
2 bulan kemudian
dikamar youngmin.
sekarang dia baru menyadari jika dia mencintai sekretarisnya..sayangnya sang sekretaris telah menghilang,
dan Soo youn tinggal di kontrakan susun yg lumayan jauh dari kantor atas kepemilikan youngmin.
Dan sialnya paman sudah menjadi CEO di perusahaan youngmin,dan youngmin masih mencutikan diri,dia turun jabatan menjadi direktur.
Tapi dia belum masuk kerja selama dia keluar dari rumah sakit.
"tuan..sya sudah siapkan sarapannya!"ucap bibi masuk kekamar youngmin.
"ya..nanti sya turun!"ucap youngmin,dengan sedikit tersenyum.
dikontrakkan susun Soo youn
dia dilema..dengan perasaannya dengan sang ceo.
"apa aku mencintainya?"batin Soo youn,ditengah lamunannya.
"kenapa aku selalu memikirkannya?"
"aku benar ingin mati jika tdk memikirkannya!"
Kenapa kalian hidup seperti mayat hidup?
perasaan yg tdk bisa dimengerti terlebih lagi dengan youngmin,dia yg tdk pernah dekat dengan wanita,malah sekarang ingin dekat dengan Soo youn.
Malamnya 🌃
youngmin berjalan ditengah kota dipinggiran sungai Han, lamunannya kental tanpa ada gangguan,dan anehnya..dia memakai style kantor untuk bisa diijinkan keluar oleh bibi Jung.
di pertengahan sungai yg sepi karna hari sudah mau larut,dia melihat wanita yg berdiri bersiap untuk terjun ke bawah.
youngmin yg mengerti apa yg akan wanita itu lakukan segera berlari dan menariknya dan dia terjatuh,kepelukan youngmin.
"Soo youn..!!"pekiknya saat wanita yg dia tangkap pingsan.
"Soo youn..Soo youn.. bangunlah!"paniknya saat melihat Soo youn tak kunjung bangun.
__ADS_1
Dirumah sakit
Soo youn hanya di IGD dia hanya pingsan tdk perlu perawatan.
"dia hanya syok.."ucap dokter dan meninggalkan IGD.
youngmin dengan rasa senangnya menatap wanita tidur diranjang rumah sakit
(hanya beda baju aja..mianhae..dan bayangkan saja itu rumah sakit)
"manis..!"batin youngmin,yg pertama kali mengatakan hal itu.
saat Soo youn membuka matanya Soo youn melihat laki-laki yg dia rindukan selama ini.
"hiks..hihihi..hihihi..!"tangis Soo youn, langsung memeluk youngmin yg ada disampingnya.
"mianhae..mianhae..youngmin..naa..mianhae!"ucap Soo youn dibahu youngmin.
"apa salahmu?"tanya youngmin,melepas pelukan dan menatap Soo youn.
"karnaku kau terluka... hihihihhihi..mianhae..!"ucap Soo youn ditangisnya,antara rindu dan bersalah.
"itu takdir..!!"bisik youngmin dengan senyumnya.
Dirumah dongwook.
"minha..mana mobil yg kau katakan?kenapa tdk ada?"tanya Choi.
"aku batal membelinya!"dengan enteng minha mengatakan.
"aku bawa club' uangnya saat itu!"ucap minha
"mana kartunya?"tanya Choi
"ini..sudah habis!"ucap minha enteng tetap fokus pada handphonenya.
"apa kau bilang?"bentak Choi.
"aishh eomma.itu..ayah sudah berhasil mendapatkan perusahaan kenapa marahnya segitu doang!aku hanya menghabiskan 4 juta won!"entengnya dia berbicara begitu.
Choi hanya mengerutkan alis dan menganggap enteng 4 juta won.
__ADS_1
(*4 juta won jika dirupiahkan bisa beli 2 rumah mewah)
2* hari kemudian
Soo youn dan youngmin kembali akrab dan lebih akrab dari sebelumnya.
"aku akan mengajakmu makan malam"ucap youngmin.
"kapan?"tanya Soo youn
"ya saat malam lah!"ucap youngmin
"ya..waktunya kapan besok atau lusa?"tanya Soo youn.
"nanti malam!"ucap youngmin,yg mendadak.
Soo youn membulatkan matanya,jujur dia belum mempersiapkan apa apa.
"ya..jemput aku!"ucap Soo youn,menyetujuinya.
youngmin mengangguk.
"penyebab orang tua ku tiada karna aku yg menyetir mobil saat itu!"ucap youngmin.
Soo youn pun kaget karna youngmin mengatakan langsung pada dirinya.
"kau yg menyetir?"tanya Soo youn.
youngmin mengangguk.
"lalu kau merasa bersalah?"tanya Soo youn.
"dulu iya..sekarang tdk!"ucap youngmin,sambil menyetir juga.
"wae?"tanya Soo youn.
"karna itu takdir!!"ucap youngmin dengan senyumnya.
"kau mengulang perkataanku..!"
youngmin hanya tersenyum puas,dan Soo youn hanya menatap laki-laki yg begitu sempurna dimatanya.
__ADS_1