Separuh Hatiku Untuk Mu

Separuh Hatiku Untuk Mu
Episode 15.. Capek


__ADS_3

Alexa berlatih dengan cermin kaca yng disediakan oleh rendra,dia melatih bukan hanya menangani bisnis tapi juga atitude berbicara saat berhadapan orang orang yang berbisnis..


Tok tok tok


pintu kamarnya terbuka membuat alexa kaget dan menjatuhkan buku yang diberikan rendra kelantai sambil menutupi dadanya..


alexa yang hanya mengenakan tangtop hitam dan celana pendek yang memperlihatkan paha mulus putihnya langsung berteriak..


"Apa yang pak rendra lakukan".. seru alex..


"Saya membawakan dokumen untuk pertemuan besok"..Sambil menatapnya datar..


"Pak rendra aku sedang memakai baju seperti ini,harusnya anda masuk saat aku mempersilahkan.."..Seru alex yang mundur menuju kamar mandi..


"Memang kenapa dengan pakaian anda nona,Di amerika aku sering melihat wanita berpakaian seperti itu"..jelasnya dengan wajah datar..


"Tapi ini bukan di amerika".. alexa menutup pintunya dengn kasar..


"Dasar gila willi saja gk pernah lihat aku pakai pakaian minim seperti ini".sambil bersandar di balik pintu .


alex keluar dari kamar mandi mencari keberadaan rendra,akhirnya dia turun melihat rendra sedang duduk di meja dan menatap laptopnya..


"Aku mau pergi dulu".. wajah alex masih di tekuk..


"Nona besok adalah pertemuan penting kita akan memasukkan data di dokumen ini sehingga kita bisa memenuhi ekspetasi mereka".jawab rendra sambil berdiri dari tempat duduknya..


"aku sudah berlatih dua hari ini,bahkan aku sudah lama tidak bertemu dengan willi aku menuruti semua perintah anda tapi..." alex menghela nafasnya karena terbawa emosi..


"tapi aku benar benar rindu dengannya aku capek hanya melihat dan belajar dokumen dokumen itu".. ucapnya kasar menuju pintu..


rendra memegang pergelangan tangnnya namun segera di tepis alex..


"Kalo begitu biarkan saya mengantar anda nona".. ucap rendra


"enggak,aku juga berhak mencari hiburan pak jika tidak aku bisa gila dengan semua rutinitas ini"..dia berlari menuju gerbang.


Alexa terkejut karena di gerbang sudah ada taxi,dia segera melambai kepada taxi tersebut..


"Kejalan xxx yapak"!! perintahnya..


"Baik mbk,siap" jawab supir taxi itu..


di dalam rumah alexa


rendra memberikan pesan :


Tolong awasi


kemudian segera mendapat balasan:


siap


diperjalanan alexa memandang jendela memikirkan sikapnya tidak harusnya dia kasar seperti itu,tapi sikap rendra sering membuat alexa kesal mungki maksudnya baik tapi sikap mengaturnya dianggap kelewat batas..


apalagi di tambah sikap dingin dan datarnya membuatnya semakin kesal dan emosi..


"kita sudah sampai mbk"..ucap supir taxi itu membuyarkan lamunan alexa..


"makasih mas ini kembaliannya ambil saja"..ucap alexa membuka pintu taxi. sampai


tok tok..


Seseorang membuka pintu rumah willi wanita yang seumuran dengan salma.

__ADS_1


"Halo mbok mas willi ada,?"..tanya alex..


"non alexa, maaf non tuan willi baru saja keluar bersama tuan besar".jawab asisten rumah tangga tersebut..


"Siapa mbok"suara wanita sedang berjalan di belakang asisten rumah tangga itu..


"oh ini nyonya ada non alexa"..jawabnya..


"Pagi ma".sapa alex sambil tersenyum..


"oh alexa,ayo masuk" ajak vira dingin..


sikap vira sebenarnya sudah diketahui alexa tempo hari,setelah kematian arya sikap Vira menjadi berubah..


"duduk lex,tante mau bicara"ucap vira..


"tante??? padahal dulu beliau mengatakan untuk memanggilnya mama" batin alexa..


""bagaimana dikantor lex,apa kamu sudah terbiasa dengan kesibukan barumu??""tanya vira..


"Semuanya masih lancar ma,banyak yang membantu walaupun masih banyak belajar"..alexa tidak enak untuk mengubah panggilannya menjadi tante,karena sudah terbiasa juga memanggilnya seperti itu..


"Tante dengar perusahaan sedang,ya sedikit krisis ya mengenai hutamg pengembalian kepada investor,tante juga tau karena suami tante memiliki walau pun sedikit saham Perusahaan sanjaya."..tatap vira meremehkan..


"iya tante,mengenai itu..."belum sempat alexa menjawab vira menyela omongannya lagi..


"lex sebaiknya kamu menyerah saja dan serahkan jabatan mu kepada yang mampu,kamu tinggal menikmati saja hasilnya tante mengatakan ini karena tante peduli kamu enggak akan bisa memimpin perusahaan sebesar SANJAYA.."..perkataan meremehkan Vira semakin membuat alexa gemetar ingin sekali dia berlari keluar rumah itu...


