Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab. 44. Membuka kado dari Haris


__ADS_3

Seminggu kemudian aku tetap berjualan bakso didepan rumahku,. rutinitas sehari-hari yang bikin suasana hati senang dan tetap terus semangat agar kita bisa melakukan apapun untuk kebahagiaan kita sendiri.


Karena bahagia itu terbentuk dari diri kita sendiri ; banyak kali kita kecewa dengan sikap dan perilaku orang-orang yang kita kasihi tetapi kita adalah kita,orang tidak bisa melihat dengan jelas ke dalam diri kita,.hanya kita sendiri.


Aku tersadar saat tangan anakku memegang tanganku, ia menunjuk kepada seseorang yang ingin membeli bakso ; seorang ibu berusaha 40 tahunan , Ibu itu bertanya " Nak..ibu ingin bakso tetapi ibu hanya punya uang segini?


Aku melihat nominal uang kertas tersebut ;


akupun tersenyum dan berkata "Bu..tidak apa " ibu mau dibungkus atau makan di sini? 'ucapku kembali sambil tersenyum.


Ia memandang ku sejenak dan berkata " bungkus saja "nak..dirumah ada anak ibu yang ingin sekali makan bakso ; baik Bu... aku pun dengan cepat membuat kan pesanan bakso ibu ini dan langsung memberikan bungkusannya kepada nya.


Terima kasih " Nak...ibu berdoa rezeki MU lancar selalu "ujarnya, iya..sama sama Bu "ujarku, ibu itu berjalan pergi. aku dibantu Yani kalau Jayden tidak rewel.


Tiba tiba panggilan Yani membuat ku sedikit kaget., kak...kak...kesini "deh...


'ucapnya, dengan wajah yang heran, ada apa "ujarku..kak kenapa ada emas disini? akupun melihat nya.

__ADS_1


Oya..benar ini emas,"ucap ku heran? akupun membawa emas Itu masuk seperti sebuah gelang bentuknya,.aku membuka lemari pakaian yang sama sekali tidak pernah kubuka.


Karena itu lemari waktu aku masih sekolah dulu; saat aku membuka lemari tersebut sebuah kotak cukup besar terlihat oleh ku tersembunyi dalam kain kain tidak terpakai.


Aku mengambil kotak itu dan mengingat ini pemberian siapa ; aku pun berkata" Haris..Aku pun membukanya..aku sungguh kaget melihat sebuah buku Bank dan sertifikat tanah dan rumah.


Akupun melihat nama siapa tercantum disana dan aku tidak percaya namaku ada disana; aku lama terdiam, saat aku melihat lihat lagi sebuah amplop terjatuh.


Aku membuka amplop itu ; dan membacanya..aku menangis tersedu-sedu membaca surat dari Haris ternyata ia benar-benar merencanakan ini semua untuk masa depan kami berdua nantinya.


mendekati ku, ia melihat dan membaca itu semua:ia menatap ku; ini semua pemberian Haris padamu?aku mengagukkan kepalaku.


Jadi kamu menerima nya ; " ucapnya Sambil memperlihatkan muka jelek ; kepadaku; bagaimana mungkin aku tidak menerimanya,ia tulus mencintaiku ; dalam dunia ini hanya ada sedikit orang seperti Haris.


Ooh. .jadi sekarang kamu memuja dia, lebih dari pada aku suamimu?? begitu ya..? bukan begitu ; "ucapku..Haris laki laki yang baik dan aku rasa perempuan yang menjadi isterinya pasti Sangat bahagia.


Akupun merapikan berkas yang ada dan menyimpannya dalam lemari pakaian,. sedangkan jorge entah kemana ; aku pun berjalan keluar rumah menghampiri Yani yang sedang melayani pembeli bakso, aku membantu memasukan sambel nya kedalam plastik kecil.

__ADS_1


Siang hari pun tiba berganti menjadi malam,. hujan turun semakin deras aku keluar dari kamar tetapi Jorge belum nampak Batang hidupnya.


Kemana dia??ketokan pintu sangat keras mendebarkan jantung ku ; aku mengintip dari kaca didekat pintu ; Jorge 'ucapku. aku segera membuka pintu,kamu darimana ? kenapa ; kamu kehujanan? cecar ku..ia tak berkata apa-apa.


Akupun kekamar mandi memberikan handuk kepadanya ; ia lalu memakai handuk meliliti pinggangnya ; ia mendekati ku,seluruh tubuh ku terasa bergetar melihat bentuk tubuh Jorge yang menurutku sangat keren.


Ia terus tersenyum sampai ia tepat beberapa centi saja dari wajah ku,ia membawa tubuhku ke pelukannya dan


sekarang aku ditempat tidur, pelukannya yang hangat membuatku terlelap tidur.


Menjelang dini hari aku terbangun, anakku Jayden sudah tidur dikamar Yani dengan tempat tidur yang berbeda ; sejak Jorge suamiku dan aku sepakat kembali bersama demi anak kami.


Tubuhku masih dalam pelukannya ; aku berusaha melepasnya tapi terlalu kuat,


aku ingin kamu hamil lagi "ucapnya ditelinga ku..aku belum siap 'ucapku sambil melepas tangannya yang agak merenggang dari tubuh ku.


Akhirnya aku bisa keluar kamar,aku dengan cepat kekamar mandi,.dan bersiap-siap membuat bakso,merebus mei dan akhirnya semuanya selesai waktu menunjuk pukul 06.30 akupun kekamar mandi membersihkan diri.

__ADS_1


__ADS_2