Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab.18. Ibu sakit


__ADS_3

Sudah beberapa Minggu ini ibu begitu banyak membantu ku, akupun senang hanya saja aku tak ingin ibu terlalu kecapean,.Bu... (saat kita duduk di taman depan),ibu tidak cerita bagaimana proses pengobatan almarhum ayah; Om kemari memberi tahu ayah telah tiada.


Waktu aku mendengar itu aku sungguh tidak tahu apa yang harus aku katakan pada Om,.tetapi aku juga bersyukur mungkin dengan bekerja begini jalan agar almarhum ayah pengobatan meskipun tidak selalu berjalan seperti harapan ku ,aku ikhlas Bu..


Ibu menangis sejadi-jadinya,aku pun memeluk ibu, Bellin Ibu akan ceritakan siapa kamu sebenarnya; malam itu 20 tahun yang lalu,ayah mu dalam perjalanan pulang kerja; bertemu dengan teman satu kuliah nya muso,.ia membawa seorang bayi perempuan yang cantik, ayahmu bertanya?padanya, anak siapa ini?? teman ayahmu hanya bilang rawat dan besarkan anak ini dia akan sangat berguna bagimu.


Dan ditangan bayi itu, ada gelang kecil bertuliskan"Bellin "teman ayahmu berkata" jangan ceritakan pada siapapun prihal anak ini kepada orang lain " apabila ia sudah dewasa saya akan datang,.kata teman ayah mu.


Jadi aku bukan anak ibu?benar,Bellin... oleh sebab itu.. ibu selalu merasa sedih?apa bila kamu menderita karena ibu dan mendiang ayahmu;.seharusnya kakakmu bertanggungjawab memenuhi kebutuhan kami bukan kamu Bellin.. bukan kamu sambil menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


Aku memeluk ibu,.Bu..terima kasih banyak mw merawat dan membesarkan aku,.ibu berjalan kedalam rumah dan memberikan kepadaku,gelang itu tapi "kok bisa masuk dalam pergelangan tanganku 'ya.bu;.Bu??masak...?ibu pun melihat dan memeriksa dengan teliti,. benar cocok dan bagus ditanganmu.


Malam harinya ibu demam panas tinggi aku memberikan obat penurun panas, dan mengompres keningnya selain itu memijit mijit kakinya, berharap demam ibu segera sembuh atau setidaknya tidaknya hilang; malam semakin larut tapi demam ibu tidak turun turun akupun menelpon dokter Haris.


Hallo.... Dok??maaf.. bisa kerumah, ibu aku sakit,.tidak turun turun panasnya, sudah aku kasih obat penurun panas dan dikompres; baik aku segera ke sana; setengah jam kemudian suara mobil berhenti tepat di depan pagar,. aku telah menelpon Yudha sebelumnya kalau dokter datang segera suruh masuk saja..


Aku buka pintu,aku seperti terhipnotis melihat nya malam ini,dokter Haris nampak gagah memakai setelan santai baju kaos polos dipadukan dengan celana panjang hitam,.hei..hei..Bellin,eeh...ya"


ia pun memeriksa dan berkata "jam berapa

__ADS_1


kamu memberikan obat?beberapa jam yang lalu "ucapku.


Kita tunggu sebentar lagi "ya..ia melihat ku dan tidak sengaja melihat tangan ku.,iapun menarik tanganku; gelang ini kamu bikin sendiri namamu??tidak, waktu umur ku satu bulan sudah ada di pergelangan tanganku,.boleh? aku memotret gelang kamu.


Tanpa diduga ibu bangun dan "berkata,tidak boleh, gelang ini bukan gelang sembarangan ,.jangan lakukan itu; kata Ibu... aku melihat ibu dan mendekatinya memeriksa kondisi ibu,syukurlah ibu tidak demam lagi.ujar ku..dokter Haris memeriksa kembali ibu,.ibu sudah sembuh kata pak Haris.


Baiklah karena ibu baik baik sudah, saya pamit dulu Bu...ia melirik kepada ku,ada apa?ucapku..antar dokter tampan mu ini sampai ke mobil; ya..!.Bu..aku antar dokter kedepan dulu ya.ibu..pergilah..aku mengantarkan nya sampai ke mobil,.bellin aku boleh melamar MU jadi istri ku??


Aku masuk kedalam rumah diikuti oleh Yudha,. aku melihat kekamar ibu sudah tidur.. bagaimana ibu?? sudah tidak panas lagi,.ujarku..;Bellin sebaiknya kamu tidur sudah malam.Baik lah..."ujar ku,langsung kekamar, aku berbaring dan tertidur.

__ADS_1


.


__ADS_2