Separuh Hatiku Untuk Mu

Separuh Hatiku Untuk Mu
Episode 13. Mengawasi


__ADS_3

Pria itu memegang Kepalanya yang masih terasa pusing,dia mengingat ingat apa yang terjadi.


saat mulai tersadar tangan dan kakinya sudah terikat dalam posisi duduk dia meronta ronta dan menemukan rendra sedang membuka dompet miliknya.


"Dugaan ku benar kau bukan dari mereka,kenapa kau mengikutiku"..tanya rendra..


"hahaha,aku tidak menyangka aku bisa dikalahkan olehmu"ujar pria itu..


"kalau kau ingin tau di hp..."


"aku sudah membuangnya"..sela rendra.


"apa yang kau...kalau begini aku tidak bisa membuktikan padamu"..lanjut pria itu..


"Kau bisa mulai mengatakan sekarang,aku punya banyak waktu mendengarkan"..jawab rendra santai.


"Sial ini memalukan.,," ucap pria itu


"Apa nyawamu lebih berharga dari pada harga dirimu?"..Ancamnya..


"Hahah aku tau kau bukan pembunuh!"...


"Baiklah kalo itu maumu"..rendra menyumpal mulutnya dengan kain kemudian Melakban mulutnya sehingga tidak bersuara...


Saat hendak berdiri rendra melihat mata pria itu berkedip kedip.


Rendra mengetahui itu adalah kode morse yang mengatakan untuk membuka mulutnya dan akan mengatakan yang sebenarnya..


"Aku seorang anggota kepolisian tapi dalam unit intelegen,kami sudah mengawasimu sejak tiba di indonesia"..Pria itu kemudian menatap dompetnya..


"Ikutlah dengan ku akan kutunjukkan Siapa superiorku.."lanjut pria itu..


"Kenapa aku harus menurutimu.?"tolak rendra..


"Bagaimana kalo aku bilang ini tentang Pak arya!!.. Rendra menoleh dengan tatapan dingin..


"Sekarang kau tertarik"..pria itu tersenyum menang..


"Tidak ..."jawab rendra..kemudian dia kembali berbalik hendak pergi..

__ADS_1


"Ha. ..apa?" pria itu kaget dengan jawabanya.


"Tunggu kumohon Aku mengatakan sebenarnya,Kau adalah tugasku"..ucap pria itu memelas..


"Kau seorang Polisi intelegen mudah sekali memberikan informasi"..tanya rendra..


"Karena kita bukan musuh,disana kau akan mendapatkan banyak info"..lanjut pria itu..


+++---(+(+++±+-----+


Direstoran..


Alexa Menikmati makam malam dengan willi..


"Aku seneng banget lihat kamu kayak gini lagi"..Willi senang melihat alexa tersenyum kembali..


"Ini semua berkat om dharma dan pak rendra".jawab alexa terus menceritakan dan membaggakan mereka.


"Kalo gak ada mereka aku pasti gak bisa apa apa"..kemudian alexa mengerem omonganya karena willi sudah meresa tak nyaman..


"Oh."Willi sedikit merajuk..


"Kalo gak ada semangatmu aku juga gak akan bisa"..kata kata itu membuat willi senang memegang kedua pipi kekasihnya..


Keduanya kemudian kembali menikmati makan malamnya..


di tempat parkir saat alexa yang sedang menunggu willi .tiba tiba melihat sosok sekretarisnya bersama seorang wanita masuk kedalam restorannya tadi..


Saat hendak mendekatinya willi sudah memanggil untuk masuk ke mobil,akhirnya alexa tak melanjutkan dan segera masuk ke mobil..


"Siapa ya kekaishnya?.ah syukur lah ternyata pak rendra punya seseorang di kota


Rendra terus mengikuti wanita itu masuk kesebuah restoran, mereka masuk ke Dapur


para koki dan juru masak hanya memperhatikan mereka masuk kesebuah ruangan..


Didalam Ruangan seseorang duduk dengan mengenakan batik,penampilannya sangat berwibawa dengan kumis yang tebal namun rambut ditubuhnya sudah memulai memutih..


Pria yang tadi di hajar rendra juga ada disana menatapnya Tenang..

__ADS_1


"Selamat Datang" ucap pria dengan baju batik itu yang sudah pasti adalah pimpinan ditempat ini..


Rendra hanya mengangguk penampilannya saat ini sangat tenang..


"Kalian pasti tahu saya tidak bisa lama meninggalkan dia"..ucap rendra..


pimpinan itu tersenyum bukan senyum merendahkan namun senyum kekaguman,anak muda ini sangat berdedikasi dengan tujuanya..


"Pulau Rumba berada diantara batas negara kita dan negara tetangga,jika ingin menyelundupkan senjata,drugs bahkan manusia selalu diawali dengan pulau itu semua penduduknya hidup dari sana dan tentu saja sangat jauh dari jangkauan hukum dan teritori kekuasaan kita"..


"Namun itu semua akan berubah jika kita berhasil membangun gedung mandala,gedung itu akan menjadi simbol bahwa negara kita berkuasa disana,tentu saja negara negara tetangga akan berebut walaupun tidak secara terang terangan namun dipastikan mereka akan melakukan segala cara untuk menghentikannya.".


"Dan tuan arya serta perusahaan Sanjaya ditunjuk untuk mendampingi Perusahaan negara ini membangun gedung itu"..Pria itu menunggu pertanyaan dari rendra


"Jika sangat berbahaya kenapa tidak meningkatkan militer disana ..?".tanya rendra.


"jika kami mengerahkan pasukan kesana secara terang terangan negara negara itu akan berpikir kita memulai perang,jadi kita harus pelan pelan mendapatkan pulau rumba"..


"Tambang uranium!"" rendra berucap membuat pria itu terkejut.


"Padahal informasi ini sangat Rahasia,dan benar itu alasan yang sebenarnya"..


"Kami adalah pasukan khusus bertugas untuk melindungi tuan arya,berada dibawah mentri pertahanan kode kami ARIES.".


"semenjak perusahaan sanjaya menjadi pemenang tender ,sejak saat itu juga Tuan ARYA menjadi incaran..Sekuat tenaga kami melindunginya Namun dia berhasil menipu kami dan pergi ke amerika seorang diri.".


"Kemudian muncul Nama anda dalam kasus ini,sebelum pergi dia menyuruh kami mengirimkan apa ini sebuah wasiat kah..?.."


"Kami tidak meminta tolong pada anda tapi kami menyuruh anda menjadi mata kami di perusahaan Sanjaya,karena anda sudah menjadi bagian dari kasus ini kami mohon bekerja samalah!!".. dengan melakukan penekanan disetiap kata katanya..


++++---+++++------


Rendra sampai dikediamannya dia menyewa rumah kecil hanya ada 1 kamar tidur,dapur dan kamar mandi..


Tapi ada satu ruangan lagi di belakang lemari pakaian besar,dia membukanya dan terlihat monitor CCTV. dia duduk di kursi putar berwarna hitam menyandarkan bahunya dan salah satu monitor menampilakan alexa di ruang kerja yang sangat serius mempelajari dokumen yang dia berikan.


Rendra menatapnya dan tersenyum .


"Andai anda tau apa yang terjadi apa anda bisa memaafkan saya"..

__ADS_1


__ADS_2