
Ketika siang hari,Axel terbangun dari tidurnya. Intan membawa Axel kepada Jason.
''Jas,,,,,,Axel terbangun,apakah siang ini diberi makan? atau hanya susu?'' Tanya Intan.
''Diberi susu aja Tan. Kasih Axel makan 2 kali sehari aja soalnya masih tahap belajar'' Jawab Jason.
Intan pun kembali mengajak Axel turun dan menuju dapur. Intan membuatkan Axel susu formula dengan takaran seperti biasa.
Setelah susu jadi,Intan mengajak Axel ke teras depan dan memberi Axel minum susu disana. Cuaca yang saat itu sedang panas membuat Axel mengeluarkan keringat dan nangis seperti meminta untuk masuk ke dalam rumah.
Intan yang mengetahui apa yang dimau oleh Axel kemudian sadar dan mengajak Axel masuk ke dalam rumah.
''Maafin Tante ya sel,,,,,Tante baru ngeh kamu kepanasan di luar'' Ujar Intan.
Setelah usai minum susu,Axel kini diajak main-main sama Intan untuk menghilangkan kejenuhan Axel yang cuma berada dalam rumah sepanjang hari.
Ketika jam 15.00,Axel mulai nangis tampak sudah bosan bermain di dalam rumah. Axel kemudian diajak oleh Intan pergi ke halaman depan karena saat itu matahari sudah tidak terlalu panas dan sinarnya yang panas tidak menyinari halaman itu lagi.
Intan menaruh Axel pada rumput-rumput yang ada di halaman tersebut. Meski Axel belum bisa berjalan,tetapi Axel sudah mulai bisa merangkak. Tujuan Intan menaruh Axel begitu saja di rumput adalah untuk mempercepat proses Axel lebih lancar lagi untuk merangkak dan tentunya lebih aman apabila terjatuh daripada diajarkan di lantai.
Intan memancing Axel dengan beberapa barang mainan agar Axel tertarik dan mau bergerak.
Ketika hari sudah semakin sore,Intan mengajak Axel masuk ke dalam rumah dan hendak di mandikan. Sehabis mandi,Axel diberi makan bubur yang dibuat oleh Jason waktu tadi pagi. Seperti yang dilakukan Jason,Intan menyaring buburnya hingga halus.
Setelah Axel selesai makan,Intan mengajak Axel menuju Jason.
''Jas apakah kamu sudah mandi?'' Tanya Intan.
''Oh udah,baru saja selesai mandi,soalnya badanku gatal-gatal sehabis membantu Michael membersihkan halaman belakang'' Jawab Jason.
__ADS_1
''Aku mau mandi dulu Jas,tolong ajak Axel ya.....Tadi aku udah mandiin dia dan beri dia makan. Makannya cukup banyak yang dapat Axel habiskan'' Ujar Intan sambil menyerahkan Axel kepada Jason.
''Iya Tan,,,,,,kamu sekarang mandi dah sehabis itu makan dan langsung istirahat aja,biar aku yang menjaga Axel sampai ia tidur malam'' Ujar Jason.
Intan pun pergi menuju kamarnya dan hendak mandi. Sedangkan Jason mengajak Axel menuju ruang tamu.
Setibanya Jason di ruang tamu,ia melihat ke arah dapur dan ternyata Michael sudah hampir selesai membuat makan malam.
''Cepat juga ya dia masaknya,padahal tadi aku baru saja membersihkan kebun sama dia,,,,Aku rasa,aku juga mandinya gak begitu lama'' Ujar Jason dalam hati.
Jason dan anaknya pergi menuju dapur untuk menemui Michael.
''Kok cepat banget kamu masaknya Ell? perasaan baru tadi kamu membersihkan kebun denganku'' Tanya Jason.
''Iya Jas,dulu kan dah pernah aku katakan,aku ini mantan chef di restoran......Jadi selama aku bekerja disana aku harus menyiapkan makanan begitu cepat'' Jawab Jason.
