
...****************...
5 bulan waktu sudah berjalan. Intan mendapatkan kabar dari Ibunya lewat telpon bahwa Bapaknya sedang sakit sejak 4 hari terakhir.
''Sakit apa Bapak Buk?'' Tanya Intan.
''Gak tau Tan,Ibu juga bingung. Ibu bawa ke dokter dan kata dokter cuma asam lambungnya aja yang naik. Tapi Bapak tidak bisa bangun dari tidurnya. dari tadi Bapak terus batuk-batuk sesekali Bapak juga muntah-muntah. Ibu bingung harus ngapain Tan'' Jawab Ibunya Intan.
''Kasian banget Bapak Buk......Nanti malam aku mau izin dengan Jason untuk besok pulang ke rumah. Soalnya aku ingin menjenguk Bapak'' Ujar Intan.
''Iya Tan,tapi kalau Jason besok sibuk kamu jangan terlalu memaksakan untuk datang,kasian juga Jasonnya'' Ujar Ibunya Intan.
Setelah mereka berdua telponan,pikiran Intan tidak tenang karena terus memikirkan keadaan Bapaknya.
Intan menjalankan tugasnya pada hari itu seperti biasa mengajak Axel hingga Jason datang.
Ketika siang menuju sore hari,Intan sangat suntuk karena pada saat itu Axel sedang tertidur. Intan pergi menemui Michael yang sedang beristirahat di teras depan.
''Halo Ell,aku ikut duduk disini ya,aku suntuk banget ada di dalam'' Ujar Intan.
''Iya Tan,duduk ajak gak apa-apa'' Jawab Michael.
''Kira-kira besok Jason sibuk gak ya?'' Tanya Intan kepada Michael.
''Gak tau sih,emang ada apa kamu menanyakan itu?'' Jawab Michael sembari menanyakan pertanyaan balik ke Intan.
''Jadi gini, rencananya besok aku pulang ke rumah orang tuaku lagi,soalnya Bapak ku lagi sakit'' Jawab Intan.
Intan dan Michael terus mengobrol di depan teras rumah dengan Michael. Tak terasa waktu sudah jam 4 sore. Michael izin masuk ke dalam untuk menyiapkan makan malam. Akhirnya Intan pun ikut masuk ke dalam karena kalau tidak masuk,ia hanya sendirian saja di depan teras.
Setibanya di ruang tamu,Intan mendengar suara tangisan dari kamarnya. Intan pun buru-buru menuju kamarnya karena tangisan tersebut adalah tangisannya Axel.
Setelah Intan menenangkan Axel,Intan pun memberikan Axel makan. Kini diusianya Axel yang sekarang,Axel sudah terbiasa dengan nasi walaupun porsinya tidak begitu banyak.
Setelah Axel makan,Intan kemudian memandikan Axel agar Axel mandinya tidak terlalu sore.
Selesai Axel mandi, seperti biasa Intan mengajak Axel bermain sambil menunggu Jason pulang.
__ADS_1
Saat Intan bermain dengan Axel, tiba-tiba handphonenya Intan berdering. Saat Intan cek,ternyata itu telpon dari Ibunya.
Perasaan Intan sudah tidak enak saat mendapatkan telpon dari ibunya. Intan memberanikan diri untuk mengangkat telpon dari Ibunya.
''Halo Buk,Ada apa?'' Tanya Intan lewat telpon.
''Bapak kamu Tan....Bapak kamu.....Bapak kamu meninggal Tan'' Jawab Ibu dengan nada yang sedang menangis.
Intan sangat kaget mendengar berita tersebut dari Ibunya. Air mata Intan tiba-tiba menetes dan telpon dari Ibunya ia abaikan.
''Ada apa Tan? kok kamu nangis?'' Tanya Michael yang sedang masak di dapur.
''Bapak ku meninggal barusan'' Jawab Intan dengan tatapan kosong.
''Aku turut berduka ya Tan'' Ujar Michael.
''Makasi ya Ell'' Jawab Intan.
Tak lama kemudian,Jason pun tiba di rumah.
''Loh Tan? Kok kamu nangis?'' Tanya Jason.
Jason pun ikut kaget ketika mendengar kata tersebut keluar dari mulut Intan.
''B-Bapak meninggal? Kapan?'' Tanya Jason kaget.
''Barusan......'' Jawab Intan.
Tak lama kemudian,Jason menyuruh Intan bersiap-siap untuk pergi ke rumah orang tuanya. Jason berniat menginap disana untuk 2 hari kedepan.
