
"kenapa kau masih disini?"tanya youngmin.
"ah..aku tadi tdk ada yg mengantar!"ucap Soo youn.
"bibi..antar dia ke kamar tamu!"lirih youngmin.
"baik tuan!"ucap bibi.menunjukkan letak ruang itu disebelah kamar youngmin.
young min bersandar di bantalnya.
seorang dokter menghampirinya,memeriksa keadaannya.
"jagalah lukamu..pelurunya sudah keluar jadi kau tdk perlu operasi besar!"ucap dokter.
"hmm Trimakasih!"ucap youngmin.
"saya pamit !"ucap dokter bergegas pulang.
Paginya
youngmin sudah ada dimeja makan dan minum teh dan ini masih pagi sekali,jam 4.30 pagi.
bibi,sopir semua belum bangun hanya youngmin yg bangun sepagi ini.
entah ada apa youngmin hanya melamun,youngmin memakai infus turun kamar.
"aku yakin paman dalang dibalik penembakkan ini!"batinnya.
"aku yakin paman merencanakan klien itu!"
"tuan...??"ucap bibi turun dari atas.
"hmm?"ucap youngmin menoleh ke bibi.
"ini masih pagi..kenapa tuan bangun?"tanya bibi.
"aku bosan diam dikamar!"ucap youngmin.
__ADS_1
bibi Jung duduk didepan youngmin.
"apa masih sakit?"tanya bibi.
"sudah mendingan!"ucap youngmin memijat jari jari tangannya.
"apa perlu bibik buatkan minuman jahe?"tanya bibi Jung.
"tdk..buatkan aku sarapan nanti dengan Soo youn!,!"perintah youngmin.
"tuan cutilah lukanya baru diobati..!"khawatir bibi.
"aku tdk bisa aku harus kekantor!!"tegas youngmin.,
pukul 7.00
young min sudah melepas infusnya dan sudah berpakaian rapi.
"yakkk kenapa kau sudah berpakaian rapi..cutilah..aku yg akan ke kantor..!",ucap Soo youn,namun tdk digubris oleh youngmin,youngmin masih lempeng menikmati sarapannya.
"kau tau lukamu itu baru,baru kemarin kau pakai alat bantu nafas,sekarang kau melepasnya,kenapa sulit sekali kau disuruh istirahat!, istirahat itu super gampang,sakit sulit disembuhkan!"omel Soo youn didepan youngmin yg sedang sarapan.
young min masih tenang dalam sarapan dan berkata.
"cepat sarapan aku akan berangkat!'' ucap youngmin masih sibuk dengan air minumnya.
"hey..kau tdk mau dengar perkataanku?"tanya Soo youn,kesal.
"aku dengarkan!"ucap youngmin merapikan tempat makannya.
youngmin duduk dan menatap kosong sambil meminum air sedikit demi sedikit,sambil menunggu sekretarisnya sarapan.
"heh tuan..apa kau tdk paham diriku?"omel Soo youn.
mendapat jawaban dari youngmin,dia menaruh gelas dan menatap Soo youn.
"untuk apa aku memahamimu?apa aku perlu memahami orang?apa orang memahami diriku?jika orang memahami diriku kenapa dia bersikap sekarang seolah dia yg menjalani hidupku??"jawaban yg mampu mengubur jiwa banyak omong Soo youn.
__ADS_1
"kenapa kau diam sekarang?"tanya youngmin dengan tatapan sinisnya.
"wae?kenapa hatiku?"batinnya.
"ayo cepat berangkat!!"ucap youngmin.
Sampainya dikantor
"wae?mereka tumben datang barengan!!"ucap sangyon
"hahahahaha mereka akting keterlaluan,aktingnya sangat bagus!"ucap jiyong.
Baru sampai youngmin langsung mengambil berkas dan duduk dimejanya.
Siangnya
Soo youn mendapat pesan jika pacarnya ingin bertemu.
"aishh ini orang!"gumamnya,berjalan keluar tanpa menghiraukan atassannya ada disana.
Dibelakang kantor
"apa?..kenapa kau datang dijam kantor?"bentak Soo youn.
"aku berhak bertanya dan datang!"ucap Leo kekasihnya.
"iya..tapi bukan begini caranya...!!"ucap Soo youn.
"ayo akhiri hubungan ini!"ucap Leo.
"wae?apa aku salah?"tanya Soo youn.
saat dia ingin mengejar leo,tangannya dicekat,dan ditarik.
"Soo youn ayo pacaran!!"ucap orang itu lumayan keras sampai membuat leo balik badan.
"kau mau pacaran denganku?"tanya youngmin.
__ADS_1
dan Soo youn hanya nyengir melihat wajah youngmin.