Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab. 19.keluarga robin


__ADS_3

Sore yang cerah sepasang suami-istri menikmati sore ini dengan duduk santai sambil menikmati cemilan singkong dan kopi panas.ibu Robin berkata; sudah 20 tahun sudah kita menelantarkan anak kita, Pak...pak Robin berpikir sejenak; itu untuk kebaikan anak kita Bu.,


Bu Robin mengingat dengan jelas saat itu,bagaimana sang dukun ternama di desa itu datang dengan orang-orang nya mw mengambil sang bayi itu.. yg baru sebulan lahir ke dunia,dengan sangat marah memporak-porandakan seluruh isi rumah


yang hanya berdinding bumbu.


Sang dukun tidak menemukan bayi itu,pak Robin datang dari sawah mendengar keributan dirumahnya dan melihat kedalam rumah sangat terkejut melihat seisi rumahnya berantakan;ada apa ini pak dukun?? "ucap pak Robin; dimana bayi itu; Dengan tipu daya pak Robin berkata"mari akan saya tunjukkan dimana bayi itu; iapun berjalan cukup jauh dari rumahnya dan menunjuk ke tumpukan tanah sudah ada bunga yang ditabur kan dan air dalam kendi.


Pak dukun yang emosi memukul pak Robin Dengan tangan nya tapi pak Robin kelihatan baik baik saja,. melihat itu pak dukun itu semakin marah. ia menyuruh orang-orangnya memukul pak Robin secara bersamaan tetapi seperti tadi ia terlihat tidak terkena pukulan itu,. pak dukunpun mundur beberapa langkah karena takut pada Robin.


Pagi sebelumnya pak Robin dan istrinya kedatangan tamu dari kota sepupunya Bu Robin ia melihat bayi itu dan berkata" bayi ini berbeda dengan bayi biasanya; pak Robin bercerita sang bayi akan di ambil oleh pak dukun..ooh..saya mengerti karena bayi ini luar biasa.

__ADS_1


Akhirnya, pak muso berkata"aku akan membawa bayi ini kekota,.dan memberikan kepada teman ku,.dia orang yang baik dan bisa dipercaya,. pak Robin dan istrinya dengan berat hati menyetujui


rencana itu,. pak Robin pun memasukan gelang pada tangan sang bayi..Bu Robin menangis sambil mencium bayinya.


Bu...apa kamu merindukan bellin; ya..Pak


kita menghubungi sepupu MU minta ia membawa Bellin mengunjungi kita dan kakak pasti senang lihat adiknya.. benar Pa aku ingin bertemu dengannya; 'ujar Tiko kakak Bellin tiba-tiba.


Pak..., Tiko ke kota saja bagaimana? pak Robin berpikir; baiklah.. besok aku berangkat pagi pagi..."ucap Tiko.,dengan semangat,. sebenarnya Tiko sangat ingin kekota mencari kerja tetapi pak Robin tidak mengijinkannya.


Menjelang siang ia tiba seandainya mobil desa tidak mogok beberapa kali lebih cepat sampai di kota..ujarnya. iapun menaiki taksi menuju ketempat alamat pak muso,.tiba di rumah,; ini benar rumah pak muso?? benar,ucap istri pak muso..

__ADS_1


Silahkan masuk.. pak muso sakit; Tiko mengikuti sampai didalam setelah berbincang pak muso memberikan alamat temannya;. pak..terima kasih aku mw segera menemuinya.Tiko berjalan keluar dari mulut gang mengarah ke jalan besar.


Aku memilih naik ojek, agar mudah mengarahkan kemana tujuanku,akhirnya aku tiba di rumah pak Rusdi, aku mengetuk pintu tapi tidak ada orang nampaknya; aku memilih bertanya ke tetangga sebelah kanan rumah pak Rusdi.


Akupun mengetuk pintu,. pintu dibuka, cari siapa??dimana orang tetangga sebelah situ; sambil menunjuk ke arah rumah?


Anda siapa? saya, keluarga jauh pak Rusdi;ucap Tiko sambil tersenyum, pada ibu itu.


pak Rusdi sudah meninggal,. di mana ibu dan anaknya?ujarku.itu yang ibu tidak mengetahui dimana mereka,ucapan ibu ini membuat ku kecewa.


Akupun tidak tahu mw kemana lagi, rasa lapar mw terasa,aku berjalan kearah pos kamling,aku meminum air putih dan memakan ubi rebus yang aku bawa dalam tas ransel ku.

__ADS_1


__ADS_2