
Di dalam Ruangan Rapat yang sangat luas Para pemegang saham duduk melingkar, semua menghadap mimbar yang ada ditengah.
Salah satu keutungan memiliki saham sanjaya adalah Karena perusahaan mendapat kontrak konteak dengan pemerintah,ini tidak lepas dari peran arya dengan kemampuan analisa dan negosiasinya membuat Pemerintah yakin dengan pencapaian sanjaya..
Bahkan pemerintah secara resmi menunjuk perusahaan sanjaya untuk membantu pembangunan dan mendampingi perusahaan perusahaan yang di miliki pemerintah..
dan sekarang bukan hanya di bidang pembangunan tetapi meluas kepada ke bidang yang lain..
Dharma orang pertama yang berbicara di mimbar..
"Baik mari kita mulai Pertemuan pemegang saham ini,kita mulai dengan pertanggung jawaban CEO dimana menurut aturan jika CEO meninggal maka penerus yang di tunjuknya akan menjabat CEO selama 7 Bln"..Dharma membuka halaman per halaman dan menunjukan Akta yang sudah di tandatangai CEO dan Komisaris yang bisa mereka lihat di layar besar di belakang dharma..
"Namun jika pertemuan pemegang saham menghendaki penunjukan CEO baru maka akan di tentukan dengan Voting oemegang saham"..kemudian dharma menatap Alexa
"Kamarin Keluarga arya menunjuk hanung,dan apa yang dilakukannya dia malah mengcurkan perusahaan"..ucapan salah seorang pemegang saham yang langsung dikenali alexa dia adalah agung..
"dan sekarang keluarga mereka malah menunjuk anak kecil didunia bisnis,apa benar dia memiliki kemampuan memimpin,apa benar gadis yang belum lulus kuliah punya kemampuan memimpin kita semua hahahah"..agung tertawa di ikuti beberapa pemegang saham yang tertawa sinis menatap alexa..
alexa mendapati tatapan mereka menjadi semakin gugup,dia meremas tangannya hingga merubah kulit merahnya menjadi merah..
"Baik kalo begitu kita persilahkan CEO baru untuk memberikan pertanggung jawaban" dharma mengisyaratkan alexa untuk ke mimbar,sebenarnya dharma sangat kuatir namun dia juga tidak bisa berbuat apa apa..
Semua menatap alexa dengan berbagai macam expresi,alexa berjalan pelan masih gugup..
Rendra memang sudah memberikan apa saja yang akan disampaikan nanti sapat rapat,tapi saat ini rasa gugup membuat alexa kehilangan konsentrasi..perasaan ini memang berbeda dengan saat dia menemui kolega ayahnya satu persatu..sekarang ditatatp banyak orang tekananan menjadi sangat besar..
"Sa-"lidah alexa seakan berat mengucapkan kata..saat dia membenarkan micnya dia melihat coretan V di telapak tangannya..
"victory" gumamnya..Seketika dia mengingat sedikit demi sedikit Narasi yang sudah disiapkannya..
"Saya Alexadra wijaya selaku CEO perusahaan Sanjaya"..
Saat dia mulai berbicara kembali perasaan gugupnya sedikit berkurang,dengan percaya diri dia menjelaskan laporan pertanggung jawaban dengan lancar.
semua yang ada diruangan terkesima dengan setiap kata yang di ucapkan alexa,bahkan yang sebelumnya meremehkannya sekarang mulai terlihat fokus dengan alexa.
Diakhir kalimatnya dia memohon untuk memberikan kesempatan kepadannya dan berjanji untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan..
Entah siapa yang memulai tepuk tangan menggema diruangan,membuat alexa sedikit terharu..kecuali agung yang masih memandang sinis..
akhirnya pemungutan suara untuk memutuskan alexa tetap menjabat CEO atau menunjuk orang lain untuk memimpin perusahaan dimulai..
"Baik saya akan bacakan hasilnya"..Ucap Dharma dengan diperhatikan seluruh peserta rapat..
"52% masih menginginkan Alexa Menjadi CEO 43% Menginginkan pergantian dan 5% tidak menyatakan".dharma terseyum menatap alexa..
__ADS_1
"Jadi keputusananya adalah alexa masih menjabat CEO".
