Sekretaris Dan CEO Dingin

Sekretaris Dan CEO Dingin
Keterbukaan CEO dingin


__ADS_3

youngmin mengerutkan alis masih fokus menyusun dasi yg tdk selesai selesai juga,


Soo youn membalikkan tubuh youngmin kehadapannya.


"jika tdk bisa membuat dasi..katakan..jangan sok pintar..sepintar pintarnya orang..dia pasti ada kelemahannya!"ucap Soo youn sambil membuat dasi dileher youngmin.


"jangan bersikap konyol..orang pintar dalam berbisnis dia pasti tdk bisa membuat hal kecil seperti membuat dasi..!"tawa Soo youn sembari membuat dasi.


youngmin hanya menatap wajah Soo youn,begitu juga sebaliknya.


"sudah..!"ucap Soo youn,menepuk dada youngmin beberapa kali.


"turunlah..!"ucap Soo youn keluar dari kamar youngmin.


youngmin menyentuh dada yg tadi ditepuk Soo youn,dan tersenyum lebar,untuk pertama kalinya.


"ada apa denganku?"batinnya.


1 Bulan kemudian


kepercayaan seorang ceo dingin kepada sekretarisnya mulai terasa,tapi sikap dinginnya masih sama.


"young..aaaa.."panggil Soo youn.


"apa kau bisa memanggilku sesuai jabatanku?"tanya youngmin.


"hey... bukan kah aku temanmu?"tanya Soo youn.


"mana ada sekretaris menjadi teman!"ucap dongwook,datang tiba tiba.


"wae?"tanya youngmin.


"Dimana jiyong?"tanya dongwook.


"apa aku ibunya?dia punya hidup,aku tdk mengurus hidup orang lain!"ucap youngmin.


"tuan anda diajk makan malam nanti dengan klien di restauran"ucap Soo youn.


"hmm baiklah nanti sore aku kesana!"ucap youngmin.

__ADS_1


"perusahaan tdk berkembang..menyerah saja young...!"ucap dongwook.


"aku harus mencari bukti sekarang..aku harus mencari bukti tentang klien yg membawa pistol dulu!"ucap youngmin.


"kau serius?"tanya dongwook.


"hmm aku serius aku sudah menangkapnya..!"ucap youngmin.


"siapa namanya?"tanya dongwook.


"mana aku tahu..paman serius sekali..mana ada klienku...bawa pistol...!ada apa kenapa paman takut sekali?"tanya youngmin.


"aishhh "ucap paman dongwook pergi dari ruangan youngmin.


Dirumah dongwook


istrinya super foya foys dengan putranya yg pemalas,


"eomma..aku minta mobil sama ayah nantinya!"ucap minha.


"iya.. sekarang eomma beliin deh!"ucap Choi.


"iya..kau mau minta mobil apa?"


"aku minta uangnya nanti aku beli sendiri!"ucap minha.


Dengan enteng Choi memberi kartu kredit.


1 Minggu kemudian


di tepi sungai Han


youngmin berjalan dengan Soo youn.


"Soo youn..aaa!"ucap youngmin.


"hmm?"tanya Soo youn yg mengikuti dari belakang.


"apa orang tuamu juga seperti diriku?"tanya youngmin.

__ADS_1


Soo youn duduk bersila menghadap sungai han,dan langsung menarik tangan youngmin.


youngmin yg belum siap menerima tarikan akhirnya duduk disamping Soo youn.


"wae?"tanya youngmin.


"iya...orang tuaku tiada juga..2 tahun lalu..!"ucap Soo youn.


"kau tau kenapa aku tdk menangis?"ucap Soo youn.


"kenapa?"tnya youngmin.


"eomma ku bilang..kita punya takdir yg berbeda..jadi jika kita terpuruk atau ditinggal seseorang itu karna takdirnya..itu bukan salah siapa siapa!"ucap Soo youn.


youngmin seketika tersenyum lebar mendengarnya.


"kau tersenyumlah..seperti itu..untuk apa kau terpuruk..orang tuamu tdk senang melihatmu terdiam dan menyakiti diri sendiri!"ucap Soo youn,dengan lembutnya.


"iya..kau benar.."ucap youngmin.


"kau pernah bertanya pembantu dirumahku..apa penyebab ku seperti ini..?"tanya youngmin.


"tdk..aku tdk bertanya begitu!"ucap Soo youn,malu.


"benarkah? aku mendengarnya saat itu!"ucap youngmin.


"aku tdk pernah bertanya begitu..!"tegas Soo youn.


"hmm yasudah!"ucap youngmin bangun dari duduknya.


Soo youn menarik nya lagi


"iya..iya aku bertanya begitu..tapi tdk dijawab..!"ucap Soo youn.


"nanti aku ceritakan"ucap youngmin.


apa readers ku tdk mau memencet like?


heh..entah kenapa author ingin buat lanjutannya padahal readers gak mau dukung.

__ADS_1


ayo dong dukung author..kasih like aja..deh atau komen sekalian


__ADS_2