
sore itu setelah pulang dari rumah Marta Caca memilih istirahat sejenak karena kelelahan dia membaringkan tubuh nya di kasur
"ah nyaman nya "di sela sela istirahat nya Caca teringat pertemuan dengan Revan di rumah Marta
kalau di lihat- lihat dia ganteng juga , ahhh kenapa aku memikirkan dia ada apa dengan ku ,tapi dia manis sekali
ada apa dengan kamu ca kamu udah gila ya memikirkan orang yang jelas jelas ngak pantas buat kamu Caca merutuki dirinya sendiri, yang berharap tidak - tidak tentang Revan dasar bodoh aku ini ucap Caca dalam hati
ca,,,Caca panggil Dahlia
"ada apa ma!
"ada yang ingin bertemu kamu"
"siapa ma " tanya Caca sambil membuka pintu kamar
"ngak tau lihat sendiri sana orang mama juga ngak kenal "
" baik ma coba aku lihat kedepan "
Amalia menuju ruang tamu terlihat seorang laki laki sedang berdiri di teras rumah
ada yang bisa saya bantu tuan sapa Amalia
laki laki itu menoneh kearah Caca dan tersenyum hormat
permisi non saya adalah asisten keluarga nyonya Marta saya kesini di suruh nyonya Marta memberikan bingkisan ini , asisten itu menyodorkan paper bag kepada Caca
apa ini tuan tanya Caca
ini hadiah dari nyonya Marta nona
tapi saya tidak berhak atas kado ini tuan
maaf nona saya hanya menjalankan perintah dari nyonya ucap asisten marta
kalau begitu saya permisi
"tapi tuan_____"
laki laki itu bergegas pergi meninggalkan rumah Caca
Caca masuk kedalam dan penasaran apa isi paper bag itu
ca siapa laki laki yang mencarimu tadi? tanya Dahlia sambil melihat peper bag yang di bawa Caca.
"itu ma suruhan nyonya Marta"
terus apa itu ca yang kau bawa?
ohhh ini, katanya hadiah dari nyonya Marta
"sini ma , kita lihat isinya apa" Caca menarik Dahlia untuk duduk di samping nya
Caca pun membuka peper bag dan ternyata isinya gaun pesta
wao cantik sekali ma
"hiya ca bagus banget gaunnya ,! saut Dahlia
Caca menempelkan gaunnya ke tubuh nya
ca ukuranya pas buat kamu
tunggu dulu ma ini pasti mahal banget ma
"Ca ! ini ada kertas kaya nya pesan dari nyonya Marta
Caca pun membaca isi kertas nya
ca ini hadiah dari Tante , mohon di terima nanti kamu pakai pas ke pesta ya
"sebenar nya Caca males ma datang ke acara pestanya orang kaya"
"tapi Ca! masak kamu ngak kasian sama nyonya Marta dia akan kecewa kalau kamu tidak datang
"tapi ma! Caca ngak pantes datang ke acara seperti itu
terus kamu ingin mengecewakan nyonya Marta , padahal dia udah baik Lo sama Caca !
Caca berfikir sejenak, benar juga rasanya kurang sopan kalau aku menolak , nanti malah ngak enak sama nyonya Marta
ya udah ma aku mau mandi terus siap siap ke pesta
nah gitu dong baru anak mama
__ADS_1
setelah selesai mandi Caca pun mengunakan gaun pemberian Marta gaun warna hitam dengan aksen pita di depan nya terlihat anggun , karena tema pesta malam ini adalah black and white .
Caca memoles wajah nya dengan sedikit bedak dan lipstik terlihat natural rambut nya dibiarkan tergerai
Caca keluar dari kamar
Alfin yang melihat kakak nya tak biasa berdandan dan memakai gaun bibir nya melongo ,melihat kecantikan kakak nya
wahhh ..... wahhh kakak cantik banget mau kemana kak? ngak biasanya kakak Dadan seperti ini !
mau kepesta nya nyonya Marta Fin
apa ada yang kurang Fin dadanan kakak
"udah kok kakak cantik banget "
mama kemana Fin mama lagi kerumah Tante Sasa katanya mau ada pesenan bunga, untuk acara nikahan tetangga Tante Sasa!
"ohhh nanti pamitin sama mama ya Fin! kakak pergi dulu, kamu jaga rumah baik baik
jangan lupa kunci pintu !
"baik kak "ucap Alfin
setelah Caca keluar rumah didepan gerbang terlihat mobil mewah menanti Caca di sana
selamat malam nona saya di utus nyonya untuk menjemput nona ke pesta asisten marta membukakan pintu dan mempersilahkan Caca masuk
dengan agak ragu Caca masuk ke mobil dan segera asisten mengemudi mobil ke rumah Marta , di dalam mobil Caca hanya diam tak banyak bicara , dia hanya gugup dan membayangkan nanti kalau di pesta apa yang akan dia lakukan ,
padahal nanti aku ngak kenal siapa - siapa kenapa aku tadi ngak ngajak Kamila aja ya, kaalau gitu kan aku punya temen ngobrol di pesta ucap Caca dalam hati
hemmm asisten marta berdehem membuyar kan lamunan Caca
"nona kita udah sampai "
ohh iya tuan Caca keluar mobil dan menarik nafas sedikit mengurangi ketegangan
ayo nona saya antar kedalam
"baik tuan!
jangan panggil saya tuan pagil saya Roby
" baik tuan eh Roby ucap Caca gugup "
Caca semakin gugup di pandangi banyak orang
rob aku takut rob
tenang saja nona ngak akan terjadi apa apa ucap Robi mencoba menenangkan Caca nona duduk di sini saya akan memangil nyonya
"jangan lama lama ya rob !
