
Dharma menatap senang dengan photo yang diberikan rendra.. Dharma benar benar merindukan mereka berdua,
"Maaf rendra paman benar benar tidak tau keadaan ratna bahkan ... bahkan saat terakhir pun dia tidak memberitahuku,aku menyesal...aku.. ".Dharma menyeka kembali matanya.
"Paman, Masa Lalu bersama ibu dan Paman Arya akan selalu dikenang beliau ..saat terakhir pun ibu terlihat tersenyum ditemani paman Arya"..
"Entah kenapa Saat itu ,Saya juga merasa ibu benar benar bahagia,"
"Setelah Ibu meninggal Paman Arya ingin membawa saya bersama ke indonesia"rendra menatap Dharma Kali ini Rendra sudah terlihat tegar,,
"Namun Karena hak wali Saya jika ibu meninggal adalah Orang tua ayah Saya, maka akhirnya aku di kirim ke inggris.."
"Bahkan paman Arya menemani Saya hingga bertemu mereka"..
"Untunglah keluarga ayah menerima Saya dengan terbuka"..
"Walaupun Paman Arya masih menginginkan Saya untuk untuk bersama beliau.."
Dharma sangat fokus dengan rendra hingga akhirnya Wini membuyarkan fokusnya..
"Ceritanya seru banget ya ayah sampai melotot gitu"..ucap Wini..
Dharma segera memperailahkan rendra minum
"Minum Rendra "serunya.
Rendra mengambil cangkir Dan segera menyesapnya dengan perlahan.
setelah Wini kembali kembali kedalam rendra mulai menceritakan kembali kisahnya..
__ADS_1
"Ternyata Saya sangat pintar".ucap rendra membuat Dharma bingung.
"Umur 17 Saya Masuk program Percepatan Masuk kuliah di salah satu universitas terbaik diamerika,mereka memberikan beasiswa hingga Saya lulus"
"yang membuat Saya bahagia adalah meskipun Saya di inggris bersama kakek Dan nenek Saya atau saat diamerika paman Arya selalu menjenguk Saya walau pun beberapa bulan atau setahun beberapa kali,Namun setiap perayaan kematian ibu dia selalu ada bersama saya"..
"beliau selalu memberikan bantuan untuk Saya ,hingga tanpa Saya sadari Saya bergantung pada paman Arya bisa dibilang paman Arya membuat Saya tidak kehilangan figure seorang ayah" rendra kembali berkaca kaca mengingat Arya..
"namun beberapa tahun Lalu paman Arya tidak lagi datang untuk sekedar merayakan kematian ibu atau bertemu dengan Saya.."..
"Beberapa bulan Lalu saya akhirnya menghubunginya untuk datang ke Amerika,Waktu itu saya benar benar memaksanya tanpa tahu sebenarnya dia menyimpan rahasia benar".
mata biru rendra mulai menatap lebih serius..
"Ternyata benar beliau mengalami kecelakaan ,saat itu Saya benar benar merasa menyesal jika saya tahu hal.ini terjadi Saya tidak aka.."
rendra memejamkan matanya Dan membuka dengan tajam matanya kembali..
Dharma terkejut dengan ucapan rendra..
"Sebulan setelah kematian paman Arya ada sebuah paket yang dikirim kepada Saya dengan tulisan pengirim Ratna dewi..saat Saya buka di dalamnya terdapat sebuah Surat Dan beberapa dokumen"..
...Rendra Paman memutuskan untuk bertemu dengan mu.. tapi mungkin paman tidak.bisa lagi menemui kamu lagi..sesuatu yang besar sedang terjadi Dan sayangnya paman Masuk didalamnya .. jika paman Arya tidak berhasil keluar ,tolong jaga keluarga paman......
paman sudah mencoba yang terbaik namun sepertinya sudah terlambat untuk meminta bantuan siapapun..paman percaya kamu bisa menyelesaikannya rendra Semua ada didalam sini..
Anggaplah ini permintaan terkahir paman..
Arya
__ADS_1
Dharma membaca Surat itu dengan teliti Dan mencoba memahami kata katanya..
"Memang setelah Arya mendapat pekerjaan untuk membangun Gedung Mandala dia seeing mendapatkan teror,karena dia juga memberitahu ku aku tidak menyangka jika ini.."ucap Dharma
"Sejak kembali kemari aku sudah menyelidiki beberapa kolega maupun pesaing paman Arya Tak terkecuali paman RAM."rendra menatap dharma untuk meyakinkan Dharma bahwa ia harris benar benar yakin dengan Semua di selling Arya..
"Lalu apakah aku terlihat"Tanya Dharma
rendra tersenyum
"anda sudah tahu jawabanya".
Dharma tersenyum
"Sekarang perusahaan benar benar kacau bisakah aku meminta satu hal paman..
" apa itu rendra"?
"Biarkan aku membantu keluarga paman Arya Dan percayakan Semua padaku, aku akan melindungi keluarga paman Arya"..
"Tapi Syaratku satu"pinta Dharma
"apa itu paman"?..Tanya rendra
"kamu harus membantu Saya menemukan pembunuh Arya ".
rendra berdiri memeluk Dharma
"pasti paman mereka harus mendapat balasan tas perbuatan mereka"..
__ADS_1
Dharma entah kenapa dia sudah mengenal lama pemuda ini pelukan ini kembali membuatmya mengenang sosok Arya Dan ratna kedua orang yang sangat disayangi Dan di rindukannya..