
Dharma duduk di teras rumahnya sambil menghisap cerutu buatan lokal matanya memandang kosong...Dua hari setelah kematian sahabatnya iya enggan melakukan apa apa.. meskipun pekerjaanya menumpuk tapi ia malas menyelesaikannya...
"yah ayah"..Wini memanggil suaminya yang sedang termenung walaupun ia tau keadannya yang sedang bersedih namun ada seseorang yang memohon untuk bertemu dengan suaminya...
Wini menggoyang bahu suaminya itu..
"oh ada apa bu"seru Dharma..
"Maaf yah tadi ibu panggil tidak menjawab
"itu yah ada tamu!"seru Wini
"Bilang ayah pergi saja"perintah Dharma
"Maaf yah dia bilang tau ayah dirumah Dan katanya ia benar benar pengin ketemu ayah,dia juga bilang ini tentang yayasan Bumi nusantara"..
Dharma melotot kearah istrinya..yayasan Bumi nusantara adalah panti asuhan dimana dia Dan Arya di asuh.. setahu Dharma Bumi nusantara sudah di gusur.
Dia seperti orang luar negri yah enggak kayak orang indo pokoknya"lanjut Wini...
akhirnya Dharma bangun Dan segera menemui tamunya itu..
Sesampainya diruang tamu Dharma tidak melihat seseorang dimana saat hendak menanyakan istrinya terdengar suara dari ruanh photo dekat ruang tamu mereka...
ruangan itu memang khusus menyimpan photo photo keluarga Dan kenangan Dharma..
Dan benar Dharma melihat seorang pemuda disana yang sedang tersenyum mengamati photo disana...
pemuda itu tersenyum dengan satu photo tiga orang anak kecil yang tersenyum Dan dibelakang nya tertulis yayasan Bumi nusantara..
"Maaf bisa Saya Bantu"ucap Dharma membuat pemuda itu berbalik Dan menatap Dharma .. terlihat dia mengusap air yang sedikit keluar dari matanya..
__ADS_1
"Paman Ram "sambil berjalan mendekat kearah dharma..
Dharma terkejut Karena Hanya Arya yang memanggil ya RAM.. dulu sewaktu pertama kali Arya bertemu dengan Dharma.. dia selalu salah menyubut namanya entah kenapa dia selalu memanggil nya dengan RAM..sejak itu Dharma sudah terbiasa dengan Arya yang menyebut namanya RAM...bahkan tidak ada lagi yang menyebut nama RAM selain Arya..
"Kau siapa bagaimana..."..belum selesai menyelesaikan kalimatnya ..
"duduklah paman.saya akan menjelaskan semuanya"..ujarnya..
"saya akan menjelaskan maksud Dan tujuan Saya kemari.."mereka berdua duduk
Dharma tidak menolak Karena dia juga penasaran bagaimana dia tahu Semua tentang dirinya tentang panti asuhan bahkan tentang nama kecilnya...
ditambah dengan penampilan pemuda itu yang Hanya sedikit terlihat seperti orang asia namun matanya membuat nya teringat seseorang meskipun dia bermata biru tapi bayangan orang yang dikenalnya tidak bisa tertutupi...
akhirnya Dharma memutuskan diam Dan mendengarkan pemuda itu berbicara..
"Saya akan mulai dengan nama Saya"ucapnya
"aku lahir di inggris ayahku orang inggris Edward Norton Shaw Dan ibuku orang indonesia.."Lalu pemuda itu menunjuk photo ketiga anak kecil di dinding.
Dharma mengikuti arah telunjuk pemuda itu..
"Dia ibuku Riana dewi.."pemuda itu tersenyum..
tapi tidak dengan Dharma di sangat terkejut seluruh bulu rambutnya berderi.. ingatan tentang ratna dewi Tiba Tiba menerobos Masuk kedalam otaknya Semua kenangan indah Dan rasa hangat menyeruak ke hatinya..
Dharma tidak menyangka benar benar tidak menyangka..
Ratna dewi Dan Arya adalah satu satunya orang yang dipercayai Dan di sayangi Dharma waktu dipanti asuhan...
meskipun di panti banyak anak yang lain tapi hingga remaja Hanya ratna Dan Arya yang dianggapnya keluarga..
__ADS_1
Namun setelah lulus SMA ratna memutuskan pergi bekerja di bali Dan sampai sekarang dia tidak pernah tahu kabar beritanya...
Dan setelah melihat pemuda itu dia yakin bahwa mata itu seperti mata ratna yang sangat dirindukannya...
"Paman"..ucap rendra membuyarkan kenangan Dharma
"iya nak.."Dharma melap matanya yang sudah menetas teringat Ratna..
"Lalu bagaimana..."rendra menyela ucapan Dharma
"Saya akan melanjutkan cerita Saya paman,Saya tidak ingin terjadi salah paham"..lanjut rendra
Dharma mengangguk dia memajukan badanya menatapnya untuk mencari kebohongan namun selama pulahan tahun pengalaman akhirnya dia tahu pemuda ini bermata jujur..
Dharma sangat yakin dengan instingnya ditambah Semua fakta yang disampaikan rendra ..akhirnya dia bersedia menurutinya tenth saja Karena ini juga menyangkut ratna dewi wanita yang sangat di rindukannya..
"Dari cerita ibu.beliau bertemu dengan ayah di bali dia adalah tamu di hotel tempat ibu bekerja..singkat cerita mereka menikah Dan memutuskan tinggal di Amerika Karena orang tua ayah menentang pernikahan mereka.
Setelah itu saya lahir Namun Ayah tidak sempat melihat aku lahir Karena hari itu juga ayah meninggal karena kecelakaan...
Dharma hampir saja menangis.. ternyata kehidupan Ratna tidak berjalan baik harris membesarkan anak nya seorang diri...
"Saya tentu saja tidak mengingat Masa kecil Saya ,tapi saya yakin ibu membesarkan
Saya dengan sangat baik.. "Kali ini Rendra menatap Dharma tajam..
"Lalu saat Saya 8 tahun ibu di vonis kanker stadium akhir dan disaat saat terkahirnya beliau menceritakan Semua Masa lalunya dengan saya ..TIAP hari saat Saya menemaninya di rumah sakit beliau selalu menceritakan bagaimana Paman Arya Dan paman RAM sewaktu kecil... dia sangat bahagia bahkan tidak sebahagia jika menceritakan tentang ayah Saya sendiri...
"dua hari sebelum ibu meninggal seorang pria datang kerumah sakit ,dia terlihat sangat sedih dia menangis duduk di ranjang dekat ibuku..saat itu aku tahu dia adalah paman Arya..
Rendra memberikan sebuah foto dimana di foto itu adalah foto yang sama seperti di dinding rumah Dharma ya foto tiga anak kecil yang sedang tersenyum senang..
__ADS_1
Keraguan Dharma segera sirna dia menghampiri rendra Dan memeluknya dengan erat, pelukan rindu kepada sosok ratna wanita yang dicintai Dan disanyanginya..