Sekretaris Dan CEO Dingin

Sekretaris Dan CEO Dingin
sikap romantis mereka


__ADS_3

Sampai dikontrakkan Soo youn yg ada diatas.


"apa perlu ku antar masuk?"tanya youngmin.


"tdk..tdk..!"ucap Soo youn melambaikan tangan di depan youngmin.


"wae?"tanya youngmin,dengan senyumnya.


"he..kau mau masuk?"tanya Soo youn.


"ti..dak!"ucap youngmin.


"aish..kau ini.."decak Soo youn.


"aku mengganti rencana!"ucap youngmin,


Tentu saja membuat Soo youn makin was-was karna dia takut tdk bisa menyetujuinya.


"apa?"tanya Soo youn.


"cook at my house!"bisik youngmin.


Soo youn seketika tersenyum merekah


"gampang..!"decak Soo youn diikuti senyum tawanya.


"ayo!"ucap youngmin menarik tangan Soo youn.


Soo youn hanya ngekor dibelakang youngmin.


"kemana?"tanya Soo youn.


"beli bahanlah..!"ucap youngmin.


Disuper market.


youngmin yg gak tau harus mengambil apa hanya mengekori Soo youn dari belakang,sambil membawa trolli.


"Soo youn..naaaa!"panggil youngmin.


"hmm!"jawabnya masih fokus pada belanjaan.


"apa wanita selalu lama sekali berbelanja?"tanya youngmin yg dari tadi melihat Soo youn teliti berbelanja.


"coba kau pilih mana yg akan kamu pilih!"ucap Soo youn.


dengan cepat youngmin mengambil sayur tanpa pikir.


"ehhh stop stop..!!"perintah Soo youn.


"wae?"tanya youngmin.


Soo youn mengambil sayur itu dan memperlihatkan ke youngmin.


"ini sayur kurang segar..!"ucap Soo youn.


"apalagi ini..ini tdk perlu kenapa kau ambil..uang sebulan akan habis jika kau membeli barang yg tdk kau perlukan,kau harus hemat..jangan buang uang tanpa alasan!"omel Soo youn,bak seorang istri yg ngomel pada suaminya.

__ADS_1


"jika aku jadi istrimu aku sudah menghukummu jika beli barang yg tdk kau perlukan!"omongan yg begitu cepat dari Soo youn.


"apa? apa tadi kau bilang?"tanya youngmin, pura-pura tdk mendengar.


setelah Soo youn sadar apa yg dia katakan membuatnya salah tingkah.


"a--apa?aku tdk bilang apa-apa!"ucap Soo youn.


Soo youn bergegas pergi meninggalkan youngmin yg masih tersenyum dibelakang.


"Soo youn...dasar...apa yg tadi kau bilang...dasar ini Mulut!"batin Soo youn sambil menepuk bibirnya sendiri.


"Soo youn..naaa beli apa lagi?"tanya youngmin, supaya suasana tdk canggung.


"a---..sudah !"ucap Soo youn,berjalan kekasir.


Dirumah youngmin.


"bibi..ayo kita masak!"ucap Soo youn.


"masak?ada apa?"tanya bibi Jung.


youngmin duduk dikamarnya memikirkan bagaimana caranya merebut perusahaannya kembali, bagaimana pun dia harus bisa merebutnya.


"aku harus cari orang yg menembakku dulu..dia akan buat kesaksian!"ucap youngmin.


Youngmin pun turun dan kedapur,dia mendecak pinggang saat melihat bahan-bahan makanan didepannya.


"wae?"tanya Soo youn.


"aku tdk bisa memasak!"ucap youngmin,mampu membuat bibi Jung tersenyum jelas.


"kenapa bibi?"tanya Soo youn.


"tdk..!"ucapnya


"ayolah bi..katakan.."ucap Soo youn.


"tuan muda pertama kali kedapur!"ucap bibi.


"serius bik?"tanya Soo youn.


"iya...!"ucap youngmin,melihat wortel didepannya.


"kita apakan wortel ini?"tanya youngmin.


Soo youn merebut wortel itu dan membersihkannya.


youngmin yg tdk mengerti akhirnya main potong-potong saja sayur yg ada.


"akh..!"pekiknya saat tangannya kena pisau.


"wae?wae?wae?"panik Soo youn melihat jari youngmin berdarah.


bibi mengambil p3k dan langsung dirampas Soo youn karna panik,padahal youngmin sendiri tenang.


Soo youn mengobati dan menempelkan plaster luka.

__ADS_1


"gimana masih perih?"tanya Soo youn.


youngmin hanya tersenyum dan mendehem.


youngmin malah senang melihat Soo youn panik begitu.


"aku hanya tergores..!"ucap youngmin mengambil pisau lagi.


"jangan!"perintah Soo youn menaruh pisau itu lagi.


"wae?"tanya youngmin.


"jangan.. jangan..!"ucap Soo youn.


youngmin mengambil sayur dan langsung dirampas Soo youn.


"kamu...diem dimeja nunggu..!!!"perintah Soo youn.


bibi hanya jadi penonton drama yg ada dapur sekarang.


"ayo duduk!!!!"perintah Soo youn memerintah boss nya sendiri.


youngmin nurut-nurut saja dia duduk disamping Soo youn yg sedang memotong sayur.


30 menit kemudian


Dimeja makan


makanan yg dibuat dari tangan Soo youn,untuk...orang yg dia cintai..namun dipendam.


"bibi..ayo makan..!"ajak Soo youn.


"Ani..bibi sudah makan tadi..kalian makanlah..ini juga mau larut malam..bibi istirahat dulu ya!"ucap bibi naik ke atas.


Soo youn yg membawa sumpit saling menukar pandang pada orang yg ada didepannya.


"ayo makan..kenapa kau menatapku malahan!"ucap youngmin sudah siap dengan sumpit ditangannya.


Soo youn yg notabene jarang memakai sumpit sedikit susah memakainya.


"aku ada sedikit masalah!"ucapnya


"apa?"tanya youngmin.


"aku tdk lagi memakai sumpit beberapa tahun belakangan!jadi..aku kurang lancar memakainya!'ucapnya sedikit canggung.


youngmin bangun dari duduknya dan pindah kesamping Soo youn.


youngmin menyiapkan jatah Soo youn dan menyodorkan sumpit yg berisi ramyeon.


"ayo makan!"ucap youngmin,begitu manis mampu membuat hati Soo youn berdetak tak karuan saat youngmin mau menyuapinya.


"ayo...makan..jangan malah menatapku..!"ucap youngmin.


Soo youn makan dari tangan yg berkulit putih youngmin.


youngmin mengajari memegang sumpit lagi ke Soo youn dengan sedikit tertawa karna gaya kaku Soo youn saat memegang sumpit.

__ADS_1


"hahahahaha..astaga...jangan kaku!"ucap youngmin.


__ADS_2