Secret Hubby

Secret Hubby
First Date


__ADS_3

~Kita ga jauh. Hanya saja, kau yg terlalu sibuk dengan duniamu, hingga jarak yang sejengkal saja terasa sangat jauh~


Ini adalah hari pertama Aira di Inggris. Aira, seorang gadis polos yang memiliki tekad untuk sukses. Ia sudah berjanji tak akan membuat onar lagi. Yah... walaupun itu bukanlah hal yang mudah dilakukan. Tapi Aira yakin bahwa ia bisa membanggakan mama nya dan membuat Papa nya terpukau.


Pagi di Inggris sangat dingin. Berbeda dengan Indonesia tempat ia dilahirkan. Eits tapi jangan salah. Antara Inggris dan Indonesia sama cantiknya kok hehe. Mereka hanya memiliki perbedaan musim, adat, budaya, dan bahasa. Sejak tadi hanya kalimat kagum yang dapat Aira panjatkan. Bagaimana bisa kota Oxford ini sangat cantik dan seksi. Aira memejamkan matanya sejenak menikmati keindahan alam kota tua ini.


Disela-sela kesibukannya menikmati keindahan kota. Tubuhnya disenggol kuat oleh seorang pria bertubuh kekar. Pria itu sangat tampan dan berwajah Asia. Sepertinya ia bukan orang asli Inggris. " Maaf, aku gak sengaja " ujarnya seraya menundukkan kepala. Bukannya menerima permintaan maaf, kali ini Aira kembali dengan sifat galaknya.


" Ehem. Lo punya mata gak sih? Hello! jalan luas. Kenapa harus nyenggol badan gue sih? Lo tau gak gue lagi ngapain hah? " ketusnya tanpa takut.


" Hmm menarik. Oke-oke kalo gitu gitu bakal tanggung jawab. Tapi sebelumnya kenalin, gue Lee Johan. Anak pengusaha di Korea Selatan " ujarnya dengan percaya diri.


Aira melirik tanpa membalas jabat tangan Johan. Dahi Aira menyerit dan menatap keseluruhan tubuh Johan. Selang beberapa menit, ia langsung menyambut tangan Johan. " Gue Aira dari Indonesia. Nyokap bokap gue bukan pengusaha ataupun orang kaya. Cuma orang biasa " celetuknya lalu melintas pergi.



Lee Johan. Anak pengusaha terkaya di Korea Selatan. Anak blasteran dari ayah bernama Lee Dong hae orang Korea asli dan ibunya Jesicca Moeis orang Inggris asli. Johan terkenal playboy tingkat buaya darat plus tingkat negara. Walaupun kental Korea, tapi ia sangat mahir berbahasa Inggris. Wajahnya cukup polos. Tapi kepolosan itu mengandung banyak sekali trik untuk mendapatkan hati para wanita.


" Hei! tunggu gue. Lo dari Indonesia? wah jauh juga ya. Kayaknya ini takdir deh. Lo dari Indonesia gue dari Korea. Lo cantik gue ganteng. Lo menarik dan gue pun tertarik " ucapnya dengan kata-kata ala buaya darat pada umumnya.


Aira memainkan bola matanya. Lebih dari 15 kali Aira mendengar itu. Baru kali ini Aira bertemu pria super pede dengan gombalan mautnya. Langkah kaki Aira semakin lama semakin cepat. Tujuan nya adalah untuk menghindari pria aneh ini. Walaupun wajah pria itu super tampan.


" Lo mau makan siang sama gue gak? Oh iya gue lupa. Btw, Lo ambil jurusan apa? Gue mau ngeramal dulu. Emmm, pasti speaking kan? " celotehnya tanpa henti.


" Berisik banget sih Lo! iya gue jurusan speaking. Gue emang cantik dan menarik. Tapi gue gak tertarik sama Lo! " ketusnya seraya menghela napas kasar.


" Oh ya? siapa yang tau hati orang? Kita liat aja nanti. Lo bakal jadi milik gue apa enggak. Gue pamit ya, sampai ketemu " sahutnya sambil mengedipkan sebelah mata.


Ucapannya terdengar sangat menantang. Seakan dia sedang mengajakku bermain sebuah permainan. Ah! mana tu orang ganteng banget lagi batin Aira menyerah.


