
Genap sudah 1 Minggu anaknya Jason ada di rumah sakit,kini anaknya Jason diperbolehkan untuk pulang. Jason memberi anaknya nama Axel yang berarti kedamaian.
Jason kini terpaksa membeli susu formula untuk anaknya sebab tidak ada asi yang mencukupi kelangsungan hidup anaknya.
Pada suatu hari,Jason mendapatkan proyek di luar kota yang mengharuskan dirinya untuk pergi. Jason awalnya bingung untuk menitipkan anaknya ke siapa. Jason menelpon ibunya Olive di kampung.
''Halo Buk,saya ada kerja di luar kota untuk beberapa hari,apakah ibu bisa menjaga anak saya?'' Tanya Jason lewat telpon.
''Baiklah,besok ibu akan kesana untuk menjaga cucu ibu'' Jawab Ibunya Olive.
Keesokan harinya,Jason berpesan kepada Michael untuk menjaga rumah ini karena akan ditinggalkan beberapa hari. Selang beberapa saat Ibunya Olive datang dan pergi ke kamar untuk menggendong cucunya.
Jason meninggalkan anaknya di rumah dengan langkah kaki yang berat untuk berjalan. Matahari pagi membuat bayangannya memanjang ke arah barat dan sesekali ia menengok rumahnya.
Jason belum sempat untuk sarapan di rumahnya,ketika sampai di kantor ia merasa masih memiliki cukup waktu untuk membeli makanan di warteg yang ada di depan kantornya.
Selesai makan, Jason kembali lagi menuju kantornya dan menunggu temannya yang belum datang untuk berangkat bersama-sama ke luar kota.
Tak lama kemudian,semuanya sudah terkumpul di kantor ya meski tidak semuanya ikut ke luar kota. Jason dan beberapa temannya pergi ke stasiun untuk berangkat ke luar kota.
Saat di dalam kereta api,ada seseorang yang hendak mengambil barang berharganya Jason yang ada pada dalam tas,tapi syukurlah ada seseorang yang menyelamatkannya. Semenjak kejadian tersebut,Jason merasa berbuat baik kepada seseorang sangatlah bagus dan ia menerapkan dalam hidupnya.
Setelah sampai di kota tujuan,Jason melihat di pinggir jalan yang cukup ramai dengan kendaraan ada seorang wanita tampak kesulitan untuk menyebrangi jalan. Jason hendak membantunya tetapi ia malah kena fitnah.
''Ngapain kamu dekat-dekat sama aku? kamu mau nyopet ya? Tolong ada copet ada copet'' Teriak wanita itu serentak membuat banyak warga datang.
Tak sempat menjelaskan semuanya,Jason hampir di keroyok oleh banyak warga yang ada disitu. Syukur teman-teman Jason melihat kejadian tersebut dan menghentikan perlakuan warga lalu kemudian menolong Jason.
''Kamu ngapain tadi sampai mau di keroyok warga?'' Tanya Seno,salah satu teman kerja Jason.
''Tadi ada perempuan yang kesusahan buat nyebrang jalan,jadi aku niat bantu eh aku malah di fitnah pencopet oleh perempuan itu dan ia berteriak-teriak memanggil warga,alhasil aku dikeroyok oleh warga. Syukur kalian cepat datang'' Jawab Jason.
''Makanya kamu besok-besok jangan terlalu baik sama seseorang,apalagi sama orang yang tidak kamu kenal. Kadang kalau kamu terlalu baik itu bisa dimanfaatkan oleh orang loh'' Ujar Seno.
Semenjak kejadian tersebut Jason lebih berhati-hati lagi kepada seseorang.
Jason dan teman-teman kantornya memesan kamar hotel untuk 1 Minggu ke depan. Saat berada di ruangan hotel,ia di telpon oleh Michael untuk menanyakan takaran susu Axel.
Setelah mereka selesai telponan,Jason teringat sesuatu yang pernah ia lakukan dengan Michael,Jason merasa bersalah dengan Olive karena pernah mengkhianatinya walaupun tidak dengan perempuan.
__ADS_1
Ada sesal yang melulur begitu panjang dalam dirinya. Ada suara yang menyalakan tindakan yang pernah ia lakukan. Suara batinnya sendiri berpendar-pendar dalam sudut hati. Gemanya berpantulan dalam rongga dada dan menyebar ke gendang telinga hingga terasa seperti hendak meledak.
Tiba-tiba pikiran Jason seketika terus tertuju pada Olive dan teringat kenangan indah yang mereka lakukan selama ini. Mengingat semua memori itu, semuanya terasa menyiksa,semuanya terasa menyesakan dada dan kecemasan Jason membuat dadanya terasa diremas-remas hingga tanpa sadar air matanya telah mengalir dan menetes.
