Separuh Hatiku Untuk Mu

Separuh Hatiku Untuk Mu
Bab 2..Berduka


__ADS_3

Sudah satu jam alexa pingsan sekarang dia berada dikamar rumahnya.karena dari kampus tadi ika menelepon lidya dan menceritakan bahwa alexa pingsan.segera lidya mengirim orang untuk menjemputnya dikampus..


"tante aku pulang dulu .. setelah ganti baju dan beresin semua nanti kesini lagi..pinta ika.


"iya ka biar kainan yang antar ya".pinta lidya


"Iya tante makasih.maaf kalo boleh bertanya apa menyebabkan im arya meninggal."sebenarnya ika tidak enak menanyakan ini namun ia juga merasa khawatir dengan yang terjadi.akhirnya ia memberanikan diri untuk bertanya


"Kata Hanung orang kepercayaannya om arya meninggal karena kecelakaan di amerika"..air mata lidya mengalir tanpa dia sadari membuatnya mengusapan tisu yang ada tangannya..


"sekarang hanung sedang berkoordinasi dengan kedutaan disana untuk kemulangkan jenasah".lanjut lidya


"maaf tante"ika kembali memeluk lidya dan mengelus punggungnya..


Alexa akhirnya terbangun dia melihat sosok willie disebalahnya yang sedang menggenggam tangannya..


"Katakan mas ini hanya mimpi"ucap alexa


"katakan papah tidak apa apa dan nanti dia akan pulang".. sambil memegang kedua tangan willi membuat willi bingung untuk membalas perkataan kekasihnya itu..


"Kamu harus kuat sayang om sudah memulai perjalanan barunya.kamu harus merekannya sayang".. jawab willi yang mencoba menenangkan.akan tetapi air mata lidya pecah membuatnya mengingat bahwa papa yang sangat disayanginya tiada.willi langsung memeluknya untuk memberikan keberanian menghadapi musibah ini..


-----------'''"""----------


Sudah Seminggu semenjak arya di kuburkan di peristirahatan terakhirnya.. semua orang datang mereka merasa turut bersedih karena atasan teman dan kolega mereka telah tiada..arya adalah orang yang baik dimata mereka perusahaan yang dibangunnya telah membantu banyak orang bahkan dia mendirikan yayasan Wijaya diperuntukan untuk anak yatim piatu ..

__ADS_1


karena dia yakin semua yang tuhan berikan kepadannya harus digunakan untuk membantu orang orang dari penderitaan.


Di sofa ruang tamu lidya sedang berbicara dengan hanung..hanung adalah orang kepercayaan arya diperusahaan.jika dia pergi semua akan diurus hanung hari ini dia ingin meminta persetujuan lidya untuk mengambil kepemimpinan perusahaan..selama alexa dan kainan belum mampu mengerjakan urusan perusahaan...


"Bagaimana mas dharma jika aku menyerahkan urusan perusahaan kepada hanung teelebih dahulu."tanya lidya.


Dharma adalah sahabat dan pengacara arya.mereka adalah sama sama anak yatim piatu namun dengan kerja keras mereka akhirnya bisa se sukses sekarang..


"Lidya kamu jangan terburu buru...sebentar lagi kan alexa lulus kita bisa mempersiapkan dia untuk perusahaan."jawab dharma.. ada sebersit kekecewaan dimata hanung karena dia merasa selama ini sudah memberikan segalanya untuk perusahaan namun masih ada keraguan untuk mempercayainya..


"mas perusahaan sedang menangani proyek besar.pasti perusahaan membutuhkan seorang pemimpin untuk mengambil keputusan dan aku tidak paham sama sekali tentang perusahaan."sambil menatap penuh permohonan kepada dharma."aku mau memberikan kesempatan kepada hanung..


dharma masih ragu.. karena ini keputusan yang sangat penting sambil mengelus dagunya ia menatap hanung..


"ok aku setuju tapi dengan syarat hanung hanya sebagai pelaksana tugas yang berarti pimpinan perusahaan adalah Alexa.."ucap dharma..


