satu rasa di ujung sana

satu rasa di ujung sana
permintaan


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Marta mengajak Caca ke dalam kamar


"ca " sebenarnya ada yang ingin Tante bicarakan sama kamu


bicara soal apa Tante tanya Caca sambil menatap wajah Marta dengan penasaran


bolehkan Tante minta tolong


tentu saja nyonya Marta menggegam tangan Caca


tolong bantu tante bembujuk Revan , agar mau melanjutkan pengobatan nya kembali


aku sudah putus asa membujuk nya , setiap dokter datang dia selalu menolak dan marah marah


hanya kamu yang bisa memberi semangat agar dia bisa berjalan lagi ,mukin prosesnya agak lama , tapi aku yakin Revan bisa berjalan lagi , tetap lah bersama nya di sisinya beri dia semangat , aku yakin kamu bisa merubah Revan


Marta meneteskan air mata Caca pun hanya bisa menatap haru wajah Marta,


dan ikut meneteskan air mata


aku mohon ca anggap saja ini permintaan dari seorang ibu untuk anak nya Marta berlutut di hadapan Caca


nyonya kenapa berlutut ayo cepat Bagun


nyonya tidak pantas berlutut di hadapan saya


karena saya lebih muda dari nyonya Caca membatu Marta berdiri dan mendudukkan di sofa


apapun akan aku lakukan demi Revan


hanya kamu yang bisa membujuk Revan Karana sebelum nya Revan ,tidak mau berdekatan dengan seseorang ,


setelah kamu datang dia banyak berubah


"tapi Tante!


" apa yang kau ragukan ca "


saya tidak bisa berjanji tapi saya akan mengusahakan yang terbaik buat tuan Revan


raut wajah Marta berubah ceria mendengar ucapan Caca


tentu kamu bisa membuat Revan bahagia , Marta mengengam tangan Caca erat


tapi , Tante punya satu permintaan lagi ca! mau kah kau menikah sengan revan


" apa Tante meningkah"ucap Caca kaget


apa aku pantas buat tuan Revan karena aku ini hanya gadis biasa ucap Caca dari dalam hati


mungkin permintaan terakhirku ini terlalu berlebihan


tapi mungkin Tante yang terlalu berharap menjadikan kamu menantu Tante


Caca tidak bisa berkata kata, Caca masih tertunduk memikirkan perkataan Marta suasana hati nya masih bimbang


gadis secantik kamu mana mukin mau menikah dengan orang yang cacat seperti Revan ucap Marta


nyonya kenapa berkata seperti itu! saya tidak pernah memandang fisik seseorang karena bagi saya, fisik tidak menjamin segalanya


yang terpenting bagi saya adalah hatinya dan ketulusan nya


kalau bagi saya selama dia bisa menerima kekurangan satu sama lain , bagi saya itu lebih dari cukup


Marta hanya tersenyum ke arah Caca betapa dia sangat beruntung di pertemukan wanita sebaik Caca


tapi nyonya sebenar nya saya yang seharusnya nya minder , karena mana mukin saya menikah dengan tuan , sedangkan saya hanya gadis biasa apa mungkin tuan mau dengan saya ?


kalau itu jawaban nya pasti mau , karena aku melihat tatapan Revan sangat berbeda saat menatapmu , dia tak pernah seceria itu selama ini , setelah mengenal mu semua berubah


kalau masalah setatus , bagi Tante tidak masalah, karena yang terpenting dalam hidup itu kebahagian bukan harta


untuk masalah menikah saya rasa saya akan fikirkan terlebih dahulu , karena saya menginginkan hubungan saya dengan tuan mengalir apa adanya ,tanpa harus ada pemaksaan di antara satu sama lain nya


"biarkan kita nyaman dengan kedekatan kami! biarkan semua mengalir mengikuti arus nya


dan yang terpenting sekarang , kita fokus untuk rencana awal membuat tuan Revan bisa jalan lagi


Marta tersenyum kearah Caca , kamu memang gadis yang baik, untuk revan,


tuhan menciptakan kamu untuk Revan


Marta memeluk Caca erat


mulai sekarang jangan panggil aku dengan nyonya , pagil aku mama seperti Vera dan Revan

__ADS_1


kamu juga aku agap seperti anak ku sendiri


"tapi nyonya itu berlebihan "


"jangan menolak kebaikan seorang ibu !


Caca hanya tersenyum kearah Marta


💗💗💗


fikiran Caca masih berkecamuk di dalam hati,


bahagia atau rasa tagung jawab , yang ada di benak nya


bahagia memang Caca bahagia bisa bersama tuan Revan , orang yang mampu membuat hati nya berbunga bunga


sekarang tagung jawab yang harus aku jalan kan


bertanggung jawab membuat tuan Revan kembali menemukan kehidupan nya lagi , kalau aku Samapi gagal, banyak pihak pasti kecewa , karena aku sudah berjanji kepada mama Marta


bruuukkk Caca tersadar dari lamunan ketika tubuh nya menabrak seseorang


aduhhh Caca meringis kesakitan


Caca memandangi wajah laki laki di hadapan nya cukup tampan tapi lebih tampan dari tuan Revan


heh kamu ngak punya mata apa ! laki laki itu berteriak


namun setelah melihat wajah Caca, laki -laki itu berubah ,raut wajah nya berubah menjadi kagum melihat kecantikan Caca


"maaf tuan , seharus nya saya yang tanya kenapa Adan menabrak saya ? tanya Caca dengan kesal


"maaf nona , saya kira kamu pembantu di sini"


"sekali lagi maaf, gio menolong Caca berdiri"


tapi di kejauhan Revan melihat Caca sedang bersama gio


tangan revan mengepal , wajah nya berubah menjadi marah ,lagi lagi dia mengoda wanitaku


Caca! panggil Revan


"tuan Caca melepaskan tangan gio dan menjauh dari gio"


" Caca menghampiri Revan ada apa tuan "


gio tidak mau membuat masalah dengan Revan


kenapa kamu pelukan Sam dia kata Revan dengan ketus


ohh itu tuan tadi saya jatuh terus dia membatu saya bangun


kamu jangan deket deket Sam dia aku ngak suka


tapi kan cuma nolongin tuan kita ngak ngapa ngapain kok


"tetap saja aku ngak suka"


"hemmm kenapa ngak suka "


"pokoknya ngak , suka ya ngak suka !


