
Pagi sekali alexa sudah teebangun untuk bersiap siap..ia memakai baju kantor dengan setelan jas dan kemeja putih serra rok yang membuatnya seperti wanita karir.. ini pertama kali alexa pergi ke kantor papanya perasaan takut khawatir menyelimuti pikirannya..
alexa berangkat setelah berpamitan dengan mamanya..tono membuka gerbang di terkejut melihat alexa yang sudah keluar dari kamar..karena selama beberapa hari alexa mengunci diri di kamar.
sesampainya di kantor ia sudah di tunggu Dharma..
"Om senang dengan keputusanmu nak..Ayo kita masuk !"ajak dharma..
alexa mengangguk dan mengikui dari belakang..semua karyawan kagum dengan kecantikan Alexa meskipun mereka pernah melihat alexa di pemakaman arya namun kali ini alexa berdandan sangat cantik.. melihat mereka berjalan ke arah ruang pimpinan mereka segera tau bahwa alexa pastilah yang akan menjadi pemimpin mereka yang baru..
setelah sampai ruangan Dharma menyuruh alexa duduk di kursi tempat ayahnya selalu duduk..
"Duduk nak. aku akan mulai menjelaskan apa yang terjadi...dan kita juga harus mempersiapkan segala kemungkinan terburuk"..seru dharma
"maksud paman".alexa bingung dengan maksud dharma..
"Ok begini nak,hanung yang merupakan pemimpin sementara perusahaan ini ternyata seorang breng**sek".dharma kesal ingin sekali di menyumpah serapahnya..
"dia menguras semua kas perusahaan dan ternyata dia bekerja dengan orang administrasi sehingga dengan mudah dia mengambil Uang perusahaan ini, tidak hanya itu dia juga menyebarkan rumor jika perusahaan ini akang bangkrut.. ini membuat karyawan senior dan berpengalaman resign.
sekarang yang ada di perusahaan hanya di isi anak anak muda.."kali ini dharma bersandar disofa dan mengelus keningnya..
"aku sudah melaporkan kasus ini ke kepolisian tapi hanung sangat licik setelah membawa uang itu di kabur keluar negri total yang dibawa tidak main main sebanyak 400 milliar..alexa menatap kaget dan menutup keduan mulutnya dengan tangan lalu bersandar di sofa.. ini benar benar serius..
kmudian alexa hanya bisa mendengarkan tidak mau menyela sebelum dharma selesa menceritakan semuanya..
"Kita sedang mengalami Project raksasa dengan kosongnya kas maka project ini akan terhenti dan kamu tahu nak mereka pasti akan menuntut ganti rugi ke kita,"dharma berdiri dan memberikan dokumen yang berisi aset pemasukan dan pengeluaran perusahaan kepada alexa.
"semua data ini om kumpulkan dari orang kepercayaan arya dan om ..seandainya aku lebih paham tentang dunia bisnis semua ini tidak akan terjadi"ada sedikit penyesalan di mata dharma..
"harusnya aku yang minta maaf om sudah menyusahkan.. alexa lalu membaca dengan baik dokumen yang disodorkan dharma..
"jadi om aset papah meskipun dijual belum bisa untuk modal proyek ini ya"tanya alexa.
"IYA nak proyek ini membutuhkan dana sekitar 500 milliar sedangkan aset dan kekayaan hanya 130 milliar.ungkap dharma
"kalo seperti ini terus proyek akan tertunda dan mereka akan menuntut kita one prestasi"..lanjutnya
"aku sadar om aku masih belum bisa membantu tapi ap saran yang tepat untuk krisis sekarang.. sebisa mungkin aku mencobanya.."jawab alexa
"cobalah nak menemui kolega papamu"..dharma membuka dokumen yang ada dimeja alexa dan dihalamn itu tercantum profil kolega kolega yang dulu bekerja sama dengan arya.
__ADS_1
"aku juga akan membujuk mereka .apa kamu sanggup nak menemui mereka ak tahu mungkin mereka akan meragukanmu..tapi kamu adalah anak arya mereka yang benar benar teman arya pasti akan membantu kita".tanya dharma dengan tatapan berharap kearah alexa..
"iya om aku sanggup akan aku lakukan apapun demi perusahaan..jawab alexa
mereka pun segera menemui kolega kolega arya..
list pertama yang di datangi alexa adalah Sandi merupakan pebisnis perumahan dulu arya pernah memberikan modal untuk usahnya dan sekarang dia sangat sukses..
"selamat siang om sandi".sapa alexa
"iya silakan duduk"sandi mempersilahkan alexa ..namun sepertinya dia tidak antusias dengannya.
"maksud saya datang kesini pertama adalah terima kasih sudah datang di pemakaman papah.."sandi mengangguk dan tersenyum..
