siap dan Caca membawa makan siang ,kekamar


terlihat Revan tengah asik membaca


"mas makan yuk "


"lama banget"


"kan aku masak dulu"


"kan ada pelayan yang masak"


ngak bisa gitu dong mas !sekarang aku yang bertanggung jawab penuh atas kesehatan


mas


kamu harus makan, makanan yang sehat mas harus minum obat teratur,


ngak boleh capek capek


"baik lah aku nurut aja deh demi kamu ,mas rela di suruh apa aja!"


"kalau begitu mas makan sekarang


dan setelah itu minum obat"


"baiklah"


Revan mulai memakan masakan buatan Caca dengan lahap


masakan kamu enak kata Revan sambil menyantap makanan nan nya


"pelan pelan mas!


'kamu ngak makan


,aku nanti aja"


"ngak bisa gitu dong kamu juga harus makan"


sini aku suapin Revan menyuapi Caca


udah mas Caca nanti ! Caca menolak suapan dari Revan


yang penting mas makan dulu ! aku nanti gampang


udah ca aku udah kenyang baiklah , ini obat nya kamu minum dulu ! Caca menyodorkan obat kepada Revan


sekarang mas istirahat aku akan pulang mau gantiin Alfin jaga toko soal nya Alfin harus kuliah masuk siang


"baiklah biar Robi antar kamu pulang"


"ngak usah mas, aku bisa pulang sendiri lagian takut krepoti"


ngak repot kok, itu udah tugas Robi untuk nganterin kamu , mulai besok dia yang akan antar jemput kamu


"baiklah mas sekarang mas tirahat ya aku balik dulu"


"tunggu! kamu sini dulu geh!


"ada apa sih mas Caca mendekat kearah Revan"


cup Revan mengecup kilas bibir Caca sekita


pipi Caca merona


terima kasih untuk hari ini ,terima kasih telah hadir di kehidupan mas saat ini ,Revan memegang tangan Caca aku sangat sayang sama kamu , mata Caca berkaca kaca


aku juga sayang sama mas Caca memeluk


Revan

__ADS_1


mas harus segera sembuh ,jangan patah semangat ,aku akan selalu mendukung ,ampun hasil nya nanti


Caca melepas pelukan nya Revan tersenyum kearah Caca semoga hasilnya sesuai dengan keinginan kita


"amiiiin ucap Caca"


"aku pulang dulu ya"


"Revan menganguk"


Caca bergegas meninggalkan kamar Revan dan menuju ruang tengah ,dimana Marta tengah asik dengan majalah nya


"ma,,! aku pulang dulu ya !


Marta tersenyum kearah Caca


"kamu ngak nginep aja di sini ,


"ngak ma nanti ngak ada yang jaga toko "


"ca ! terimakasih banyak untuk hari ini


kamu udah banyak bantu Revan


"sama sama ma, "


"ca apa sebaiknya kamu tingal disini"


"aku ingin kamu terus awasi Revan"


"tapi ma _______


"masalah toko, biar nanti mama yang urus mama akan Cariin karyawan buat jaga tokomu


"mama ingin kamu fokus Sama Revan"


"masalah biaya adikmu ,dan mamamu biar aku yang tangung"


"tapi ma ! aku ngak ingin krepoti mama"


"justru mama yang krepoti kamu ,kamu udah banyak membatu keluarga kami "


aku minta kamu jaga Revan dulu sampai sembuh mama ingin kamu fokus sama revan


"baiklah aku tunggu kabar baik nya" kata Marta sambil tersenyum kearah Caca


"baiklah mam aku pulang dulu ya ,kata Caca sambil memeluk Marta


"hati hati di jalan sayang "


"baik ma !


salam buat Vera sama Rara kata Caca sambil berlalu pergi .


******


sepulang dari rumah toko ,Caca memilih membersihkan diri setelah selesai Caca menuju meja makan


Alfian sudah menunggu Caca di meja makan Caca pun berajak ke meja makan


"ca ayo makan!


