satu rasa di ujung sana

satu rasa di ujung sana
takut jarum suntik


__ADS_3

Caca dan Revan tengah duduk di kursi antrian di rumah sakit , medica


wajah nya pucat ,keringat dingin bercucuran , tangan nya gemetar , Revan mencoba merilekskan tubuh nya Caca yang sedari tadi melihat perubahan wajah Revan mencoba menenangkan


"mas kamu jangan tengang rileks aja


kamu jangan takut"


"Caca balik yuk"


"ngak udah sampai sini minta balik"


,"kan cuman di periksa ngak di apa apain


"tapi mas takut"


takut apa sih mas tanya Caca bingung


"aku takut jarum suntik"


"apa takut jarum suntik wah benar benar lucu kamu mas Caca tertawa"


"hus... jangan tertawa ! malu banyak yang lihat kata Revan sambil melihat sekeliling


"lagian kamu itu aneh masak udah gedhe takut jarum suntik" aneh aneh aja mas


aku itu trauma waktu SD di sekolah di adakan imunisasi jarum nya besar sekali dan waktu itu susuter nya pas mau nyuntik tanganku suster di di sengol temanku jarum nya masuk kedalam kan sakit terus aku pingsan


sampai sekarang aku takut namannya jarum suntik mending di tembak katimbang dhi suntik.


"Caca menahan tawa tenang aja mas ! kan ada aku , aku akan di samping mas"


ih kamu suruh aku tenang - tenaga aku ketakutan setengah mati


"tuan Revan "


"ayo mas di panggil"


ta..tapi ayo Amalia mendorong kursi roda masuk keruangan dokter


tubuh Revan gemetar ,ca aku takut !


Caca menggelengkan kepala melihat tingkah Revan


selamat pagi tuan Revan !

__ADS_1


kenalkan nama saya dokter hendra saya Yang akan menangani proses penyembuhan tuan


"akhirnya anda mau datang kesini juga"


kalau bukan karena wanita ku ini aku males datang kesini ucap Revan dalam hati


"suster tolong bantu tuan naik ke ranjang"


ngak aku ngak mau di bantu suster ucap Revan dengan ketus


"maaf dok biar saya saja membantu takut dia marah "


Caca memapah tubuh Revan ke kasur dan membantu dia berbaring


maaf ya tuan saya periksa tekanan darah nya dulu ya


tidak aku tidak mau ucap Revan menjauh dari suster


mas kan cuma di periksa kenapa susah banget sih ucap Caca kesal dengan tingkah Revan yang kekanakan


Revan berbisik ke arah Caca, dan menarik nya mendekat kearah nya


"ca aku ngak mau di sentuh sama wanita kamu kan tau itu "


"itukan beda "


"bedanya apa ? kan aku juga wanita kita sama sama wanita ,aneh amat sih ucap Caca "


"kan kamu sepesial di hatiku kamu segalanya bagiku


"hilihhhh malah ngombal "


"ehemmm suster berdehem "


"maaf sus tuan yang satu ini agak beda dari yang lain ,maaf ya sus"


ngak apa apa mbk


"maaf dok tuan Revan agak sensitif terhadap wanita"


baiklah lah! kalau memang tuan Revan ngak mau di sentuh sembarang wanita, biar saya saja yang memeriksa nya


dokter hanya mengeleng geleng kepalanya


dokter mulai memeriksa keadaan kaki nya

__ADS_1


tuan tolong di gerak kaki nya sedikit


Revan mengerakan kaki nya perlahan tapi sulit


setelah selesai memeriksa dokter memberi arahan kepada Caca dan Revan


kecelakan yang menimpa tuan Revan, dua tahun yang lalu akibat terkena, Benturan keras di kepala nya dapat menyebabkan cedera atau gangguan fungsi otak terngangu


sehingga berisiko memicu kelumpuhan di bagian tubuh mana pun, sesuai bagian otak yang rusak.


saya belum bisa dapat mendiagnosis kelumpuhan ketika penderita tidak dapat menggerakkan bagian tubuh tertentu. jadi Pada kondisi seperti ini, pemeriksaan saraf akan dilakukan untuk menilai pergerakan otot serta saraf sensorik.


apa harus ada tindakan operasi dok!


tanya Caca


saya belum bisa memberi keputusan


Untuk mengetahui lebih jauh tentang penyebab dan tingkat keparahan kelumpuhan, tuan Revan saya akan melakukan pemeriksaan penunjang yang meliputi ,foto Rontgen


nanti kita lihat hasil foto rontgen


kalau hasilnya bagus kita terapkan


Terapi okupasi yang meliputi , serangkaian latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penderita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.


Setelah menjalani terapi okupasi ini, penderita kelumpuhan diharapkan bisa menjalani aktivitas secara mandiri


"apakah bisa pulih seperti biasa ?dok tanya Caca.


"tentu asalkan tuan Revan rajin , terapi dan


cek up di rumah sakit, pasti hasilnya akan jauh lebih baik"


mudah mudahan akan bisa berjalan lagi ucap dokter


Caca senang mendengar arahan dari dokter itu


"berarti mas Revan bisa jalan kembali"


Reza pun tersenyum kearah Caca aku harus sembuh demi orang yang aku sayangi guman Reza dalam hati


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


🧡jangan lupa like dan komentar nya 💙

__ADS_1


__ADS_2