++++++-------
Diluar ruangan Rapat Rendra duduk dengan tenang memperhatikan pintu rapat menantikan bosnya keluar..
beberapa saat kemuadian pintu ruangan terbuka dan orang orang mulai keluar satu persatu..
sampai akhirnya alexa keluar bersama dharma dengan senyuman,dia melihat sekeliling mencari sosok sekretarianya..
rendra berjalan mendekat bosnya memberikan botol mineral yang sudah dibuakkan tutupnya..
"Terima kasih"..Alexa meminumnya dengan sangat cepat hingga tak tersisa..
"Tadi di dalam tau gak pak,saya..."..sebelum alexa sempat melanjutkan rendra memberikan kode untuk melanjutkan ceritanya..
Agung yang ternyata sudah berada dibelakang mereka,
"Selamat nona alexa saya menunggu kinerja anda"...ucap agung.
"Iya saya akan memberikan yang terbaik"..jawab alexa..meskipun dia masih kesal dengan perlakuan agung dari kemarin hingga tadi di ruang rapat..
Seseorang di belakang agung mendekat alexa
Tatapannya masih sama seperti dulu tatapan yang membuat alexa kecil ketakutan..
tapi sekarang dia harus menghadapinya dia tidak boleh takut..
"Oh ya alex ini om Jaka salah satu pemegang saham terbesar bersama ayahmu".dia juga salah satu pendiri perusahaan sanjaya"..
alexapun menjabat tangannya sedikit gemetar..
Akhirnya Setelah berbicara dengan Dharma Jaka pergi..
"Kenapa Alex " tanya dharma..
"Eh enggak Paman"jawabnya sambil berjalan kearah lift..
Diparkiran mereka pun berpisah,Rendra membukakan pintu mempersilahkan alexa masuk.
"Ingat alex sekarang kamu tanggung jawabnya sangat besar jangan buat orang orang yang mendukungmu kecewa," ucap dharma..
Alexa mengangguk dan memeluk Dharma..
"Terima kasih paman,aku berjanji memberikan semuanya".. alexa sedikit berkaca kaca..
__ADS_1
dibalik semua ini masih ada yang percaya padanya..
++++-+++++++-----++++++
Didalam mobil alexa menceritakan lagi kejadian di dalam ruang rapat dengan antusias,sedangkan rendra hanya kendengarkan sambil tersenyum..
"Dan juga terima kasih Pak rendra,berkat Narasi yang anda buat dan ini"alexa menunjukan gambar V yang ada ditelapak tangannya..
"Semua berkat anda nona saya hanya melakukan tugas kecil saja"..
"Oh ya aku.." alexa membuka tasnya dan segera menelpon willi..
"Haloo sayang...kamu dimana".. tanya alexa
"Aku masih dirumah sakit,selamat ya kamu berhasil aku bangga sama kamu".. Ucap willi.
Alexa sampai lupa jika orang tua willi juga memiliki saham sanjaya.
"aku enggak liat papa kamu..?tanyanya kembali.
"Iya diwakilkan pengacara,Kamu dimana sayang kita makam malam ya?.ajak willi..
"humm,Aku langsung ketemu tempat biasa ya".. ajaknya..
"Pak rendra kita ke restoran ***** ,oh ya nanti tidak usah di tunggu aku pulang bareng Mas willi saja.
"Baik Nona saya akan kembali besok pagi"..
Saat perjalanan pulang rendra menyadari seseorang mengikutinya,dia mengarahkan mobilnya kejalan yang sepi..
Sang pemilik motor dengan cepat mengikutinya dari belakang, tiba tiba mobil yang dibelakang merem mendadak
dengan reflek cepat dia berhasil menghindar namun tetap menabrak pohon disamping jalan.
Pemilik motor yang masih shock dengan tabrakan segera membuka helmnya ,dia melihat rendra sudah berdiri di hadapannya..
"kau bukan salah satu dari mereka,siapa kau?'..pertanyaan rendra membuat pria itu terkejut
"Sejak kapan kamu tau di ikuti,..? pria itu balik bertanya..
Namun kali ini rendra menyerang terlebih dahulu,Pria itu memiliki reflek yang luar biasa ia mampu menangkis semua serangan rendra akan tetapi dia tidak bisa membalas serangannya rendra tidak memberikan celah untuk menyerangnya..
akhirnya rendra bisa memegang tangan pria itu dan membantingnya dengan keras seperti gerakan JUDO hingga membuat pria itu pingsan..
Bersambung...
__ADS_1