
Ketika sedang melamun,tiba-tiba Intan mendapatkan notif dari handphonenya. Setelah ia cek,ternyata ia mendapatkan sms dari cowok yang ada di toko handphone tadi.
''Hai.....Nama kamu siapa?''
''Perkenalkan nama aku Andre,aku yang jualan handphone tadi'' Ujar cowok yang ada di toko handphone.
''Hai,namaku Intan''
''Kok kamu bisa dapat nomorku?'' Tanya Intan kepada Andre.
''Tadi kan kamu beli pulsa,jadinya aku dapat nomor kamu disana hehe'' Jawab Andre.
Intan dan Andre terus saling mengirim pesan. Selama chattingan tersebut berlangsung,Intan menjadi salah tingkah dan senyum-senyum sendiri di ruang tamu.
Tak lama setelah itu,datanglah Ibunya Intan ke ruang tamu.
''Kamu kenapa senyum-senyum sendiri Tan?'' Tanya Ibunya.
''Em gak apa-apa kok Buk,aku lagi liat video lucu aja'' Jawab Intan.
''Mana videonya? Ibu mau lihat'' Tanya Ibunya Intan.
''Eh jangan Buk,videonya udah hilang'' Jawab Intan seakan-akan menyembunyikan handphone dari Ibunya.
Tanpa pamit ke Ibunya,Intan kemudian langsung pergi ke warungnya Lastri untuk memperlihatkan hal tersebut.
''Huh.....Kayaknya anakku sudah mulai mengenal cinta'' Ujar Ibunya Intan dalam hati ketika melihat Intan berlari keluar rumah.
Ketika Intan tiba di warungnya Lastri,Intan pun menunjukkan handphonenya.
''Las,Las....Liat deh......Aku di chat sama cowok yang tadi dong'' Ujar Intan menunjukan handphonenya kepada Lastri.
''Eh beneran? kok bisa? berarti jodoh itu gak kemana ya Tan'' Jawab Lastri.
''Jodoh matamu,belum juga ada apa-apa. Tapi semoga aja benar dia jodohku HAHAHA'' Ujar Intan.
Saat berada di warungnya Lastri,Intan dan Andre masih saja chattingan.
''Kamu mau gak jalan sama aku besok? mumpung aku libur'' Tanya Andre Lewat Chat.
Karena Intan ragu untuk menjawab pertanyaan dari Andre,Intan pun menanyakan ke Lastri.
''Las gimana ini Las.....Aku diajak jalan sama Andre tapi aku takut soalnya belum kenal lama sama dia'' Ujar Intan sambil menunjukan handphonenya kepada Lastri.
''Saran aku mendingan kamu tolak dulu aja deh,kamu sering aja chat-chatan sama dia agar kamu lebih tau sifatnya. Kalau sudah kamu tau sifatnya kayak gimana,nanti kamu pasti bisa nentuin kok'' Jawab Lastri.
Intan pun kemudian menolak ajakan Andre dengan alasan besok sangat sibuk.
''Maaf ya,aku besok sibuk banget jadi gak ada waktu untuk pergi sama kamu'' Ujar Intan kepada Andre.
''Yah sayang banget,padahal besok aku libur. Tapi gak apa-apa bisa lain waktu aja'' Jawab Andre.
Setelah sekian lama Intan berada di warung Lastri sambil ngobrol-ngobrol,Intan pun memutuskan untuk pulang,karena hari sudah malam dan Lastri hendak menutup warungnya.
Setibanya Intan di rumah,ia pelan-pelan masuk ke dalam rumah dan masuk ke kamarnya. Setibanya di dalam kamar,Intan menaruh handphonenya dan memutuskan untuk tidur.
Intan kesusahan untuk tidur dan terus berusaha untuk tidur dengan memejamkan matanya. Pikiran Intan terus tertuju kepada Andre.
Tak lama kemudian,Ibunya mengecek Intan ke dalam kamarnya,karena yang Ibunya Intan tau,Intan tadi pergi dan Ibunya merasa Intan belum pulang.
__ADS_1
Ketika Ibunya Intan membuka pintu,sontak Intan kaget dan langsung memejamkan matanya.
