Sebatas Partner Ranjang

Sebatas Partner Ranjang
SAH


__ADS_3

"Sahhhhh...." Serempak semua orang mengatakan kata SAH saat ijab kabul yang sukses di ucapkan dengan lantang oleh Dave.


Kini Dave dan Milea telah resmi menjadi sepasang suami istri baik agama maupun negara.


Hanya tinggal berkas-berkas nya saja yang menyusul karena nama mempelai wanita telah berubah.


"Isak tangis terdengar dari mempelai wanita beserta keluarganya, di saat acara sungkeman sedang dilakukan dengan khusyuk.


Milea gadis malang ini harus menikah dengan laki-laki yang tak ia cintai demi menyelamatkan keluarganya dari tuntutan ganti rugi yang bernilai fantastis dan juga menyelamatkan nama baik dari dua keluarga.


"Bu, maafkan Lea ya hanya ini yang bisa Lea lakukan untuk berbakti pada ibu dan bapak, doakan pernikahan Lea agar menjadi keluarga yang Sakinah MaeadH dN Warahmah ya bu!" Ucap Mile penuh haru, dan memeluk sang ibu dengan erat.


Bu Maya pun membalas pelukan erat anak nya dengan perasaan bangga sekaligus bersedih, memang tak seharusnya anak kedua nya ini berkorban dan merelakan cinta nya demi keluarga namun tak ada hal yang bisa di lakukan untuk saat ini.


"Seharusnya ibu yang minta maaf nak, tidak bisa menjadi ibu yang baik yang bisa membuat kamu bahagia dengan hidup mu, rasanya ibu menjadi orang tua yang gagal karena tidak bisa melakukan yang terbaik untuk anak-anak ibu!"


Kedua wanita berbeda generasi itu terus saja menangis, namun tak berselang lama pundak Milea di usap dari belakang dan ternyata itu adalah Dave. " Sudah jangan menangis terus, malu di lihat banyak orang," Bisik Dave dan membuat Milea hanya melirik sebal.


Milea pun bergeser untuk memberi ruang pada Dave agar bisa sungkem kepada ibunya dan Milea sendiri kini beralih pada Dirga sang ayah.


" Pak, doakan yang terbaik untuk Lea ya setelah ini tidak akan ada lagi yang bisa membuat Bapak kesal dan marah karena Lea sudah punya hidup baru bersama suami Lea, maafkan Lea ya pak belum bisa membahagiakan bapak!"


"Bapak juga minta maaf ya nak, semua salah bapak, bapak hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kalian!"


Kemudian mereka juga berpelukan, mencurahkan perasaan masing-masing, kesedihan dan kekecewaan yang tengah terjadi di keluarga mereka.

__ADS_1


Namun Lea adalah anak yang baik, ia tidak akan membuat kedu orang tuanya bersedih, Lea pura-pura tegar dengan keputusan yang ia ambil walaupun harus merelakan dan mengorbankan cinta dengan laki-laki lain.


Semua keluarga akhirnya beristirahat sejenak sebelum acara resepsi di laksanakan.


Resepsi yang megah dan mewah itu di laksanakan di sebuah hotel terbesar di kota Z, pernikahan seorang pengusaha muda yang sukses namun pecinta wanita itu sudah tersebar luas.


Semua orang sangat tahu bahw Dave Joshep adalah seorang pecinta s*x, pecinta wanita yang sudah sangat di kenal oleh semua kalangan.


Milea sudah selesai di rias oleh MuA terkenal dan terbaik di kota itu, membuat Milea yang terbiasa tanpa make up dan kini di sulap dengan tangan terampil menjadikan Milea seperti wanita paling cantik saat ini.


"Sempurna!" guman Ocie sang perias yang lemah gemulai namun mempunyai tangan ajaib yang bisa membuat wanita biasa menjadi luar biasa dengan kecantikannya.


" Oh my god, cantik banget sih yey, cucok deh ihh, gemesss!" Ucap Oci memuji Milea dan Milea pun hanya tersenyum menanggapi bahasa planet Ocie.


"Terimakasih!" Ucap lembut Milea membuat Oci kian gemas pada ratu acara di malam ini.


Milea hanya mengangguk dan tersenyum, Ocie pun meninggalkan Milea sendiri di kamar itu.


Milea yang menatap cermin dan melihat wajahnya yang sudah di permak hanya tersenyum getir, seharusnya pernikahan adalah sebuah kebahagian untuk setiap insan namun yang terlihat hanyalah kesedihan di mata Milea.


"Ray, maafkan aku seharusnya semua ini untukmu, tapi aku tak bisa memegang janjiku Ray!"


Ternyata Milea teringat akan Rayyan kekasih nya yang sangat ia cintai dan juga sebaliknya.


Milea pernah berjanji bahwa apa di saat pernikahan nya nanti dirinya akan menjadi wanita tercantik untuk Rayyan namun ternyata Milea harus menikah dengan pria lain.

__ADS_1


"Aku harus ikhlas, ya Allah kuatkan aku semoga keputusanku ini benar dan bisa menjadi kebahagiaan untukku dan keluargaku!"


Milea pun memejamkan matanya berusaha menahan air mata nya terjatuh, namun apa daya desakan air bah yang turun dari matanya tak bisa ia bendung dan akhirnya bebas mengalir deras.


" Maafkan ibu dan bapak yah nak, kebahagian mu harus kami renggut! " Tiba-tiba suara Maya terdengar dari balik tubuhnya bahkan Dirga pun ikut memeluk Milea dari belakang.


Menguatkan anak nya yang harus menanggung kesalahan saudaranya sendiri.


Milea pun langsung menoleh dan mengusap air matanya dan pura-pura tersenyum.


"Bu, pak ini bukan salah kalian kok Lea hanya terbawa suasana saja gak usah di pikirin ya, Lea ikhlas kok."


"Terimakasih ya nak!" ucap Maya den kembali memeluk Lea.


"Ibu tau, hatimu sangat terluka." bathin Maya.


Ceklek


Suara pintu yang di buka membuat keluarga itu menoleh dan terlihat Ocie yang tersenyum.


"Hay cin, siap-siap ya sekarang kita ke luar!" suara Ocie yang mendayu itu membuat Milea tersenyum.


Milea mengusap air mata nya, riasan mahal dan bagus itu sama sekali tidak terlihat rusak di wajah cantik Milea.


Milea turun ke gedung acara dengan di apit oleh kedua orang tuanya, semua orang yang berada di ruangan itu terlihat takjub dengan kecantikan Milea snag ratu malam ini.

__ADS_1


" Hemm Cantik...!"


To be Continued


__ADS_2