Seductive Household Assistant

Seductive Household Assistant
Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

Hari demi hari berlalu. Tahun silih berganti. Kini sudah 6 tahun lamanya Axel hidup di dunia ini.


Hari ini adalah hari pertama Axel mulai masuk di sekolah dasar. Axel diantar kesekolah oleh Bapaknya karena searah menuju kantor.


Pada hari pertama sekolah,Axel sangat gugup. Axel malu untuk berkenalan dengan anak-anak sebayanya yang ada disana.


Axel kemudian duduk di bangku kosong yang ada di dalam kelas dengan sendirinya tanpa ada teman. Tak lama setelah itu,ada seorang anak laki-laki yang menghampiri Axel.


''Hai,aku boleh duduk denganmu tidak'' Tanya anak laki-laki tersebut kepada Axel.


''I-Iya boleh'' Jawab Axel.


Anak itu pun kemudian duduk disebelah Axel.


''Namamu siapa?'' Tanya anak laki-laki tersebut kepada Axel.


''Namaku Axel,namamu siapa?'' Jawab Axel sambil menanyakan balik nama anak tersebut.


''Namaku Arlan. Salam kenal ya,sekarang kita berteman'' Jawab anak laki-laki tersebut.


Semenjak berkenalan dengan Arlan, kegugupan Axel perlahan menghilang. Kini Axel sudah mulai bermain-main dengan anak-anak lain berkat Arlan yang mengajaknya.


Pada hari pertama sekolah,mereka semua tidak belajar melainkan hanya bermain-main saja dengan teman-teman agar mereka semua lebih akrab.


Ketika jam pulang sekolah,sudah ada beberapa angkutan umum yang ada di depan sekolah untuk semua anak sekolah tersebut.

__ADS_1


Axel dan teman-teman kelasnya masuk ke salah satu angkutan. Karena angkutannya sudah penuh,akhirnya angkutan pun jalan untuk mengantar semua anak-anak ke rumahnya masing-masing.


Karena angkutan harus singgah dari satu rumah ke rumah lain secara terus menerus,Axel pun tiba di rumahnya setelah menempuh waktu yang sangat lama.


Axel sangat kelaparan karena ia belum makan siang. Setelah turun dari angkutan,Axel buru-buru memasuki rumahnya dan hendak menemui neneknya untuk meminta makan.


Saat gerbang rumah dibuka,ternyata neneknya sudah menunggu di teras rumah.


''Cucu nenek sudah pulang'' Ujar neneknya Axel.


''Nek aku lapar'' Ujar Axel sambil mencium tangan neneknya.


''Yaudah yuk makan,sudah nenek siapkan makanan buat kamu'' Jawab neneknya sambil mengajak Axel masuk ke dalam rumah.


Axel duduk di meja makan dan makan masakan yang telah disiapkan oleh neneknya.


Axel tidur cukup lama hingga Bapaknya pulang dari kantor.


''Axel...Bangun udah sore'' Ujar Jason membangunkan anaknya.


Axel perlahan membuka matanya dan terbangun dari tidurnya.


''Gimana sekolah kamu tadi?'' Tanya Jason kepada Axel.


''Tadi aku punya teman yang sangat baik,namanya Arlan. Arlan adalah orang pertama yang aku ajak berkenalan. Tapi aku tidak suka pulangnya naik angkutan umum karena sampai di rumah sangat lama dan sangat panas di jalan'' Jelas Axel menceritakan kesehariannya.

__ADS_1


''Sabar ya,Bapak akan mencarikan sopir untuk menjemputmu disekolah'' Ujar Jason.


Axel sangat bahagia karena Bapaknya akan mencarikan sopir untuknya.


Setelah mengobrol dengan Bapaknya,Axel pun mandi karena hari sudah sore.


Setelah Axel mandi,ia pergi ke dapur dan hendak membantu neneknya memasak.


''Nenek lagi masak apa?'' Tanya Axel.


''Nenek lagi buat masak makanan kesukaan kamu'' Jawab Neneknya.


''Wah....Aku mau bantu dong nek'' Ujar Axel.


''Gak usah,kamu tunggu aja di sofa sambil nonton TV,nanti kalau sudah matang nenek panggil'' Jawab Neneknya.


Karena disuruh untuk menunggu,Axel pun pergi ke ruang tamu dan menonton TV.


Setelah beberapa saat,Jason datang dari kamarnya. Jason pergi menuju dapur.


''Silahkan makan,sudah matang semua'' Ujar Ibu mertuanya.


''Axel sini makan sudah matang'' Teriak neneknya Axel dari dapur.


Axel mematikan TV dan kemudian pergi ke meja makan. Axel duduk di samping Bapaknya. Mereka bertiga pun makan.

__ADS_1


Setelah makan,Jason menyuruh Ibu mertuanya untuk istirahat dan perabotan yang kotor akan dicuci oleh Jason.


Setelah semua kegiatan pada hari itu selesai dan hari sudah malam,mereka semua masuk ke kamar masing-masing dan hendak beristirahat.


__ADS_2