''Oh ternyata dia sudah tidur di rumah,ku kira dia masih belum pulang'' Ujar Ibunya Intan lalu menutup pintu kamar Intan dan Ibu balik lagi ke kamarnya untuk tidur.
Setelah Intan berusaha untuk tidur,kini akhirnya ia bisa tertidur. Belum lama tidur,Intan memimpikan Andre. Di mimpinya,Intan bertemu Andre dan jalan bareng. Setelah berada di suatu tempat,Intan melakukan itu dengan Andre di mimpinya.
Mimpi itu membuat Intan terbangun dan sangat ketakutan karena ia tidak pernah ingin melakukan itu dengan orang yang belum menjadi suaminya. Setelah terbangun dari tidurnya,Intan minum air putih dan kembali tidur.
Pada keesokan harinya,Intan bangun dan hendak bantu-bantu Ibu di dapur.
''Ada yang mau aku bantu gak Buk?'' Tanya Intan.
''Gak usah,ini Ibu sudah hampir selesai'' Jawab Ibu.
Intan pun hanya duduk di meja makan sambil meminum air putih dan memikirkan mimpinya yang tadi malam. Sesekali Intan hendak bercerita kepada Ibunya dan menanyakan tentang mimpi itu tetapi Intan malu dan ingin menyimpannya saja dulu.
Tak lama Intan duduk di meja makan,Bapaknya pun datang dari kamar.
''Udah sembuh pak?'' Tanya Intan.
''Udah Tan,kayaknya hari ini Bapak sudah bisa bekerja'' Jawab Bapak.
''Syukur deh Pak,nanti kalau kerja jangan sampai malam-malam lagi ya,biar gak sakit lagi'' Ujar Intan.
Bapak Intan tersenyum menganggukkan kepalanya dan kemudian pergi ke kamar mandi.
Setelah Ibu memasak,Ibu menghidangkan makanan di atas meja makan. Tidak seperti di rumah Jason,ketika Intan berada di rumah orang tuanya untuk sarapan mereka langsung makan nasi. Setelah Ibu menghidangkan makanan, Ibu kemudian menuju kamar mandi untuk menanyakan sesuatu kepada suaminya.
''Tok....Tok....Tok.....Pak,apakah hari ini bapak sudah yakin bisa bekerja? kalau bapak sudah bisa bekerja,biar Ibu bisa menyiapkan bekal untuk makan siang Bapak nanti'' Tanya Ibu kepada suaminya.
''Iya Buk,hari ini Bapak sudah bisa bekerja,tolong siapin bekal untuk makan siang Bapak ya Buk'' Jawab Bapak dari kamar Mandi.
Ibu pun kemudian kembali lagi ke meja makan dan menyiapkan bekal untuk Bapak.
''Wah enak banget nih pasti masakannya'' Ujar Bapak.
''Iya dong Pak,kan Ibu yang masak'' Jawab Ibu.
Mereka bertiga pun kemudian makan bersama diatas meja makan. Selesai makan, bapak pun langsung pergi bekerja dan tak lupa membawa bekalnya.
Intan membantu Ibunya mencuci perabotan kotor yang ada di dapur dan setelah itu Intan menyapu rumah.
Setelah Intan selesai membantu Ibunya,Intan izin ke Ibunya untuk pergi ke rumah Lastri.
Setibanya di warung Lastri,Intan tidak melihat Lastri,melainkan Ibunya Lastri yang sedang menjaga warung.
''Lastrinya ada Buk?'' Tanya Intan.
''Lastrinya ada di dalam,silahkan masuk aja gak apa-apa'' Jawab Ibunya Lastri.
Setelah di suruh masuk oleh Ibunya Lastri,Intan pun masuk dan menemui Lastri.
''Las,Las kamu tau gak? kemarin aku mimpi melakukan itu dengan Andre,aku kaget dong dan langsung bangun dari tidurku'' Ujar Intan menjelaskan mimpinya yang tadi malam ke Lastri.
''Wah bagus dong,aku denger kalau mimpi melakukan itu dengan orang yang kita suka berarti kita itu berjodoh dengannya'' Jawab Lastri.
''Yang benar Las? berarti aku berjodoh dong?'' Tanya Intan Kegirangan.
''Belum tentu Juga,mungkin itu cuma mitos aja'' Jawab Lastri.