"Kalo begitu aku akan segera mempersiapkan dokumennya dan perjanjiannya.dan juga aku ingin pamit." sebenarnya dharma masih ingin menemui alexa..namun setelah pemakaman papahnya alexa mengurung diri dikamar tanpa mau di temui oleh orang orang ..bahkan willi dan ika sekalipun tidak mau ditemuinya..


setelah dua hari pertemuan dengan hanung dan dharma lidya mendengar kabar yang membuat tambah bersedih... karena khawatir dan bingung akhirnya lidya mencoba menemui alexa dikamarnya..ia berbicara dengan keras di pintu kamar alexa..


"sayang kamu dengar mamah "..teriak lidya...alexa yang sedang melamun, mengenang kenanangan bersama ayahnya menjadi buyar.. mendengar teriakan mamahnya,akan tetapi ia masih mencoba mengacuhkannnya.


"sayang ini tentang perusahaan papah,please dengerin mamah nak,buka pintunya"lidya mengetok pintunya kali ini dengan keras.mendengar ibunya menyebut perusahaan ayahnya...alexa bangun dari tempat tidurnya dengan mata sembab dan tubuh yang masih lemah karena selama seminggu iya makan seadanya.tubuhnya menjadi terlihat kurus dan kusut,


akhirnya alexa membuka pintunya.

__ADS_1


"sukurlah sayang".lidya segera memeluk alexa dengan sangat erat seolah mereka sudah tidak bertemu sangat lama ada kerinduan dan kesedihan dalam batin lidya.ia melihat anaknya yang kini menjadi lebih kurus dan seperti tidak terawat kecerian yang selama ini ada padanya seperti sudah sirna..


"ada apa mah"suara alexa yang lemah dalam pelukan lidya..lidya melepaskan pelukannya dan menatap alexa terlihat kesedihan dimatanya tidak hanya karena melihat kondisi alexa saat ini tapi rasa bersalah yang besar...


"sayang maafkan mamah,hanung yang mamah percayai membawa kabur uang perusahaan..dan para senior di perusahaan banyak yang mengudurkan diri ..perusahaan benar benar kacau sayang"lidya kembali menangis mengingat keputusannya ternyata berbuah petaka..


"sayang kalo kamu tidak segera bangkit nasib perusahaan dan keluarga kita akan.."lidya tidak sanggup melanjutkan kata katanya..ia tertunduk bersalah..


alexa langsung teringat kata kata ayahnya 2 tahun yang lalu.


flashback on...


arya membawa alexa ke sebuah perumahan yang sedang dibangun para tukang berlalu lalang sibuk dengan tugasnya masing masing..hingga tidak menyadari kehadiran pemimpin mereka..


"alexa ini adalah perumahan yang papa buat untuk anak yatim piatu..kelak anak anak itu akan tinggal disini dengan gratis..ini semua berkat perusahaan papah sekarang perusahaan sekarang benar benar ayah dirikan untuk ini.membangun bangsa serta mereka yang membutuhkan"..arya menatap anaknya..alexa juga menatap papanya kagum.


"nanti kamu harus bisa melanjutkan perjuangan papa..membesarkan perusahaan ini karena banyak sekali yang bergantung dengan perusahaan papa ini ingat itu baik baik lex!".


"kamu harus bisa bangkit sayang" SUARA ITU seperti datang memenuhi pikiran alexa..


"maafin alexa mah karena sikap alexa mah.".alexa janji akan segera bangki ia menatap lidya terlihat kali ini matanya sudah tidak kosong ada sesuatu dorongan yang menggerakkan alexa .


"besok aku akan menemui om dharma dan besok aku akan kekampus".ucap alexa


"ia sayang kamu tidak boleh terus berlarut dalam kesedihan kita harus bangkit"..sahut lidya

__ADS_1


"alexa janji mah"kali ini alexa memeluk lidya dengan erat..


__ADS_2