''Terus makanan ini gimana Jas?'' Tanya Michael karena ia sudah terlanjur masak makan malam untuk Jason dan Intan.
''Kamu bawa pulang aja Ell,aku buru-buru'' Jawab Jason.
Setelah Jason dan Intan siap,mereka pun memutuskan untuk pergi ke rumah orang tuanya. Mereka juga mengajak Axel untuk pergi kesana.
''Ell aku titip rumah kepadamu ya,aku akan pergi kurang lebih untuk 2 hari'' Ujar Jason.
__ADS_1
''Baik Jas,akan ku jaga rumahmu dengan baik'' Jawab Michael.
Berangkatlah mereka ke rumah orang tuanya. Tak lama menempuh perjalanan,akhirnya mereka pun tiba. Intan langsung masuk ke dalam rumah sambil menggendong Axel dan menuju kamar Bapaknya.
''Bapak.....Bapak......Kenapa Bapak pergi secepat ini, katanya Bapak ingin liat aku menikah suatu hari nanti hingga Bapak menggendong cucu dari aku'' Ujar Intan sambil menangis-nangis samping Bapaknya.
Ibu Intan pun menghampiri Intan ke dalam kamar dan mengambil Axel dari Intan.
''Udah Tan udah..... Ikhlaskan saja kepergian Bapak mu. Gak baik nangisin orang yang sudah pergi'' Ujar Ibunya Intan sambil menenangkan Intan.
Jason pun kemudian masuk ke dalam kamar. Jason mengambil tangan Bapak mertuanya dan menciumnya. Setelah itu Jason mengambil Axel dari Ibunya dan tetap berada di kamar itu. Jason terus bengong memandangi Bapak mertuanya yang telah meninggal.
Setelah Intan lumayan tenang,Ibu mengajak Intan keluar dari kamar itu dan mengajaknya duduk di ruang tamu. Jason pun ikut keluar dari kamar itu dan ikut duduk di ruang tamu.
''Kenapa Bapak bisa meninggal Buk?'' Tanya Jason.
''Kata dokter sih Bapak cuma asam lambungnya naik tapi Bapak sampai tidak bisa bangun dan terus batuk-batuk hingga muntah-muntah. Ibu juga heran dengan penyakit Bapak'' Jawab Ibu.
''Kapan Bapak akan dimakamkan Buk?'' Tanya Jason.
''Besok,soalnya menunggu saudara-saudara yang jauh datang'' Jawab Ibu.
''Kenapa kalian membawa banyak barang kemari,apakah kalian akan menginap disini?'' Tanya Ibu.
''Iya Buk,kami memutuskan untuk menginap disini dan aku akan mengambil cuti dari kantor selama 2 hari'' Jawab Jason.
Ibu pun kemudian menunjukan kamar yang masih kosong kepada Jason untuk ditidurkan. Sementara Intan masih tetap tidur di kamarnya yang dulu.
Jason pun ikut dengan Ibu mertuanya untuk menuju ke kamar yang akan ia tidurkan nanti. Setelah tiba di kamar,Jason menaruh barang-barangnya. Dikarenakan Jason belum mandi,ia menyerahkan Axel kepada Ibunya dan ia kemudian pergi mandi.
Setelah Jason selesai mandi, Jason merasa perutnya lapar. Dikarenakan waktu sudah malam,Jason segan untuk meminta makan kepada Ibu mertuanya.
Saat Jason hendak mengambil Axel untuk ditidurkan,saat itulah Ibu mertuanya menawarkan makan kepada Jason. Karena perutnya yang sudah sangat lapar,Jason pun enggan untuk menolak tawaran dari Ibu mertuanya.
Pergilah Jason ke meja makan dengan Ibu dan Axel. Saat hendak mau makan,Jason bertanya kepada Ibu mertuanya ''Intan mana Buk? ia belum makan malam ini''
''Intan gak mau makan dia,udah Ibu paksa juga tadi. Biarkanlah dia sedang merasa terpuruk saat ini'' Jawab Ibu mertuanya.
__ADS_1
Setelah Jason selesai makan,ia pun menidurkan Axel di dalam kamar. Saat Axel tidur, Jason kemudian menelpon Alia sekretarisnya untuk memberitahukan bahwa ia akan cuti selama 2 hari. Setelah semua urusan Jason kelar,kini ia pun tidur karena ia juga sudah sangat ngantuk.