"dan juga lex,mengenai hubungan mu dengan willi sebaiknya kalian akhiri saja,karena tante akan menjodohkannya dengan putri teman tante"...


Apa yang ditakutkan alexa terjadi kata kata tentang mengakhiri hubungan dengan willi adalah yang paling sakit...


"Willi melamarmu tanpa seijin tante,dulu karena tante menghormati ayahmu tapi setelah pak arya tiada janji itu juga terkubur"...Mata vira semakin tanjam memandang alexa..


alexa tidak tahan lagi apalagi menyinggung nama papa nya..


dia berlari keluar rumah itu sambil mengelap air matanya..


Saat itu willi baru saja datang tanpa sengaja melihat alexa berlari dia segera mengejarnya..


"Sayang tunggu mau kemana"??panggilnya


alexa segera melambaikan tangan agar taxi yang ternyata masih menunggunya memberikan tumpangan..


"Sayamg apa yang terjadi"teriak willi sambil mengetok jendela mobil..


"Jalan pak,hiks." sambil terisak alexa menyuruh sopir tersebut jalan..


"siap mbk"..jawabnya dan langsung meninggalkan willi yang mencoba mengejarnya..


dia mencari no sahabatnya IKa yang sudah lama tidak di hubunginya namun tidak bisa tersambung membuatnya meremas Handphonenya dia sekuat tenaga menahan tangisnya..


"kita kemana mbk".tanya supir itu..


alexa masih menunduk menahan tangis


"kita ke restoran xxx.."!!


"siap mbk"..jawabnya langsung tancap gasnya..


sesampainya direstoran alexa menaruh uangnya di kursi lalu segera membuka pintu dan berlari kedalam restoran..


supir taxi itu mengirim pesan kepada seseorang:

__ADS_1


Nona alexa ada si restoran xxx


Ok


jawab pesan itu singkat..


Supir taxi itu segera turun dan mencari tempat untuk mengawasi alexa dari jauh..


di dalam restoran terdiri dari dua ruangan indoor dan outdoor alexa memilih duduk di meja outdoor karena tempat itu tidak terlihat orang orang disana..


alexa berjalan di balkon outdoor restoran saat hendak duduk di kursi.. kakinya sudah tidak kuat dia berlutut dan menangis tersedu sedu..


"hiks hiks hiks"..


dia mengingat hubungannya dengan willi cerita yang mereka ukir bersama,bagaimana willi sangat menyayanginya dan juga alexa yang mencintai willi,namun dibenaknya sekarang apakah dia harus melepaskannya seperti kata VIRA..


Sekarang alexa mencoba berpegang pada meja untuk berdiri,dia duduk sambil menatap kearah danau yang berada didekat restoran itu..


Sepanjang hari dia hanya duduk termenung disana mengingat masa masa bersama willi dan juga kejadian kejadian yang beberapa bulan ini terjadi kepadanya..


"Nona maaf restoran akan tutup ini sudah jam 11"..ucap seorang pelayan dengan sopan


.


alexa menatapnya dengan mata yang masih bengkak dengan sedikit senggukan..


dia berdiri dengan tatapan tidak fokus meletaknya uang yang sebenarnya akan mendapat kembalian dari pelayan itu namun dia tidak mempedulikannya dan segera berjalan keluar.


Dia melihat Taxi dan segera memberikan tanda ingin menaikinya..


Alexa langsung masuk..


"Ke alamat xxx" pinta alexa dengan suara yang agak serak..


"siap mbk."ucap supir taxi..


alexa bahkan tidak menyadari seharian dia diantarkan oleh supir yang sama.benaknya benar benar sudah kosong..


Sesampainya dirumah dia kembali meletakkan uangnya di kursi tanpa berbicara apapun..


Dia ingin segera tidur melepaskan lelahnya,tono membuka gerbang dan melihat alexa berjalan tanpa menyapanya membuatnya heran..


Semua ruangan sudah dimatikan lampunya..


"Mama dan kai pasti sudah tertidur"..gumam alexa sambil berjalan menaiki tangga..


dia berhenti dan melihat lampu di ruang kerjanya masih menyala,mulanya ia sangat lelah hnya ingin langsung berbaring tidur namun dia malah menuju kebawah kembali dengan mematikan lampu..


Alexa terkejut seorang laki laki sedang memandangi laptop dan sesekali menatap dokumen di mejanya..


alexa hanya diam menatap Rendra yang tengah fokus dengan kegiatannya. tan terasa air matanya menetes..


Ia teringat setiap malam saat ia terbangun dia pasti ke ruangan ini mendapati ayahnya sedang duduk di mejanya..


alexa berjalan mendekat ke arah rendra,kemudian dia duduk di sebelah rendra..


"Pak rendra aku..."..


"Saya hanya memesan pizza nona,"ucap rendra sambil memberikan sepotong pizza namun pandangannya tetap pada laptop..


"Makan lah nona kita hanya punya waktu 30 menit sebelum tidur,kita maksimalkan dengan bidang ini saja " sambil memberikan dokumen kepada alex..


Alexa mengusap matanya, tangan kanannya memasukkan pizza kemulut sedang tangan kirinya membaca dokumen itu..

__ADS_1


dalam hatinya dia berjanji untuk fokus pada pekerjaannyaa dan menunda memikirkan yang lain..


"bersambung


__ADS_2