__ADS_1
Intan berada di rumah Lastri hingga siang hari. Seperti biasa mereka mengobrol-ngobrol menghabiskan waktu bersama.
Ketika sudah siang hari,Intan izin pulang kepada Lastri. Setibanya Intan di rumah,ia makan siang dan kemudian bermain handphone di dalam kamarnya hingga sore hari.
Pada sore harinya,Intan bangun dan menuju dapur dan berniat membantu Ibunya memasak,tapi seperti biasa Intan datangnya ketika Ibunya sudah hampir selesai masak.
Intan pun memutuskan untuk mandi saja. Intan berada di dalam kamar mandi cukup lama. Setelah Intan selesai mandi, Bapaknya pun pulang dari bekerja.
Bapaknya kemudian duduk di meja makan dan hendak makan malam. Intan pun langsung ikut duduk di meja makan untuk makan karena perutnya sudah lapar.
Selesai makan malam,Bapak mandi sedangkan Intan dan Ibunya menonton TV di ruang tamu. Karena Intan merasa ngantuk,ia izin tidur duluan kepada Ibunya. Intan pun memasuki kamarnya dan tidur.
...****************...
Setelah 12 hari berlalu,Jason pun datang ke rumah mertuanya dengan mengajak Axel dan Michael. Jason menjenguk mertuanya sambil mengajak anaknya.
''Permisi Buk.....'' Ucap salam Jason dari pintu depan.
Ibu yang kebetulan pada saat itu berada di ruang tamu sontak bangun dari sofa dan pergi menuju pintu depan lalu mengambil cucunya dan mencium-cium cucunya.
''Intan mana buk?'' Tanya Jason.
''Ada tuh di dalam kamar,kayaknya lagi main handphone'' Jawab Ibu.
Ibu menyuruh Jason dan Michael duduk di sofa dan Ibu pergi memanggil Intan.
Ibu membuka pintu Intan dan berkata ''Tan....Liat siapa ini''
''Ehh ponakan Tante,sejak kapan disini'' Ujar Intan sambil mencium Axel.
Intan dan Ibunya pun pergi ke ruang tamu untuk menemui Jason dan Michael.
''Hai Tan,apa kabar mu?'' Ujar Jason ketika melihat Intan.
''Hai juga Jas,kabarku baik-baik aja" Jawab Intan.
''Eh kalian semua sudah makan belum? atau mau Ibu buatkan minum?'' Tanya Ibu.
''Udah Buk kami udah makan......Gak usah repot-repot Buk,kami soalnya buru-buru'' Jawab Jason.
''Oh gitu,yaudah deh gak apa-apa'' Ujar Ibu.
Jason mendekati Ibu mertuanya dan kemudian berkata.
''Makasih ya buk sudah izinkan Intan untuk tinggal di rumahku,tapi karena aku sudah mau masuk kerja lagi,aku ajak Intan ke rumahku lagi gak apa-apa kan Buk?'' Tanya Jason.
''Gak apa-apa dong,justru Ibu senang karena Intan dapat menjadi sosok Ibu untuk Axel'' Jawab Ibu.
Jason kemudian mengeluarkan sejumlah uang dari dalam tasnya.
''Ini Buk,ambil ya Buk.....Maaf aku jarang bisa menjenguk Ibu karena kesibukanku'' Ujar Jason.
''Ah gak usah ah,Ibu udah punya uang kok'' Ujar Ibu menolak uang dari Jason.
''Gak apa-apa Buk,ambil aja aku ikhlas kok,aku juga jarang memberi ke Ibu soalnya'' Ujar Jason.
Karena paksaan Jason,Ibu pun menerima uang yang diberikan oleh Jason.
Tak lama mengobrol di rumah mertuanya,Jason kini memutuskan untuk pulang dengan mengajak Intan karena kegiatan Jason pada hari itu sangat padat karena besok ia sudah mulai bekerja kembali.
__ADS_1
Intan membawa beberapa barang lagi ke rumah Jason karena ia tak sempat untuk menyiapkan barang-barangnya.
Setibanya di rumah Jason,seperti biasa Intan menjalankan rutinitasnya jika berada di rumah Jason dari pagi hingga malam tiba hanya mengajak Axel saja.