Caca menahan tawa melihat Revan yang sedang marah terlihat lucu


"kenapa ketawa ada yang lucu ?


ngak tuan saya ngak ketawa kok tuan jangan marah ya kalau marah ganteng hilang Lo ucap Caca mengoda Revan


"siapa yang marah "


"tuh mukanya kelihatan marah ngak mau tersenyum"


"biasa aja" jawab Revan mencoba menetralkan kan amarah nya


"kamu jangan Deket Deket dia lagi aku ngak "suka ! aku cemburu


Caca kaget mendengar pengakuan Revan


apa ! apa aku ngak salah denger dia cemburu berarti dia _______ wajah Caca berubah merona


"iya - iya Caca ngak akan deket deket sama gio lagi


"apakah tuan senang sekarang"


Revan tersenyum


"baiklah antar aku ke taman belakang "

__ADS_1


"baik bos ! ucap Caca dengan semangat


Caca duduk dirumput hijau di taman yang luas , Caca menarik nafas merasakan udara segar yang masuk ke paru paru


Revan memandangi wajah cantik Caca rambut nya yang pajangan , tergerai di tiup angin menambah pesona tersendiri di mata Revan


suasana ini yang paling aku sukai , tenang nyaman aku bisa duduk di sini ber jam -jam untuk menenangkan diri , ketika aku sedang


ada masalah ucap Revan


tuan boleh Caca bertanya sesuatu?


"tentu apa yang ingin kamu tanyakan"


tapi sebelum nya maaf bukan mau ikut


campur tapi saya penasaran


"penasaran Tetang apa ca ?


"kenapa tuan membenci tuan gio"


Revan mengernyit kan dahinya sejenak matanya memandang lurus ke depan menatap hijaunya rumput di taman


"karena dia adik tiri ku"


adik tiri maksud tuan


"dia anak dari hasil perselingkuhan papa ku "


pada saat dia umur 12 tahun, papa membawa dia kerumah , dan mengajak tingal di rumah, tapi aku sangat membencinya karena ibu nya telah merenggut kebahagian mama


mama selalu terluka, ketika papa tak pernah pulang memilih mbersama wanita itu.


kenapa sampai sekarang aku tidak pernah bisa memaafkan papa ku karena papa suka berselingkuh di belakang mama


kasihan mama ! terlalu banyak fikiran Hinga mama sering sakit sakitan , memikirkan papa.


Hingga suayu ketikan kecelakaan naas menimpanya Hinga wanita itu meningal dunia


maka gio di bawa papa kerumah,


tanpa memperdulikan perasan mama dan perasaanku , semenjak kedatangan dia dirumah papa lebih sayang sama gio dan seakan melupakan aku


mama lamat laut juga menyangi gio


semua orang yang aku sayangi semua di ambil sama dia Hinga orang yang aku cintai pun di ambil


Caca memegang pundak Revan , tuan kalau menurut saya! tidak ada orang tua yang tidak sayang sama anaknya, semua sayang sama tuan Revan, mungkin cara menyampaikan nya berbeda


contoh nyonya Marta , dia sangat menyayangi tuan ! dia selalu mengkhawatirkan tuan.


dia pura pura tegar di hadapan tuan tapi di belakang dia itu rapuh , melihat anak nya menderita


tapi nyonya tidak memperlihat kan kesedihan nya , karena tak mau tuan khawatir


Revan tertunduk ,


coba tuan bayangkan bagaimana nyonya tidak sayang sama tuan , sedangkan tuan hanya sayang pada diri tuan sendiri, nyonya sebagi orang tua, udah berusaha yang terbaik tapi tuan mengurung diri tuan dalam kebencian dan keputusasaan


kalau tuan ingin nyonya bahagia , lepas kan kebencian tuan dan menatap lah kedepan


Caca berlutut di hadapan Revan , dan menggegam kedua tangan Revan dan menatap lekat lekat wajah Revan


tatapan Revan kosong tanpa ekspresi


kalau tuan ingin nyonya bahagia buatlah dia Banga dengan cara tuan lanjutkan pengobatan tuan


apa tuan akan terus terlihat lemah ,


apa tuan tidak ingin menatap masa depan , apa anda ingin selalu di pandang remeh ornag lain , dengan tidak keberdayaan tuan


percayalah kesembuhan itu pasti ada


Revan tertunduk menangis


lihat lah di ujung sana kebahagian menanti tuan


Caca memeluk Revan yang tengah menangis


perasan percampur jadi satu meluapakan rasa benci marah kecewa keputusasaan


ingat tuan saya akan bersama tuan di samping anda ketika tuan membutuhkan saya


Revan mempererat pelukannya, seakan Caca menjadi kekuatan baru dalam hidup nya saat ini


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


jangan lupa like dan komentar ya teman teman


__ADS_2