Secret Hubby

Secret Hubby
Hanya Teman


__ADS_3

~Dia Hanya Ingin Berteman, tidak lebih dari Teman~


" Gue mau nanya sama Lo Ghan " ucap Aira kemudian dengan ekspresi wajah serius. " Nanya apa Ra? kayaknya serius banget " Sahut Eghan.


" Lo ada perasaan gak ke gue? " tanya Aira serius. Eghan terdiam mendengar pertanyaan dari Aira.


Deg...deg... apa-apaan ini? kenapa pertanyaannya sulit? Gue harus jawab apa Ra?! batin Eghan.


Eghan terdiam lama, tak tau harus jawab apa. Kalau menurut hati, Eghan punya perasaan lebih untuk Aira dan menurut logika, Eghan tak mau persahabatan yang udah Eghan jalin lama hancur cuma karena kata cinta.


" Ghan! " Panggil Aira memecah keheningan.


" Gue gak bakal ulangi pertanyaan gue Ghan! dan gue cuma nanya sekali. Lo ada perasaan gak sama gue? perasaan lebih dari sahabat? " tanya Aira emosi.


" Hmm gue gak punya perasaan apa-apa ke Lo Ra, gue tulus mau jadi sahabat Lo, dan gue gak mau persahabatan kita hancur cuma karena cinta!. Dan gue gak mau ada kata putus, makanya gue nganggap Lo sebagai sahabat sekaligus adik gue Ra! " sahut Eghan.


" Hmm Huftt " Aira berdiri lalu pergi meninggalkan Eghan sendirian.


" Ra! Aira! Ra! "


" Jangan ikuti gue! Gue gak mau diganggu! hiikss. Pergi Lo! " Teriak Aira. Eghan yang tadi lari mengejar Aira, tiba-tiba berhenti pas Aira neriaki Eghan.


Entahlah saat itu Eghan benar atau salah ngomong kayak gitu. Eghan tak tau lagi harus ngomong apa, rasanya Eghan ingin sekali jujur sama Aira, tapi kayaknya waktu belum berpihak ke Eghan. Eghan harus ngumpulin keberanian dan nunggu waktu yang pas buat ungkapin perasaan ini ke Aira. Karena kalau Eghan ungkapin sekarang, Eghan takut cuma jadi pelampiasannya aja.


__________________


" Eh Aira udah pulang sayang? " Tanya mama mengusap rambut Aira.


" Hmm " Sahut Aira lesu.

__ADS_1


" Kenapa? kok lesu gitu? ada masalah di sekolah? Apa kamu sakit? " Aira menggeleng cepat seraya memejamkan mata.


" Gak ma, Aira cuma capek karena tadi kegiatan di sekolah banyak banget "


" Oh gitu, ya udah kamu istirahat. Nanti mama Bawak in makanan ke kamar " Aira tersenyum tipis lalu bergegas menuju kamar.


Brukk!!


" Ah enaknya "


Tak perlu waktu lama, saat itu juga Aira memejamkan mata dan larut dalam mimpi. Sejenak menghilangkan rasa sakit, kecewa sekaligus lelah.


" Assalamualaikum Tante " Ucap Eghan di depan pintu rumah Aira.


" Eh Eghan, waalaikumsalam ayo masuk "


" Ada di kamar, tolong ya nak Eghan anterin makanan buat Aira, dia belum makan dari pagi sampai sekarang. Tolongin Tante ya "


" Iya Tante "


Tok...tok


" Ra. Ra, gue masuk ya " Ucap Eghan. Eghan masuk tanpa menunggu jawaban dari Aira.


" Eh dia tidur " Eghan berjalan mendekati Aira yang sedang tidur dan duduk di sebelah Aira. Eghan menatap wajah Aira lama, memang ada sedikit penyesalan karena sudah bohongi Aira. Tapi kayaknya ini adalah yang terbaik buat mereka berdua.


" Emm " Aira mengganti posisi tidurnya seraya bergumam.


" Lo cantik Ra kalo lagi tidur " Ucap Eghan tersenyum lebar.

__ADS_1


" Makasih "


Eh siapa yang jawab?, Batin Eghan kaget.


" Dasar Lo Ra! ternyata Lo gak tidur. Nih makan nasi goreng buatan mama Lo " paksa Eghan. Aira duduk dengan posisi meluruskan kaki seraya mengikat rambut.


" Haha, Lo ngapain ke rumah gue? bukannya pulang ganti baju malah ngejar gue "


" Gue khawatir bodoh! "


" Ghan! di mata Lo gue kurang apa sih? "


Eghan natap Aira serius sambil menyeritkan dahi.


" Kurang pinter! "


" Sialan Lo Ghan! "


" Haha udah ni makan, gue mau pulang. Gue pulang dulu ya Cemot " Ucap Eghan mengacak rambut Aira.


" Ghan! nanti sore temenin gue beli baju di butik buat perpisahan sekolah "


" Y " Singkat Eghan.


CK dasar sok cool Lo Ghan!, batin Aira kesal seraya memonyongkan bibirnya.


🌸🌸🌸🌸🌸


Hayoo di pantau terus next episode nya ya reader. Jangan lupa like komen and vote yaa juga follow akun author. terimakasih πŸ–€πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2