
" Lea..!" Tegur seorang pria yang baru saja masuk ke resto hotel.
Milea begitu tersentak melihat pria yang sangat ia kenal berada di satu hotel yang sama.
"Ha...hai..!" Jawab Milea gugup.
" Kenapa? Apa aku terlihat menakutkan?" Tanya Rayan yang tak lain adalah kekasih dari Milea.
"Emm.. Bu..bukan begitu Ray, aku kaget saja melihat mu di sini!" Jawab Milea dan masih tetap gugup.
" Ah, kemarin aku lupa menghubungimu kalau hari ini aku ada pertemuan penting di hotel ini, oh iya kamu kenapa ada di sini juga?" Kini Rayyan yang bertanya membuat Milea lebih gugup lagi.
" Se..sebenar nya aku.."
" Maaf pak, pak Irwan sudah menunggu, sebaiknya kita segera menemuinya.!" Tiba-tiba asisten Rayyan menyela ucapan Milea, membuat Milea menghela nafas nya lega, pasalnya ia tidak bisa mengatakan nya saat ini.
"Oh ya sayang, maaf aku harus pergi nanti aku hubungi ya setelah selesai!"
Cup
Cekrekk
Ucap Rayyan dan sebelum pergi ia mengecup kening Milea sesaat, Rayyan memang selalu melakukan nya kalau akan berpisah dengan Milea, mereka tidak pernah melakukan hal lebih.
Dulu pernah Rayyan mencium bibir Milea pertama kali dan sukses membuat Milea marah, karena Milea memang tidak suka melakukan sesuatu yang tidak wajar.
__ADS_1
Makanya sampai saat ini Rayyan tidak pernah mencium bibir Milea lagi, untung nya Rayyan adalah laki-laki yang baik, ia menghargai prinsip Milea yang tak ingin di sentuh sebelum halal, dan Milea memberi keringanan hanya mencium kening saja.
Namun kecupan di Kening Milea saat ini membuat Milea terlihat syok, ia tidak menyangka Rayyan akan melakukan nya saat ini, Tak ada rasa senang saat Rayyan mengecup kening nya, yang ada rasa bersalah pada Dave karena ada laki-laki lain yang menyentuh nya.
Milea mengusap wajah nya, " Maafkan aku Dave!" lirih Milea dan ia tak jadi sarapan, Milea memilih kembali ke kamar nya.
Setelah sampai di kamar Milea mengambil Hp nya, ia pun mengirim pesan pada seseorang.
💌" Apakah ada waktu untuk kita Bicara Ray, ada yang ingin aku bicarakan!"
Pesan itu pun terkirim namun hanya centang satu, yang artinya pesan itu tidak terkirim karena orang yang di kirimi pesan tidak mengaktifkan akses internetnya.
"Cepat atau lambat Rayan akan tahu yang sebenarnya, dari pada ia tahu dari orang lain lebih baik aku yang mengungkapkan semuanya!" Guman Milea dan ia pun menyimpan kembali hp nya.
Dua jam berlalu, Pesan Milea pada Rayyan akhirnya mendapat balasan,
Milea membaca pesan Rayyan dengan hati yang berdebar, " Aku tau Ray, setelah ini mungkin kamu akan membenciku, namun tak ada pilihan lain aku harus mengatakannya!"
Milea memantapkan hatinya untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Rayyan, namun mata Milea tak bisa membohongi perasaan nya.
Ada rasa sakit saat ini, Milea benar-benar merasakan sakit di hatinya, lama menjalin cinta dengan Rayyan namun berakhir menikah dengan orang lain.
" Maafkan aku Ray, aku terlalu menyayangi orang tuaku, aku mengkhianatimu hiks.. Hiks hiks.." Tak terasa Milea meneteskan air matanya.
Mungkin Rayyan akan lebih sakit dari dirinya, melihat orang yang di cintai nya malah bersanding dengan orang lain, bertahun-tahun menjaga cinta nya namun semua itu sia-sia karena mereka memang tidak berjodoh.
__ADS_1
Milea pun bersiap untuk bertemu dengan Rayyan di taman, ternyata Rayyan sudah berada di sana dengan seikat bunga.
"Ray,,!" Sapa Milea saat Rayyan membelakanginya.
Rayyan pun berbalik, dan berniat memeluk Milea namun Milea malah menghindar.
" Kenapa?" bukannya pelukan dan kecupan kening sudah di perbolehkan?" Goda Rayyan.
" Malu, banyak orang Ray!" Bohong Milea, rasanya tak tega untuk mengatakan rahasia besarnya pada laki-laki yang sangat ia cintai itu.
" Oh oke..oke, Oia ini bunga untukmu!" Rayyan pun memberikan seikat bunga mawar putih untuk Milea.
Cekrekk
Milea menerimanya, mungkin ini adalah terakhir kalinya Milea menerima bunga dari Rayyan, bunga mawar putih adalah bunga paling Milea sukai, dan Rayyan sudah tahu itu.
" Ray aku mau bicara!" Ucap Milea to the poin.
"Sebentar sayang, boleh kah aku dulu yang bicara!" Ucap Rayyan dan tanpa persetujuan Milea Rayyan langsung berlutut di hadapan Milea.
Kemudian Rayyan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya, sebuah kotak berwarna merah berbentuk hati.
Dibuka nya perlahan kotak itu dan menampilkan sebuah cincin berlian yang indah dan juga mewah.
"Will you Merry me honey?"
__ADS_1
Deg
To be Continued