
hari yg begitu membuat young min menelan rasa sedihnya sendiri.Bagaiman tdk hari ini hari kematian kedua orang tuanya,sedih yg dia tahan selama bertahun tahun.
"tuan...apa tuan akan rumah abu?saya akan siapakan perlengkapan!"ucap bibi melihat young min yg dari tadi menatap kosong diruang tamu.
"ya...aku akan kesana!"ucap young min memakai jas hitam.
bibi Jung yg seorang pembantu bergegas pergi menyiapkan barang yg diperlukan.
young sebenarnya lelah karna kemarin dia lembur sampai jam 3 pagi,dan sekarang dia bangun jam 7 pagi.
young min hidup seperti mayat hidup,senyum pun sangat sulit,kadang dia dianggap gila oleh karyawannya sendiri karna sifatnya yg begitu dingin sedingin es dikutub Utara.
"bibi..apa sarapan sudah selesai?"tanyanya.
"sudah tuan muda.."ucap bibi dari dapur.
young min duduk dimeja makan dan mengambil sumpit dan memakan sushinya,dia tdk suka makan roti pagi-pagi dia merasa mual jika pagi-pagi makan roti.
Dikantor dia cuek saja saat dia diberi sambutan oleh karyawannya.
"tuann..apa anda sibuk hari ini?"tanya karyawannya.
"jika aku sibuk kau akan apa?"tanya young min,membolak balikkan kertas.
"ahh tdk...kami membuat acara makan malam nanti..jadi kami inisiatif untuk mengundang anda"ucapnya lagi.
"nanti aku pikirkan,kirim saja alamat restaurantnya!!"ucap youngmin masih setia melihat kertas kertas didepannya.
__ADS_1
"ahh jika anda tdk bisa kami tdk memaksa.."ucapnya lagi.
"Apa aku bilang diriku tdk bisa tadi?"tanya young min menatap tajam seorang karyawan laki" yg ada didepannya.
"hmm baiklah sya akan mengirim alamatnya nanti"ucapnya .
"sya permisi tuan"ucapnya.
young min membuyarkan kertas didepannya.
"dasar karyawannya tdk b*cus"gumamnya.
young min keluar dia bosan melihat tumpukkan kertas diruangannya.
"aku butuh sekretaris!"gumamnya.
jiyong yg sedang dimejanya saat diberitahu jika young min memanggilnya,seketika dia menelan ludah kasar"GLEKK"
"Iya aku akan kesana sekarang!"ucap jiyong.
Jiyong pun merapikan pakaian nya didepan pintu kaca didepan ruang young min.
"pagi tuan..ada yg saya bisa bantu?atau saya ada kesalahan?"tanya jiyong dengan sopan.
"Carikan aku sekretaris!!"ucap young min to the point.
"GLEKK"menelan ludah kasar.
__ADS_1
"sekretaris?"tanya jiyong memastikan.
"bagaimana aku mencarinya?sudah berapa kali dia mengganti sekretaris"batin jiyong.
"Carikan saja tdk ada gunanya engkau ngebatin disini!"ucap young min ke jiyong yg dari tadi berpikir.
"ya saya akan carikan sekretaris,tapi sya akan sedikit lama mencarinya!"ucap jiyong.
"Carikan dengan cepat!!aku akan menerima sekretaris itu bagaimana pun rupanya!"tegas young min.
"baik tuan sya akan mencari secepatnya"ucap jiyong, meninggalkan ruangan itu dengan menahan kesal.
Karna jika young min terus bersikap dingin dan cuek pada sekretaris pastinya Jiyoung yg akan di disalahkan.
"ahh sial aku harus mencari sekretaris..siapa yg harus aku cari menjadi sekretaris nya?"batin jiyong.
"hey ..jiyong!ada apa?"tanya Jang Seon
"apa kau mau bantu aku mencari sekretaris untuk young min?"tanya jiyong
"ehhh formal sekali kau memanggil namanya!"tegas Jang Seon.
"aishh aku hampir seumuran denganku...bedanya..dia lebih sukses dariku.."ucap jiyong.
"apa kau akan membantuku?"
"eh..maaf aku tdk mau..nanti aku yg diobrak antik oleh sekretarisnya jika tau sifatnya young min seperti itu..."ucap uang Seon.
__ADS_1
apa young min akan mendapatkan sekretaris?