"yang kedua adalah perusahaan papa sedang mengalami krisis".mendengar kata krisis mata sandi melotot.."maaf alexa perusahaan juga mengalami krisis"belum selesai alexa melanjutkan sandi sudah menolak permintaanya..
"maaf hari ini saya ada meeting dan sekali lagi saya tidak bisa membantu kamu alexa.
alexa menatapnya dengan kecewa.. tapi iya tidak mempedulikannya dan segera meninggalkan ruang kantornya...
dari daftar list kedua pun sama alexa tidak mendapatkan hasil positif...
dan sampai waktu sore semua list yang di datanginya tidak membuahkan hasil..
ternyata masih ada satu nama yang berada di list tersebut dia adalah agung Memiliki perusahaan produksi alat berat .dulu arya pernah membantu nya dengan membeli produknya disaat perusahaanya akan bangkrut karena tidak ada pesanan sejak saat itu agung sangat berterima kasih padanya..
"mungkin dia bisa membantu "bisik alexa.
sesampainya di kantor perusahaan agung karyawan sudah mulai berhamburan karena sudah jam pulang..
"mungkin besok saja saat jam kantor "saat alexa hedak berbalik.. tiba tiba suara seseorang neneriakkan namanya..membuatnya mencari sosok tersebut..
suara itu berasal dari pria dengan tubuh gemuk dan tidak terlalu tinggi..
"kamu alexa kan anak pak arya.."sebut pria itu
"iya saya alexa".jawab alexa penasaran
"aku tau kamu saat dipemakaman papamu..apa kamu datang untuk mencariku.""lanjutnya
"apa bapak pak agung sudirman"?tanya alexa
__ADS_1
"iya saya agung dan jangan panggil bapak.panggil saja mas agung ..ayo kita bicara di ruangan saya saja disini tidak enak mengibrol"..pinta agung
sebenarnya alexa sudah mencium gelagat cuigayang benar saja pria inib sudah terlihat paruh baya mungkin seusia mamanya tapi minta disuruh panggil Mas."yang benar saja "
namun alexa tidak punya pilihan lain selain menuruti agung.. iya pun segera mengikuti agung ke dalam gedung perusahaannya
"duduk alexa mas bikinin minuman ya"..ucap agung sambil menuangkan minuman ke dua gelas ditangannya..
"iya pak.maksud saya mas.jadi perusahaan papa sedang ada krisis dan kami benar benar membutuhkan bantuan mas agung untuk bisa melalui krisis ini.."
agung tersenyum dan duduk disebalah alexa sambil memberikan minuman itu padanya..alexa semakin tidak nyaman dengan sikap agung..
"tenang saja minumlah ini dulu.."agung memberikan gelasnya pada alexa..
"saya mohon mas untuk melihat masalah kami dengan serius.alexa meletakkan gelas itu di meja..
ini membuat agung mwngeryitkan matanya.
"haha aku bisa saja membantumu tapi apa imbalan yang kudapatkan..tanya agung..
"kami sedang mengerjakan proyek besar jika kami bisa mendapatkan modal untuk itu kita bisa sharing keuntungan.."alexa menjelaskan sambil menunjukakan surat perjanjian proyek tersebut..
agung hanya melihatnya sekilas..dan langsung melemparkannya kemeja..
"aku setuju"ucap agung.. alexa menatap ke wajah agung dengan wajah senang..
"akan tetapi aku punya syarat satu lagi.."lanjutnya..seyum alexa langsung pudar
berubah menjadi kebingungan karena ia takut syaratnya akan berat dan tidak bisa dipenuhi..
"temani aku malam ini"ucapan agunsambil menyadarkan tubuhnya disofa dengan kedua tangan menahan kepalanya..
alexa langsung berdiri
"kenapa anda seperti ini dulu papah membantu mu sekarang anda memperlakukan putrinya seoerti ini".tubuh alexa begetar dan buliran air mengalir dari matanya..
"haha ini lah bisnis dulu arya membantu ku karena bisniskan di saja yang mau membantu jika sekarang arya yang meminta membantunya mungkin aku pertimbangkan tapi sekrang dia sudah mati"..lanjut agung
"lalu kau pikir kau bisa menggantikan papamu hah?.."kamu hanya anak kemarin sore meskioun aku memberimu modal kau belum tentu sanggup mengolahnya..
karena itu tidur denganku malam ini dan aku berjanji akan membantu mu dan perusahaan"..setidaknya jika kau gagal agak tidak rugi banyak karena sudah menidurimu hahahh.. alexa memandang agung dengan jijik dan segera berbalik untuk keluar..
__ADS_1
"ingat tawaranku ini. teriak agung namun tidak dipedulikan alexa ia dengan kasar membuka pintu dan lalu keluar ruangan dengan air mata deras mengalir dari matanya..
baru kali ini dia diperlakukan seperti ini."menjijikan" teriaknya.membuat beberapa karyawa yang masih disekitar perusahaan melihatnya dengan heran..