Sebatas Partner Ranjang

Sebatas Partner Ranjang
Milea oh Milea


__ADS_3

Dave menarik tubuh Milea dengan keras hingga membentur dadanya.


" Bangun, dan puaskan aku malam ini!"


Milea bingung ia malah terdiam, pasalnya ia tidak tau mulai darimana?


" Kanapa kau diam?"


" Ba..bagaiman caranya?" tanya Milea gugup, yang tak mau membuat Dave marah lagi.


" Caranya?" Tanya Dave yang bingung.


" Iya caranya, aku tidak tahu harus mulai dari mana Dave untuk membuat mu puas?"


" Memang kau tak pernah melakukan nya hah?" Dave kembali mencengkram rahang Milea.


" Ahh Dave sakitt, kau tahu kan kemarin aku masih perawan saat kamu menyentuhku, aku bahkan tidak pernah berciuman sebelumnya, mana aku tahu cara untuk memuaskan seorang laki-laki!" Ketus Milea yang kesal karena Dave masih saja mengira dirinya adalah wanita murahan yang sering di sentuh laki-laki.


Dave terdiam, ia lupa kalau kemarin dirinyalah yang membuat pecah selaput dara milik Milea, bahkan saking sempitnya Dave melakukan nya hingga beberapa kali membuat Milea benar-benar kelelahan.


" Kemarilah!"


Dave kemudian bersandar di kepala ranjang, ia mengambil Ponsel nya dan membuka sebuah video dimana ada seorang wanita dan pria sedang bercumbu, menyalurkan hasrat yang menggebu membuat Milea membulatkan matanya karena ia baru pertama kali melihat blue film.


" Dave apa aku harus seperti itu?" Tanya Milea dengan wajah yang sudah sangat memerah.


" Perhatikan dulu, masih banyak pelajaran yang akan kamu dapat di sini dan praktekan segera!"

__ADS_1


Tubuh Milea tiba-tiba meremang, bahkan di bawah sana sudah mulai berkedut dan basah.


Milea menyaksikan bagaimana liar nya wanita di dalam video itu, mengulum dan memasukan pisang Arab milik si pria ke dalam mulutnya.


Tangan si pria yang juga bergerak aktif, menyentuh, meraba dan meremas semua bagian tubuh si wanita dengan penuh gairah.


" Ahh sudah Dave, aku tidak yakin bisa melakukannya!"


" Cobalah, aku ingin mencoba di puaskan oleh istriku sendiri, kalau kau tak mau aku bisa mencari wanita lain yang bisa memuaskan ku saat ini juga."


Deg


" Wanita lain, tidak... Tidak boleh.. Aku tak mau Dave melakukan dosa besar lagi, aku akan berusaha melakukannya!" bathin Milea.


Milea pun bangkit dan perlahan membuka kemeja Dave, menyentuh dadanya yang sedikit berbulu dan meraba perut sixpack seperti potongan roti sobek itu.


Kini bibir Milea mencoba mencium bibir Dave yang sedang tersenyum memandanginya.


Milea pun kembali menyusuri bibir sexy milik Dave, Dave sengaja membuka sedikit bibir nya agar Milea semakin leluasa menjelajah di dalam sana.


Tangan Dave juga tak mau kalah, ia meremas dua buah squisy kenyal yang sudah menjadi candu untuknya.


Kenyal dan sangat pas di tangan nya yang besar, Milea melenguh merasakan tangan hangat Dave berada di dadanya dan memainkan pucuk nya dengan gemas.


Tangan Milea pun kini turun ke selangkangann Dave meraba sesuatu yang sudah berdiri sedari tadi.


Mengelus nya dan membuka celana Dave agar memudahkan dirinya untuk bermain-main dengan pisang jumbo itu.

__ADS_1


Kini tubuh Dave sudah polos tanpa sehelai benang pun, Milea mulai memberanikan diri menyentuh pisang Arab milik Dave.


" Dave ini besar sekali!" Guman Milea polos.


" Ayo cepat jilat dan masukan ke sini!" ujar Dave dan menyentuh mulut Milea


Milea pun mulai menjilat dengan sedikit rasa aneh, " bayangkan saja itu adalah es krim kesukaanmu!"


Milea pun menurut apa kata Dave, kini Milea tidak terlalu kaku bahkan ia begitu menyukai Pisang Arab itu, menjilat nya dan memasukan nya kedalam mulutnya.


Mulut Milea begitu penuh, ia pun memaju mundurkan kepalanya agar pisang Arab keluar masuk dengan nikmat.


" Akkhh Lea ini nikmat sekali aakhhh" Racau Dave saat Milea bermain dengan pisang jumbo nya.


" Mileaa oh Mileaaa....!"


Dave yang sudah tak tahan lalu membalikan tubuh Milea, ia langsung menusukkan pisang itu dari belakang, membuat Milea tersentak.


" Aaawwhhh Dave aakhhh,,!" kini Milea yang mulai meracau tak jelas, karena Dave sangat pintar di atas ranjang.


Kedua pasutri itu terus bermain dengan berbagai posisi dan gaya, bahkan ke duanya sudah beberapa kali merasakan pelepasan nya.


Dave seperti tidak pernah merasa lelah menggagahi Milea, tenaga nya seakan tak pernah habis.


Hingga Milea yang sudah sangat kelelahan terlihat begitu lemas, Dave yang tak tega akhirnya kembali menyemburkan benih nya di dalam rahim Milea, menyudahi acara bercocok tanam malam itu.


Keduanya tertidur dengan saling memeluk, malam ini begitu indah untuk keduanya tapi entah apa besok Dave sikapnya akan berubah kembali atau sebaliknya.

__ADS_1


To be Continued


To be continued


__ADS_2