
Bab.1 kepergian kakek
Aku dengan cepat melangkah kearah pagar sekolah mencari keberadaan ayah,tapi langkah ku terhenti setelah aku melihat ibu,ia menatapku dengan penuh kasih dan berkata"ayo,,nak..kita langsung kerumah nenek.
Dsana sudah ada banyak sanak keluarga baik dari pihak ayah dan ibu.aku di minta ibu untuk memakai pakaian yang sedari tadi dipegang ibu,setelah selesai berganti aku segera membantu apapun termasuk menyapu bagian ruang tamu.
Setelah selesai aku mendekati ibu yg sedang meracik bumbu soto,"Bu..kataku 'ada apa?"ucap ibu sambil melihatku"apa kita menginap disini?tidak sayang kita akan pulang "ucap ibu.
__ADS_1
Menjelang malam ayah dan ibu pamit kepada nenek dan sanak keluarga untuk pulang.sesampainya dirumahnya ibu dan ayah langsung ke kamar,sedangkan aku memilih kedapur karena rasa lapar yang mendera.
Tetapi sebelum aku duduk menghadap meja makan,terdengar ketukan pintu tok...tok...tok...
aku melangkah kearah pintu dan membuka pintu,rupanya kak agung yang datang aku baru ingat kata ayah tadi sore kak agung akan sampai malam dirumah.
Masuk "kak,kataku..gimana kabarmu dek" melihat ke arahku,aku langsung menjawab "baik kak".kataku,.tanpa menoleh kakak beranjak kekamarnya,.setelah kakak masuk kamar ibu keluar dan bertanya siapa yang datang? kak agung Bu",kataku.
__ADS_1
Setelah makan malam kita berkumpul diruang keluarga sambil menonton berita di TV dan berbincang bincang tidak terasa waktu menunjukkan pukul10.dan kita akhiri obrolan kita dan kekamar masing masing.
Pagi pagi aku sudah siap begitu juga ayah, ibu dan kakak kita akan pergi kerumah nenek untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakaman Kakek,setibanya disana ayah disambut oleh Om Bandi anak tertua dari Kakek Ruben.
Pagi...?sapa Om Bandi,pagi juga...jawab papa sambil mendekati om Bandi,; jujur aku sangat senang melihat kedekatan papa dan kakaknya yang satu ini dibandingkan dengan saudara papa yang namanya sandi.Oya,,Ran..saya sudah mempersiapkan segala yang perlu untuk pemakaman ayah,.mari kita kedalam Pendeta yang memimpin ibadah sudah dalam perjalanan kesini,kata om akhirnya.
Setelah ibadah semua keluarga besar menuju lokasi tempat pemakaman keluarga,.selama dalam perjalanan aku masih terdiam hingga tiba ditempat yang sudah ditentukan menjadi tempat pembaringan terakhir kakek,,tidak terasa air mataku terus mengalir dari pelupuk mataku.
__ADS_1
Mama merangkul dan membawa kepalaku dalam dekapannya, aku merasa teramat kehilangan Kakek,Kakek sangat sayang kepada cucu cucunya Kakek tidak pernah pilih kasih antara aku salsa,dan cucu Kakek yang lain seperti Bella dan Dino. setelah selesai proses pemakaman aku dan orangtuaku memilih langsung pulang dan membersihkan diri kalau kak agung balik ke kota s pamit kepada ayah dan ibu waktu di jalan tadi katanya izin hanya 2 hari jadi dia harus kembali bekerja besoknya.ayah Hanya men,'iyakan perkataan kak agung dan mengucapkan hati- hati dijalan..
Setiba dirumahnya ayah dan ibu kekamar untuk membersihkan diri,aku masih duduk di kursi ruang tamu sambil mengingat satu kejadian di rumahnya nenek tanpa sengaja aku mendengar kata-kata dari Om Sandi yang mengatakan ingin membuat ayah menderita,,apa maksud Om Sandi, ada apa masa lalu yang membuat Om Sandi ingin membalaskan dendam kepada ayah.