"hiya ma kata "Caca sambil duduk di samping Alfian


"kak kenapa lesu banget ,kakak lagi sakit",tanya Fian yang memperhatikan kakak nya


"ngak kakak angak apa apa Fin ! cuma capek aja "


"ca gimana keadaan tuan Revan tanya Dahlia sambil mengambil nasi dan lauk di piring


"alkhamdulilah ma hasilnya baik, mudah mudahan mas Revan cepat sembuh dan bisa jalan


apa ! emas sejak kapan kakak pangil tuan Revan dengan sebutan mas? kata alfin sambil tersenyum menggoda kakaknya


"apaan sih Fin" wajah Caca berubah merona


Dahlia melihat perubahan pada anak nya apa mungkin Caca, jatuh cinta sama Revan kata Dalia dalam hati


"Hem kaya nya ada yang lagi jatuh cintrong seloroh Alfian"


"Fian bisa diam ngak, Caca minjitak kepala adiknya"


"sakit tau kak"

__ADS_1


"biarin salah siapa kledekin kakak"


"ca,apa tuan Revan baik padamu"


"tentu ma tuan Revan sangat baik ma!


apalagi nyonya Marta , dia sangat baik banget kepada Caca.


Caca menarik nafas" ma ! ada yang ingin aku bicarakan sama mama dan Alfian"


ma seandainya aku tingal di rumah nyonya Marta gimana ,aku diminta nyonya agar fokus mengurus mas Revan


"kalau mama sih mendukung setiap keputusan mu kalau menurutmu itu baik lakukan lah"


"tapi kak ! toko nya gimana kalau aku kuliah siapa yang hendel"


"Fian kan ada mama biar mama yang urus"


kalau masalah toko, nanti kata nyonya Marta nyonya akan cari karyawan satu lagi untuk jaga toko, dan untuk biaya sekolah Alfin semua akan di tagung nyonya


tapi aku perlu persetujuan kalian


"sebenarnya aku berat ninggalin kalian


terutama mama"


ca mama akan baik baik aja, selama itu keputusa terbaik untuk mu mama akan selalu dukung Caca


Fian juga dukung kok kak, nanti Fian yang akan jaga mama


"terima kasih untuk segalanya kalian memang yang terbaik di hidup Caca kata Caca dengan mata berkaca kaca


"Ma ada satu lagi ma !


ada apa ca cerita sama kita


nyonya menyuruh Caca menikah dengan mas Revan


"apa ca menikah ! ucap Dahlia


ya amapun ca, apa mama tidak salah dengar keluarga kita hanya keluar biasa mama


takut ca, mereka tidak menerima keadaan kita


caca udah kasih tau sama nyonya tapi yonya tidak masalah dengan setatus kita,


"apa kamu sudah yakin sama Revan ! tanya Dahlia"


"sebenar nya aku masih ingin mengenal mas Revan terlebih dahulu"


"apa kakak masih ragu dengan tuan Revan ?


Amalia menggelengkan kepala nya


terus apa masalah nya ? apa kakak bimbang dengan kondisi kak Revan yang seperti itu


Fian ,bukan masalah itu aku akan menerima apa pun itu keadaan mas Revan


"terus apa yang membuat kakak ragu!


sebenar nya aku masih, punya satu masalah mas Revan , dia masih punya dendam dengan adik tirinya dan papa nya


sebenar nya aku ingin melihat mas Revan bisa memaafkan adik sama papa nya!


aku tidak ingin, mas Revan terbelenggu dalam kebencian


ca terkadang cara berfikir seseorang berbeda kamu harus terus yakinkan Revan agar bisa melepaskan kebencian yang berada di hatinya , dengan cara lembut kan hati nya ,beri dia pengertian ,yakinkan dia kalau selama ini kebencian nya akan merusak diri nya sendiri


'terimakasih ma atas saran nya aku akan lakukan dengan perlahan lahan"


sama sama sayang ! ayo di habisin makanan nya keburu dingin


Fian ,tolong besok jaga dulu tokonya


nanti kalau udah dapat ganti, kamu bisa fokus ke sekolah


baik kak tenang aja serahkan semua pada Fian .


"mulai besok mama akan akan jaga toko nemenin Fian "


💝💝💝💝💝


jangan lupa like dan komentarnya

__ADS_1


__ADS_2