Drttt


" Hmm hallo Ghan? "


Gimana? hari pertama kuliah? capek gak? atau Lo berulah lagi di sana?

__ADS_1


" Belum. Tapi gue bakal berulah nanti. "


CK! dasar Lo Ra! awas aja Lo ngelibatin gue ke masalah Lo


" Ghan! gue ketemu cowok gi*a. Tapi dia ganteng banget dan gak keliatan gi*a nya. Mirip oppa Korea Ghan "


Aish! Lo mau kuliah apa mau cari jodoh sih Ra? heran gue.


" Dua-duanya. Menurut Lo gue bakal jatuh cinta gak sama dia? soalnya tadi gue sok jual mahal gitu. Malu dong kalo sampe suka. Argh! "


Dengerin gue Ra. Lo gak boleh jatuh cinta di sana, fokus sama kuliah dan jangan main-main lagi. Oke?


" Oh iya bener juga. Kayaknya gue butuh cinta deh. Ughhh tengkyuu Eghan, gue bakal nyoba jalin hubungan sama tu cowok hehe "


Eh Aira! Ra! gak boleh! Lo gak boleh.....(Tut...Tut)


Sekeras apapun Aira menolak hati pria. Hasilnya tetap sama. Dia tak akan pernah bisa lepas dari kata cinta. Aira, tipe wanita yang cepat sekali baper. Tanpa melihat seluk beluk tentang pria. Itulah sebab Eghan selalu khawatir jika Aira menjalin hubungan dengan pria yang tak ia ketahui. Pasti Eghan sekarang sedang mencari cara untuk menghalau Aira.


*****


Waktu begitu cepat berlalu. Langit negara yang sedang Eghan tempati berubah menjadi gelap. Hanya ada satu bulan dan beberapa bintang yang menghiasinya. Suasana malam di kota Toronto itu begitu cantik dengan berbagai macam kelap kelip lampu gantung di seluruh jalan. Jika dilihat dari jendela apartemen, warnanya seperti bintang di langit.


Setelah selesai melaksanakan shalat. Ia menyempatkan diri untuk membaca Alquran. Walau hanya satu ayat, semua begitu bermakna. Eghan sadar, ia jauh dari kata sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah semata.


Saat usia Eghan 9 tahun, ia ditempatkan di rumah Tahfidz. Orang tua Eghan memang menanamkan nilai-nilai Islam dalam diri Eghan. Terutama Mahendra, Papa Eghan. Mahendra dulu pernah berjanji satu hal pada dirinya. Jika nanti ia mempunyai seorang anak laki-laki, maka ia akan mengajarkan berbagai ilmu agama. Agar kelak anaknya bisa menjadi seorang imam yang baik dalam rumah tangganya.


Sesibuk apapun Eghan. Ia pasti tak pernah meninggalkan rutinitas itu. Tak perduli dimana ia berada. Baginya banyak cara untuk melakukan kewajiban yang tak boleh ditinggalkan.


Seusai melakukannya. Eghan memainkan sebuah gitar. Dan membacakan sebuah puisi buatannya. Harus diingat, Eghan adalah siswa lulusan seni. Jadi selain mahir bermain alat musik, ia juga mahir dalam puisi.


 


~*Malam kelabu~


 

__ADS_1


Malam....


Ku titip sebuah rindu yang saat ini tak pantas untukku


Bintang yang bertaburan di langit Eropa


Mengingatkan ku akan senyum di wajah cantiknya


Malam....


Aku kesulitan saat tidur dan selalu terbangun dalam keadaan murung


Hatiku terasa terombang-ambing


Bak ombak di laut lepas


Malam....


Izinkan aku menaruh harap


Pada hati yang saat ini ku juga dengan erat


Dan izinkan rindu ini terbagi dua


Agar ia juga tahu rasanya merindu


 


\-Kanada, 30 june 2019*


 


******


To be Continued ✨

__ADS_1


Gimana puisi buatan author? sukak gak? kalo suka like komen vote and rate 5 🌟 okeh?


Gomawo 🖤 dan miannheo karena jarang banget up:")


__ADS_2