"baik nona "
Marta tengah asik berbincang bincang dengan para tamu
"nyonya nona Caca sudah datang !
"baik lah aku akan segera menemui nya "
Caca Tante senang sekali kamu bisa hadir ke ke acara ulang tahun anak saya
iya Tante
"ayo sayang !saya kenalkan dengan teman teman Tante "
tapi nyonya ______
ayolah Ca ngak usah takut Tante akan bersamamu Marta mengandeng tangan Caca dan mulai mengenalkan ke tamu tamu undangan
halo sis kenal kan ini Caca
ini siapa mar ! cantik sekali apa dia calon menantu mu
Marta hanya tersenyum manis kepada teman nya itu
wah kamu hebat mar punya calon mantu secantik dia
"tentu saja " ucap Marta dengan bangga
"eh mar dia buat anaku saja "
"enak aja cari sendiri dong jangan ambil yang ini " ucap Marta sambil tertawa dan di sambut dengan tawa teman teman yang lain nya
__ADS_1
Caca hanya bisa tersenyum melihat celotehan wanita wanita yang merebutkan nya menjadi calon mantu
nyonya saya mau ke belakang dulu bisik Caca di telinga Marta
"baik lah ca kamu udah tau kan toiletnya sebelah mana*
"udah nyonya "
Caca pun bergegas meninggalkan Meraka dan menuju kamar mandi , sebelum sampai di kamar mandi, terlihat seorang tengah duduk sendiri di tepi kolam Caca pun berjalan menghampiri laki laki itu
tuan apa yang anda lakukan di sini ucap Caca
Revan pun kaget dan menoleh kearah Caca mata nya tak lepas dari Caca, kenapa malam ini Caca terlihat sangat cantik sekali ucap Revan dalam hati , seandainya nya aku bisa memilikinya
tuan .....helo ....tuan kok melemun Caca melambaikan tangan kearah muka Revan
Revan tersadar dari lamunan nya
ohh nona Caca
kenapa melamun tuan! tanya Caca Revan hanya tersenyum
kenapa kamu ngak kedalam di sini dingin ucap Revan
harus nya saya yang tanya kenapa anda sendiri di sini kenapa tidak bergabung di dalam
"aku ngak suka keramaian aku suka ketenangan "
"tapi kan di dalam sedang menunggu anda"
"biarkan mereka menunggu aku suka di sini "
itu kan pesta adiku biar adiku yang berpesta
ohhh begitu ya saya kira yang ulang tahun anda tuan
"Hem gimana kalau kita jalan jalan di taman kalau tuan tidak suka keramaian "
Revan tersenyum kearah Caca
OK kita jalan jalan di taman antar aku untuk jalan jalan
"siappp tuan "
Caca mendorong kursi roda menuju taman
" apa kamu ngak apa - apa kalau ngak ikut acara pesta ?
ngak apa apa tuan, sebenarnya saya gugup kalau ke acara pesta orang kaya , saya tidak bisa menyesuaikan dengan mereka mungkin kalau bukan nyonya Marta mengudang saya mukin, saya ngak mau datang ke pesta seperti ini, karena nyonya Marta udah baik banget sama saya tuan ! ngak enak kalau nolak
Revan menatap wajah cantik Caca dan tersenyum , gadis yang lugu, tidak banyak wanita di dunia ini yang seperti mu, gadis yang apa adanya tidak di buat buat
Caca menatap langit malam yang cerah di penuhi bintang- bintang yang bertaburan
"lihat tuan ada bintang jatuh , ucap Caca sambil menunjuk ke arah langit "
"hiya ca itu bintang jatuh "
"tuan kata nya kalau kita lihat bintang jatuh apa yang kita pinta akan terkabul "
Caca memejamkan kan mata dan meminta satu permintaan dalam hati semoga orang orang yang aku sayangi selalu bahagia aminnn
Revan pun ikut memejamkan kan mata dan meminta satu permintaan semoga orang yang berada sampingku ini , menjadi milikku selamanya amiiiin
ca apa kau pinta dalam doamu ?
"itu tuan , aku meminta agar orang orang yang aku sayangi selalu bahahia "
"kalau tuan "
"meminta apa ya "hemmm kepo !
ahhhh .... tuan saya penasaran ini !
"itu rahasia ku dan bintang "
"hemmm iya iya , saya ngak akan tanya ucap Caca dengan cemberut "
Revan tersenyum melihat wajah cemberut Caca
"kenapa tuan tersenyum "
karena kamu lucu ucap Revan dengan tertawa
Caca menatap wajah Revan dalam, seakan ada yang tersembunyi di balik wajah ceria nya itu .
__ADS_1
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