''Entah apa yang aku pikirkan waktu itu. Olive dimana pun kamu sekarang mohon maafkan aku karena belum bisa menjadi suami yang baik untukmu'' Ujar Jason penuh dengan penyesalan.
''Tok...Tok....Tok'' Tiba-tiba terdengar suara pintu yang diketok. Jason cepat-cepat mengusap air mata yang menetes di pipinya dan kemudian membukakan pintu kamarnya. Terlihat Alia berdiri di depan kamarnya dan berkata ''Pak meeting akan segera di mulai,tolong segera siap-siap ya'' Jason hanya mengangguk dan kembali lagi ke dalam kamar.
Setelah Jason selesai bersiap-siap,ia pergi menuju teman-temannya dan berangkat bersama ke lokasi meeting. Meeting tersebut membahas tentang kerja sama perusahaan mereka dengan perusahaan lain. Selama meeting, Jason tampak tidak fokus dengan apa yang sedang dibicarakan.
Setelah meeting selesai,Seno bertanya kepada Jason ''tadi aku perhatikan kenapa kamu tidak fokus saat meeting?'' Jason pun menjawab ''Aku teringat dengan istriku yang sudah meninggal''
Seketika suasana hening Setelah Jason berbicara seperti itu.
''Mungkin kalau aku tidak penting dalam kerja sama perusahaan ini,aku memilih untuk tidak ikut kesini dan hanya bekerja di kantor saja. Soalnya aku tidak tega meninggalkan anakku yang baru lahir di rumah'' Ujar Jason.
''Aku turut prihatin ya dengan keadaan kamu yang sekarang. Kita akan berusaha menyelesaikan pekerjaan ini dengan cepat agar lebih cepat juga kita bisa balik'' Ujar Seno.
Setiap pekerjaan diselesaikan lebih cepat oleh mereka. Meeting demi meeting mereka lewati hingga selesai dan kini adalah hari ke empat mereka berada di kota tersebut dan pekerjaan mereka telah selesai semuanya berkat kegigihan mereka menjalankan pekerjaannya satu-persatu.
Jason dan teman-temannya pergi meninggalkan hotel tersebut dan membeli tiket kereta untuk pulang ke kotanya.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama dan panjang,mereka akhirnya sampai di kotanya. Mereka semua menunggu jemputan dari kantor karena jarak stasiun dari kantornya cukup jauh.
Setelah lama menunggu,Jason mendapatkan telpon bahwa mobil yang akan menjemput mereka mengalami ban bocor saat hendak menjemput mereka dan kita disuruh menunggu hingga ban mobilnya selesai diperbaiki.
Dikarenakan mereka belum makan,mereka semua berinisiatif untuk pergi ke warung makan yang ada di stasiun tersebut untuk membeli makanan. Mereka menelusuri warung makan satu-persatu hingga pada akhirnya mereka singgah ke warung makan yang dimiliki oleh sepasang suami istri yang sudah tua. Kebetulan juga warung tersebut tidak terlalu ramai jadi mereka bisa makan cepat.
Saat semua hendak makan,mobil kantor pun tiba di sana untuk menjemput mereka. Akan tetapi mereka lanjut makan dan mengajak sopirnya juga ikut makan.
Selesai mereka makan,mereka akhirnya memutuskan untuk langsung pulang ke kantor saja karena hari juga sudah sore.
Selama perjalanan mereka seru-seruan bercanda di dalam mobil hingga tak terasa mereka sudah sampai di kantor. Semua orang di kantor sudah pulang dan kantor saat itu sudah sepi.
Mereka semua masuk ke dalam kantor untuk mengambil kunci kendaraanya masing-masing. Saat berada dalam kantor,mereka semua melihat lampu dan AC yang ada pada dalam kantor tidak dimatikan semua menyala mereka berfikir positif mungkin saja orang-orang lupa mematikannya.
Saat mereka semua sudah mengambil semua kunci kendaraanya,mereka semua pulang kerumahnya masing-masing kecuali Pak Sopir.
Pak sopir saat itu mematikan lampu dan AC di setiap ruangan di kantor itu. Saat pak sopir melintasi ruangan kosong di kantor itu,ia mendengar suara perempuan mengatakan ''Jangan matikan Lampu dan AC di ruanganku'' Terkaget lah pak sopir mendengar suara itu karena ia merasa tidak ada lagi orang di dalam kantor itu.
