Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab.26. lamaran dan pernikahan ku


__ADS_3

Dihari ini aku bangun lebih awal membuat sarapan untuk Jorge, tetapi kok ada bangkai tikus di dapur.. pembantu Jorge yang namanya Bu Maya dan suaminya tidak tahu tiba-tiba berhenti katanya anaknya sakit perlu diobati secara langsung oleh orang tuanya sendiri.


Ada Apa??ujarnya, lihat itu..bangkai tikus ;iapun membuangnya.


dan membersihkan dengan cairan antiseptik, sekarang masaklah ; aku masak nasi goreng seminggu sekali tentunya sesuai seleranya,seperti pagi ini nasi goreng bakso, ia datang dan duduk dimeja makan, aku memasukan nasi goreng kepiringnya selanjutnya ke piring ku.


Setelah selesai makan ia berkata "kedua pembantu ku sudah berhenti, tetapi aku tidak akan membuat kamu capek untuk mengurus dan membersihkan rumah ini, aku akan melakukan berbagai macam pekerjaan yang ada dirumah ini; beberapa hari ini aku akan melakukan proses lamaran kepada orang tuamu.


Aku diam menyimak perkataannya,


sebaiknya beberapa hari ini kamu memilih

__ADS_1


antara aku atau Haris.apabila kamu memilih dia aku tak akan melamarmu; sekarang Bersiap-siaplah kita kepuskesmas, bisa aku disini saja??kataku,padanya, ada apa??ujarnya, aku malu tatapan para warga padaku, terutama juga gadis gadis di desa ini,..


Baiklah, kamu disini... tetapi aku tidak akan lama di puskesmas tidak sampai siang seperti biasa waktu ada Kamu "ujar nya lagi; memangnya kenapa harus cepat cepat pulang?'ucapku. entahlah, aku ingin selalu dekat denganmu;.apa kamu tidak mau?


Sambil tersenyum manis padaku,.akh,..


aku tidak bisa seperti ini; iapun menelpon ayah nya, aku diminta bersiap-siap,.. dan aku segera keluar dari kamar.. sudah,. kita mw kemana?ikut saja, kata nya...


'ucapku dengan nada sedikit marah. ia hanya diam saja.


Jangan menolak lamaran ku ya...ujar nya akhirnya. akupun melangkah ke dalam rumah sederhana orang tua ku; proses di mulai dari orang tuaku menyambut kedatangan keluarga calon mempelai laki laki selanjutnya dilakukan seperti lamaran pada umumnya dan terakhir pertukaran cincin selanjutnya perkenalan antar anggota keluarga; orang tua ku mengajukan permohonan agar aku dirumah sampai tiba hari pernikahan yang kita sepakati.

__ADS_1


Hari itu pun tiba, selama sebulan aku mengikuti nasihat dan kegiatan perawatan yang terbilang cukup melelahkan tapi hasilnya aku melihat aku berbeda dari biasanya,.kulit lebih halus begitu juga wajah ku entah apa apa ramuan tradisional memutihkan dan menghaluskan kulit dan wajah seperti ini hanya ibuku yang tahu.


ibupun berkata "ibu puas melihat kerja keras ibu kamu cantik dan begitu bersinar seperti bulan ,.akh..ibu 'ucapku, sebelum rombongan mempelai datang minum lah ini...aku segera meminumnya, aku mw muntah Bu..'ucapku.


Tiba tiba saja rombongan mempelai laki-laki datang, kita bersama naik ke mobil menuju tempa pemberkatan pernikahan di Gereja setempat; dari mulai lantunan pujian bersama sama,pemberitaan Firman Tuhan dan kemudian dilanjutkan upacara peneguhan nikah yang dipimpin oleh pendeta.


Semua proses telah dilakukan dan selanjutnya resepsi dirumah ku...banyak orang datang juga dari desa sebelah, mungkin karena anak kepala desa jadi rame; ditampilkan juga penyanyi dari desa tetangga dan hiburan lainnya.


Aku melihat orang-orang banyak jadi pusing,aku memanggil ibu,bisakah...?aku kedalam kepalaku sakit, tidak apa..ucap ibu; kok aku baru sadar ini tangan Jorge masih memegang tanganku.


Aku kedalam dulu ya..."ucapku,kepalaku sakit. didalam aku pun berbaring di ranjang;.aku tidak tahu ada orang masuk lewat pintu belakang.. saat hendak bangun dibelakang di pukul aku pun pingsan.

__ADS_1


__ADS_2