
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Marta mengajak Caca ke dalam kamar
"ca " sebenarnya ada yang ingin Tante bicarakan sama kamu
bicara soal apa Tante tanya Caca sambil menatap wajah Marta dengan penasaran
bolehkan Tante minta tolong
tentu saja nyonya Marta menggegam tangan Caca
tolong bantu tante bembujuk Revan , agar mau melanjutkan pengobatan nya kembali
aku sudah putus asa membujuk nya , setiap dokter datang dia selalu menolak dan marah marah
hanya kamu yang bisa memberi semangat agar dia bisa berjalan lagi ,mukin prosesnya agak lama , tapi aku yakin Revan bisa berjalan lagi , tetap lah bersama nya di sisinya beri dia semangat , aku yakin kamu bisa merubah Revan
Marta meneteskan air mata Caca pun hanya bisa menatap haru wajah Marta,
dan ikut meneteskan air mata
aku mohon ca anggap saja ini permintaan dari seorang ibu untuk anak nya Marta berlutut di hadapan Caca
nyonya kenapa berlutut ayo cepat Bagun
nyonya tidak pantas berlutut di hadapan saya
karena saya lebih muda dari nyonya Caca membatu Marta berdiri dan mendudukkan di sofa
apapun akan aku lakukan demi Revan
hanya kamu yang bisa membujuk Revan Karana sebelum nya Revan ,tidak mau berdekatan dengan seseorang ,
setelah kamu datang dia banyak berubah
"tapi Tante!
" apa yang kau ragukan ca "
saya tidak bisa berjanji tapi saya akan mengusahakan yang terbaik buat tuan Revan
raut wajah Marta berubah ceria mendengar ucapan Caca
tentu kamu bisa membuat Revan bahagia , Marta mengengam tangan Caca erat
tapi , Tante punya satu permintaan lagi ca! mau kah kau menikah sengan revan
" apa Tante meningkah"ucap Caca kaget
apa aku pantas buat tuan Revan karena aku ini hanya gadis biasa ucap Caca dari dalam hati
mungkin permintaan terakhirku ini terlalu berlebihan
tapi mungkin Tante yang terlalu berharap menjadikan kamu menantu Tante
Caca tidak bisa berkata kata, Caca masih tertunduk memikirkan perkataan Marta suasana hati nya masih bimbang
gadis secantik kamu mana mukin mau menikah dengan orang yang cacat seperti Revan ucap Marta
nyonya kenapa berkata seperti itu! saya tidak pernah memandang fisik seseorang karena bagi saya, fisik tidak menjamin segalanya
yang terpenting bagi saya adalah hatinya dan ketulusan nya
kalau bagi saya selama dia bisa menerima kekurangan satu sama lain , bagi saya itu lebih dari cukup
Marta hanya tersenyum ke arah Caca betapa dia sangat beruntung di pertemukan wanita sebaik Caca
tapi nyonya sebenar nya saya yang seharusnya nya minder , karena mana mukin saya menikah dengan tuan , sedangkan saya hanya gadis biasa apa mungkin tuan mau dengan saya ?
kalau itu jawaban nya pasti mau , karena aku melihat tatapan Revan sangat berbeda saat menatapmu , dia tak pernah seceria itu selama ini , setelah mengenal mu semua berubah
kalau masalah setatus , bagi Tante tidak masalah, karena yang terpenting dalam hidup itu kebahagian bukan harta
untuk masalah menikah saya rasa saya akan fikirkan terlebih dahulu , karena saya menginginkan hubungan saya dengan tuan mengalir apa adanya ,tanpa harus ada pemaksaan di antara satu sama lain nya
"biarkan kita nyaman dengan kedekatan kami! biarkan semua mengalir mengikuti arus nya
dan yang terpenting sekarang , kita fokus untuk rencana awal membuat tuan Revan bisa jalan lagi
Marta tersenyum kearah Caca , kamu memang gadis yang baik, untuk revan,
tuhan menciptakan kamu untuk Revan
Marta memeluk Caca erat
mulai sekarang jangan panggil aku dengan nyonya , pagil aku mama seperti Vera dan Revan
__ADS_1
kamu juga aku agap seperti anak ku sendiri
"tapi nyonya itu berlebihan "
"jangan menolak kebaikan seorang ibu !
Caca hanya tersenyum kearah Marta
💗💗💗
fikiran Caca masih berkecamuk di dalam hati,
bahagia atau rasa tagung jawab , yang ada di benak nya
bahagia memang Caca bahagia bisa bersama tuan Revan , orang yang mampu membuat hati nya berbunga bunga
sekarang tagung jawab yang harus aku jalan kan
bertanggung jawab membuat tuan Revan kembali menemukan kehidupan nya lagi , kalau aku Samapi gagal, banyak pihak pasti kecewa , karena aku sudah berjanji kepada mama Marta
bruuukkk Caca tersadar dari lamunan ketika tubuh nya menabrak seseorang
aduhhh Caca meringis kesakitan
Caca memandangi wajah laki laki di hadapan nya cukup tampan tapi lebih tampan dari tuan Revan
heh kamu ngak punya mata apa ! laki laki itu berteriak
namun setelah melihat wajah Caca, laki -laki itu berubah ,raut wajah nya berubah menjadi kagum melihat kecantikan Caca
"maaf tuan , seharus nya saya yang tanya kenapa Adan menabrak saya ? tanya Caca dengan kesal
"maaf nona , saya kira kamu pembantu di sini"
"sekali lagi maaf, gio menolong Caca berdiri"
tapi di kejauhan Revan melihat Caca sedang bersama gio
tangan revan mengepal , wajah nya berubah menjadi marah ,lagi lagi dia mengoda wanitaku
Caca! panggil Revan
"tuan Caca melepaskan tangan gio dan menjauh dari gio"
" Caca menghampiri Revan ada apa tuan "
gio tidak mau membuat masalah dengan Revan
kenapa kamu pelukan Sam dia kata Revan dengan ketus
ohh itu tuan tadi saya jatuh terus dia membatu saya bangun
kamu jangan deket deket Sam dia aku ngak suka
tapi kan cuma nolongin tuan kita ngak ngapa ngapain kok
"tetap saja aku ngak suka"
"hemmm kenapa ngak suka "
"pokoknya ngak , suka ya ngak suka !
