Secret Hubby

Secret Hubby
Rumah pohon


__ADS_3

~Tetaplah Menjadi Sebaik Kamu, Bukan Seburuk Mereka~


Prolog


Siang ini sekitar jam 13.00 seperti hari-hari biasanya Aira bermain bersama Eghan, sahabat konyolnya. Mereka selalu bermain di sebuah rumah pohon yang mereka rancang sendiri. Saat ini umur mereka 17 tahun, mereka bersekolah di SMA yang sama. Entahlah, dari kecil Aira dan Eghan tidak mau berpisah. Padahal saat itu Orang tua Eghan berencana memindahkan Eghan ke Jakarta, tapi Aira merengek-rengek agar Eghan tidak jadi dipindahkan. Untunglah orang tuanya mengerti, bahwa mereka adalah seorang sahabat yang sangat akrab.


" Woi Ghan! coba deh Lo betulin ayunan nya, kayaknya dari tadi ni ayunan mau pu.... aaaaaaaaaaaargh "


" Raaaa!!! " Teriaknya.


" Aduh shit sakit banget " Keluh Aira.


" Lo gak papa kan Ra? " Aira hanya menyodorkan tangan, tanda supaya Eghan membantunya berdiri. Ia langsung menarik tangan Aira lalu menggendong Aira ke dalam rumah pohon.


" Makanya hati-hati cemot " (nama panggilan kecil Aira)

__ADS_1


" Lo sih gak betulin tali ayunan nya, jadi gue deh yang kena imbasnya " Keluh Aira kesal.


" Iya udah gue yang salah, maaf ya Ra. Sini gue obatin lukanya " Eghan memang sahabat yang paling pengertian dan pengalah. Eghan juga tipe cowok yang paling tak suka liat Aira nangis apalagi kalau nangisnya karena cowok, Eghan pasti marah sekali. Eghan itu orang yang bisa diandalkan, yang ada kalau Aira butuh dan ngelindungi Aira secara rahasia.


Kalau Aira tipe cewek yang cengeng, sok preman, galak, dan cepet banget baper. Makanya Eghan suka marah kalau Aira tiba-tiba senyum-senyum sendiri pas lagi main Hp.


" Lukanya udah gue bersihin terus udah gue kasih obat merah, bentar lagi juga bakal kering kok "


" Iya makasih. Eh Ghan kayaknya hp gue bunyi deh, tolong ambilin dong di tas "


Delete pesan, yes or not ? Yes


" Ghan lama banget sih " Teriak Aira. " Sabar Ra " Sahut Eghan. " Eh Ra pesan nya cuman dari Telkomsel" Sambung Eghan.


" Eh ya udah lah hapus aja Ghan " Sahut Aira. Eghan langsung memblokir no Ryan, pacar Aira. Karena Eghan tak mau liat Aira nangis ataupun galau. Dengan santai, Eghan langsung mendekat ke Aira.

__ADS_1


" Gue kira dari Ryan pacar gue Ghan, eh rupanya bukan miris banget sih " Ekspresi wajah Aira berubah seketika. Karena lebih dari 4 Minggu, Aira tak mendengar kabar dari Ryan. Dan Eghan tau itu, makanya tadi pesannya langsung Eghan hapus. Entah apa jadinya kalau Aira tau itu dari Ryan dan isinya tak sesuai harapannya, pasti Aira bakal nangis seminggu lebih. Sahabat mana sih yang mau liat sahabatnya sedih cuma karena cowok.


" Udahlah Ra! mending kita makan bakso kuah, tadi gue beli di pakde Marto " Aira langsung menatap Eghan tanpa ekspresi.


" ihhh mau banget gue Ghan. Lo tu emang peka banget sih Ghan kalau gue laper " Sahutnya tersenyum lebar.


Eghan tau Aira sedih, jujur dari SMP Aira tak pernah dapat cowok yang benar-benar serius dan nerima Aira apa adanya. Bisa dibilang, Aira tu cewek tercantik di sekolah tapi juga bodoh, karena kecantikannya dia kadang lupa kalau cuma dimanfaatin saja. Jadi Eghan sebagai sahabat nya harus over ngingetin Aira.


🌸🌸🌸🌸🌸


Lanjut gak nihh reader??? wokawokawok


sebelumnya like komen and vote dulu ya! πŸ–€


Kalau belum di like komen and vote author gak lanjott ni hahah

__ADS_1


__ADS_2