''Oh begitu,baguslah......Nanti kalau udah selesai masak kamu boleh dah pulang ya!'' Seru Jason.
Karena sudah lapar, Jason pun makan masakan yang telah dibuat oleh Michael tadi. Jason masak sambil memangku anaknya karena Intan masih mandi.
Saat Jason sudah hampir selesai makan,Intan pun keluar dari kamarnya.
''Tan nanti kamu makan ya,jangan sisain untukku lagi,aku sudah makan!'' Seru Jason.
''Iya Jas.....'' Jawab Intan.
Sehabis makan,Jason mengajak anaknya ke dalam kamar dan mengajaknya main-main hingga waktu tidur tiba.
Saat jam menunjukan pukul 20.00, nampaknya Axel sudah mulai ngantuk. Jason membuatkan Axel susu formula dan memberikannya hingga Axel tertidur pulas. Sesudah Axel tertidur,kini Jason pun ikut tidur di samping Axel.
__ADS_1
Pada keesokan harinya di pagi yang cerah,Intan meminta izin kepada Jason untuk pergi ke rumah ibunya dan menginap disana untuk beberapa hari kedepan karena ia merasa sangat rindu dengan kedua orang tuanya.
''Jas boleh tidak aku pulang ke rumah ibu aku dan menginap disana untuk beberapa hari?'' Tanya Intan.
''Lusa aja ya? soalnya lusa aku dan teman-teman kantor cuti bersama selama 1 minggu'' Jawab Jason.
Karena Intan tidak keberatan,ia pun menerima tawaran dari Jason.
Setelah merencanakan untuk pulang ke rumah orang tuanya,Intan menyiapkan beberapa pakaian yang akan ia bawa nanti. Selama Intan berada di rumah Jason,Intan memakai baju Olive karena baju Olive masih banyak yang bagus-bagus.
Hari ini,semua menjalankan kegiatannya masing-masing. Intan mengajak Axel, Michael yang membersihkan rumah Jason dan Jason bekerja di kantor. Itu semua mereka lakukan sampai sore tiba.
Setelah sore tiba,Jason pulang dari kantor,Michael pulang dari rumah Jason dan Intan masih tetap menjaga Axel sampai Jason selesai mandi.
Sehabis mereka menjalankan rutinitasnya,kini Jason dan Intan makan malam dan setelah itu pergi ke kamarnya masing-masing untuk tidur malam.
2 hari kemudian,tibalah saatnya Jason cuti bersama dari kantornya selama 14 hari.
''Jas...Aku pamit pulang ke rumah ibu dulu ya'' Ujar Intan berpamitan kepada Jason.
''Iya Tan..... Hati-hati di jalan ya-! Titipkan salamku kepada ibu dan bapak ya dan bilang aku belum sempat untuk mengunjungi mereka,nanti kalau kamu mau pulang aku akan jemput kamu sembari aku mengunjungi mereka" Ujar Jason.
''Hehe iya Jas,nanti aku titipkan salam kamu ke ibu dan bapak......Hai sel,Tante pergi dulu ya,,,,,,kamu jangan rewel sama bapak'' Ujar Intan sambil berpamitan kepada Axel.
Intan pun kemudian pergi ke rumah kedua orang tuanya dan diantar oleh Michael.
Setelah Intan dan Michael pergi,Jason kini akan memberikan anaknya makan. Sebelumnya Axel telah dibuatkan bubur oleh Michael. Jason hanya menyaring bubur dan kemudian memberikannya kepada Axel.
Setelah Axel makan,Jason mengajak Axel main-main sebentar hingga Axel merasa ngantuk. Ketika Axel merasa ngantuk,Jason akan membuatkannya susu formula untuk Axel dan memberikannya kepada Axel hingga Axel tertidur.
__ADS_1
Jason merasa sangat senang karena mendapatkan cuti dari kantornya,sebab sekarang ia dapat menghabiskan waktunya bersama dengan anaknya karena Jason merasa waktu untuk anaknya ia habiskan dengan sibuk bekerja sepanjang hari.