
young min menghela nafas dan keluar dari mobilnya.
"sejak kapan dia datang?"tanya youngmin
"baru saja 25 menit yg lalu!"ucap bibi Jung mengambil jas yg dilepas young min.
young min masuk keruang tamunya.
terlihat seorang wanita berpakaian rapi sedang duduk disofa.
"kenapa datang malam malam?"tanya young min sambil menaruh handphonenya di meja sudut.
"ahh sya disuruh jiyong untuk meminta kontrak lagi ke tuan!"ucap Soo youn
"benarkah jiyong yg menyuruh?"tanya youngmin.
"benar sya disuruh datang kesini!"ucap Soo youn.
"hmm baiklah!"ucap young min mengambil kontrak.
"ini bekerjalah besok!"ucap youngmin mengambil handphone dan naik kekamarnya.
Soo youn hanya menatap punggung laki laki yg naik ke atas.
"nona..pulanglah sopir kami yg akan mengantar nona pulang..tuan kami sangat lelah,jadi dia begitu meladeni tamu!"ucap bibi Jung.
"Hmm baiklah sya pamit dulu bibi.."ucap Soo youn bergegas pulang.
Paginya dikantor young min sudah dihampiri pamannya yg sebagai direktur disana.
__ADS_1
"ada apa paman kemari?"tanya young min
"aishh gayamu itu, aku pamanmu..!"ucap dong Wook sebagai paman young min.
"aku serius buat apa kesini?"tanya young min masih sibuk dengan berkas didepannya.
"ahh aku hanya bosan di pangkat yg kau beri kurang cocok!"ucap dong Wook yg ada maksud terselubung.
young min hanya tersenyum miring tapi masih fokus pada berkasnya.
"young kau dengar apa yg aku katakan?"tanya dong Wook.
"tdk aku tdk dengar!"ucap young min berbohong,karna pamannya itu mau menjadi CEO diperusahaan ayahnya young min.
"ahh percuma aku bicara!"ucap dong Wook menggeleng kepala.
"lanjutkan pekerjaan mana ada orang santai dapat gaji?"sindir young min.
Dong Wook ingin sekali memukul anak itu karna tdk ada sopannta bicara.
dengan pakaian pendek Soo youn datang ke kantor,ruang young min yg tembus pandang tampak terlihat young min tdk suka cara berpakaiannya.
Dengan segera young min mengunci pintu dengan cara hanya menekan tombol disamping mejanya.
saat Soo youn membuka pintu,dia tdk bisa membukanya.
"yakkk!"
tok tok tok
beberapa kali Soo youn mengetok pintu namun tdk digubris.
__ADS_1
"itu artinya...dia tdk ingin kau masuk..!"ucap jiyong.
"kenapa?"tanya Soo youn mengerut alisnya.
"mana aku tahu"ucap jiyong pergi sambil menyeruput kopinya.
young min mengambil telpon dan memesan sesuatu.
30 menit Soo youn hanya duduk didepan pintu.
datang seorang kurir membawa barang kardus berisi barang tentunya.
young min langsung keluar dan menanda tangankan pesanannya.
saat sudah menerima barang young min langsung menaruh paket itu kerangan Soo youn.
"pakai ini!!"ucap young min,kembali keruangnya dan fokus ke kertas didepannya.
"apa ini?"batin Soo youn.
30 menit kemudian Soo youn masuk keruang young min dengan bawelnya di ngoceh.
"apa yg kau lakukan...kenapa aku harus pakaian seperti ini? ini terlalu feminim..pacarku saja suka dengan cara pakaianku,kenapa kau bermasalah?kau tdk tau style"ngocehnya sampai membuat telinga young min panas sendiri.
young min melihat wanita berdiri depannya dan dia ikut berdiri.
"KAU BEKERJA DIKANTORKU..JADI AKU YG MENENTUKAN PAKAIAN APA YG SEHARUSNYA KAU PAKAI,JIKA PACARMU SUKA DENGAN CARA PAKAIANMU TUNJUKKKAN SAJA PADA DIRINYA BUKAN PADAKU!!!!!!!!!!!!!"Bentak young min.
satu ruangan mendengar amarah young min pada orang yg baru dia rekrut menjadi sekretarisnya.
Seketika Soo youn berhenti bicara namun dia malah membuang semua berkas yg baru saja young min baca dan baru saja dia susun.
__ADS_1
"KELUAR DARI RUANGAN KU!!!!!"Bentak youngmin.
astaga...soo youn ..kau ini!