Caca menahan tawa melihat Revan yang sedang marah terlihat lucu
"kenapa ketawa ada yang lucu ?
ngak tuan saya ngak ketawa kok tuan jangan marah ya kalau marah ganteng hilang Lo ucap Caca mengoda Revan
"siapa yang marah "
"tuh mukanya kelihatan marah ngak mau tersenyum"
"biasa aja" jawab Revan mencoba menetralkan kan amarah nya
"kamu jangan Deket Deket dia lagi aku ngak "suka ! aku cemburu
Caca kaget mendengar pengakuan Revan
apa ! apa aku ngak salah denger dia cemburu berarti dia _______ wajah Caca berubah merona
"iya - iya Caca ngak akan deket deket sama gio lagi
"apakah tuan senang sekarang"
Revan tersenyum
"baiklah antar aku ke taman belakang "
__ADS_1
"baik bos ! ucap Caca dengan semangat
Caca duduk dirumput hijau di taman yang luas , Caca menarik nafas merasakan udara segar yang masuk ke paru paru
Revan memandangi wajah cantik Caca rambut nya yang pajangan , tergerai di tiup angin menambah pesona tersendiri di mata Revan
suasana ini yang paling aku sukai , tenang nyaman aku bisa duduk di sini ber jam -jam untuk menenangkan diri , ketika aku sedang
ada masalah ucap Revan
tuan boleh Caca bertanya sesuatu?
"tentu apa yang ingin kamu tanyakan"
tapi sebelum nya maaf bukan mau ikut
campur tapi saya penasaran
"penasaran Tetang apa ca ?
"kenapa tuan membenci tuan gio"
Revan mengernyit kan dahinya sejenak matanya memandang lurus ke depan menatap hijaunya rumput di taman
"karena dia adik tiri ku"
adik tiri maksud tuan
"dia anak dari hasil perselingkuhan papa ku "
pada saat dia umur 12 tahun, papa membawa dia kerumah , dan mengajak tingal di rumah, tapi aku sangat membencinya karena ibu nya telah merenggut kebahagian mama
mama selalu terluka, ketika papa tak pernah pulang memilih mbersama wanita itu.
kenapa sampai sekarang aku tidak pernah bisa memaafkan papa ku karena papa suka berselingkuh di belakang mama
kasihan mama ! terlalu banyak fikiran Hinga mama sering sakit sakitan , memikirkan papa.
Hingga suayu ketikan kecelakaan naas menimpanya Hinga wanita itu meningal dunia
maka gio di bawa papa kerumah,
tanpa memperdulikan perasan mama dan perasaanku , semenjak kedatangan dia dirumah papa lebih sayang sama gio dan seakan melupakan aku
mama lamat laut juga menyangi gio
semua orang yang aku sayangi semua di ambil sama dia Hinga orang yang aku cintai pun di ambil
Caca memegang pundak Revan , tuan kalau menurut saya! tidak ada orang tua yang tidak sayang sama anaknya, semua sayang sama tuan Revan, mungkin cara menyampaikan nya berbeda
contoh nyonya Marta , dia sangat menyayangi tuan ! dia selalu mengkhawatirkan tuan.
dia pura pura tegar di hadapan tuan tapi di belakang dia itu rapuh , melihat anak nya menderita
tapi nyonya tidak memperlihat kan kesedihan nya , karena tak mau tuan khawatir
Revan tertunduk ,
coba tuan bayangkan bagaimana nyonya tidak sayang sama tuan , sedangkan tuan hanya sayang pada diri tuan sendiri, nyonya sebagi orang tua, udah berusaha yang terbaik tapi tuan mengurung diri tuan dalam kebencian dan keputusasaan
kalau tuan ingin nyonya bahagia , lepas kan kebencian tuan dan menatap lah kedepan
Caca berlutut di hadapan Revan , dan menggegam kedua tangan Revan dan menatap lekat lekat wajah Revan
tatapan Revan kosong tanpa ekspresi
kalau tuan ingin nyonya bahagia buatlah dia Banga dengan cara tuan lanjutkan pengobatan tuan
apa tuan akan terus terlihat lemah ,
apa tuan tidak ingin menatap masa depan , apa anda ingin selalu di pandang remeh ornag lain , dengan tidak keberdayaan tuan
percayalah kesembuhan itu pasti ada
Revan tertunduk menangis
lihat lah di ujung sana kebahagian menanti tuan
Caca memeluk Revan yang tengah menangis
perasan percampur jadi satu meluapakan rasa benci marah kecewa keputusasaan
ingat tuan saya akan bersama tuan di samping anda ketika tuan membutuhkan saya
Revan mempererat pelukannya, seakan Caca menjadi kekuatan baru dalam hidup nya saat ini
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
jangan lupa like dan komentar ya teman teman