__ADS_1
Saat pak sopir hendak memeriksa sumber suara tersebut di ruangan kosong,ia melihat Anita. Anita adalah salah satu karyawan yang bekerja di kantor tersebut. Pak sopir pun berkata ''Permisi,kenapa belum pulang? kan ini sudah waktunya pulang'' Anita tidak menjawab pertanyaan dari Pak Sopir. Pak Sopir tidak berfikiran yang aneh-aneh dan mengira saat itu Anita sedang lembur. Pak sopir pun meninggalkan Anita dan pergi pulang.
Ketika Jason sudah sampai di rumahnya,ia melihat ada bapaknya Olive juga disana. Jason mencari anaknya dan menggendongnya karena ia merasa sangat rindu dengan anaknya. Pada malam itu juga,Ibunya Olive meminta izin untuk pulang dikarenakan rumahnya kosong sejak 4 hari terakhir.
Jason mengizinkan Ibu dan Bapak mertuanya untuk pulang. Mereka berdua pulang naik kendaraan yang dibawa oleh bapaknya Olive.
Ketika anaknya Jason tertidur,ia mandi dengan cepat karena khawatir anaknya tidur sendirian. Setelah selesai mandi,Jason membuka hpnya dan mendapatkan kabar teman kantornya yang bernama Anita telah meninggal karena kecelakaan saat pulang dari kantor. Berita tersebut sedang dibincangkan oleh orang-orang kantor.
Ketika pak sopir mendapatkan berita itu,ia sangat syok karena tadi ia melihat Anita ada pada ruangannya sedang bekerja. Untuk memastikan hal itu,pak sopir menelpon salah satu orang kantor dan menanyakan "apakah Anita tadi kerjanya lembur?'' Orang kantor itu berkata ''Tidak,tadi ia pulang seperti jam biasanya''
Pak sopir semakin syok mendengar kata itu dan ia mulai merinding karena tadi yang ia lihat bukanlah Anita tetapi hantu. Pak sopir tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun dan hanya memendamnya sendiri.
Pada keesokan harinya, Sebelum Michael datang ke rumah Jason. Jason menelpon Michael.
''Ell bisa tanyakan Aldara tidak,apakah dia bisa datang kesini untuk satu hari saja? aku mau dia menjaga anakku selama aku bekerja. Sehari saja'' Ujar Jason lewat telpon.
''Baiklah nanti aku tanyakan ke Aldara'' Jawab Michael.
Tak lama setelah itu, Michael datang dengan Aldara. Jason menyerahkan anaknya kepada Aldara untuk dijaga selama satu hari.
Jason pun berangkat bekerja. Sesampainya Jason di kantor,Jason menemui atasannya yaitu Pak Gavin dan meminta izin mulai besok bekerja lewat rumah saja karena ia juga harus merawat anaknya.
''Tok...Tok...Tok,permisi pak'' Ucap Jason saat hendak masuk ke dalam ruangan Pak Gavin.
''Ada perlu apa kamu ke ruangan saya?'' Tanya Pak Gavin.
''Jadi begini pak,kan istri saya baru-baru ini meninggal saat usai melahirkan. Jadi anak saya di rumah tidak ada yang jaga. Bisakah mulai besok saya minta izin untuk bekerja dari rumah saja? saya berjanji akan menyelesaikan pekerjaan saya dengan baik'' Ujar Jason.
''Baiklah kalau begitu,tapi ingat janji kamu'' Ujar Pak Gavin.
Mendengar jawaban dari Pak Gavin,Jason sangat senang dan mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada pak Gavin. Jason kemudian lanjut menyelesaikan pekerjaannya di kantor.
Saat jam istirahat kerja tiba,Jason pergi membeli makanan di warteg langganan yang berada di depan kantor tempatnya bekerja. Ia pergi kesana dengan beberapa temannya. Mereka makan sambil berbincang-bincang masalah pekerjaan.
Setelah selesai makan,mereka lanjut ke dalam kantor lagi untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Ketika sore hari tiba,jam pulang kantor pun tiba. Jason pulang paling awal tanpa bincang-bincang lagi dengan teman-temannya karena ia sudah sangat khawatir dengan keadaan anaknya di rumah.
Sesampainya di rumah,Jason melihat anaknya baik-baik saja dan sudah dalam keadaan mandi. Jason menyuruh Aldara dan Michael diam sebentar lagi karena Jason hendak mandi terlebih dahulu.
__ADS_1
Setelah Jason selesai mandi,ia mengizinkan Aldara dan Michael pulang. Jason sangat-sangat berterima kasih kepada Aldara karena sudah mau menyempatkan waktunya untuk mengajak anaknya pada hari itu.