Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab.13.Dokter Haris


__ADS_3

Tidak terasa 6 bulan telah berlalu,.akupun masih setia menjadi pembantu Bu Rosa walaupun ayah sudah tiada,aku tidak ingin membuat ibu kecewa kalau aku pergi dari sini;atau lari..


Kalau pun aku lari ,,pasti di tangkap polisi akhirnya.. lagi pula aku lebih Takut kepada Tuhan,aku ingat kata-kata ibu"manusia bisa lari dari manusia tapi tidak bisa lari dari Tuhan.. akh ..aku jadi kangen sama ibu; jadinya.


Sore ini..setelah menyelesaikan pekerjaan rumah aku duduk santai di taman di depan rumah Bu Rosa,suasana nyaman dan sejuk membuat ku bebas melamun sesukanya aku,mumpung Ibu Rosa pergi,'ucap ku dalam hati.


Aku merasa senang sekarang Bu Rosa tidak pernah lagi berteriak teriak dan nangis nangis seperti dulu, aku tahu ini juga berkat kebaikan Tuhan padaku,.aku terkejut saat pak satpam memanggil namaku, Bellin.. 'eh..,ya pak?ada apa,tu di depan ada tamu,kata pak satpam.

__ADS_1


Aku melangkah menuju pagar ,di depan pos pak satpam.. aku kaget melihat pak dokter Haris sedang melihat ku,.berjalan kearah nya. akupun langsung bertanya' bagaimana cara pak dokter menemukan rumah ini??


Apa kamu lupa?? kamu sendiri yang memberi alamat rumah ini beberapa bulan yang lalu kepada ku,ooh,ya aku sudah lupa. tapi tidak apa,yang penting jangan lupa kamu harus memberi jawaban atas pertanyaanku Tempo hari,..


Lama aku memikirkan pertanyaan yang mana. sampai akhirnya dokter Haris berkata "maukah kamu jadi pacarku??? baiklah.. aku mau,,"ujar ku sambil tersenyum manis. iapun berkata" tak sia sia aku datang melihatmu hari ini "ucapnya sambil tersenyum senang.


Selesai memasak akupun meletakkan makanan di atas meja makan,. ku dengar mobil Bu Rosa memasuki halaman aku segera ke pintu dan membukanya.. ia masuk dan tersenyum,,Ibu ke atas ya..tidak lama Bu Rosa ke luar dengan menenteng sesuatu,

__ADS_1


Ayo...kita makan sama sama,'ucapnya,aku duduk di meja makan dalam diam,.bellin.. coba Kamu berdoa sebelum makan,. maaf Bu..saya agama Kristen,.baiklah.. kamu saja yang berdoa.


Aku menutup mataku dan berdoa dalam hati Amin..kita makan dalam hening selesai makan ibu Rosa berkata" masakanmu enak dan gurih sesuai dengan selera ibu.oh...ya"rasa masakan kamu enak sesuai Dengan selera ibu.. akh..ibu biasa saja,selesai cuci piring kotor Kita duduk diruang tamu ya..Selesai cuci piring aku menghampiri Bu Rosa yang sedang nonton TV.. "Bu. sapaku.sini duduk dekat ibu.,aku agak takut tapi daripada dimarahi ngikut aja.nih..apa ini Bu? aku menerimanya dan berucap terima kasih,.


Aku membuka sebuah gaun "ucapku ya..cantik buat kamu,besok ada undangan ultah anak teman ibu jadi Kamu harus menemani ibu ya..besok sore.besoknya aku memakai gaun pemberian Bu Rosa tidak punya sepatu bagaimana ya..


Ibu Rosa mengetahui apa yang aku pikirkan, ia memberikan sepasang sepatu aku mencoba nya..' wah..cocok Bu di kaki ku."ucap ku dengan senang.ayo..ibu merias wajahmu,akupun di rias cantik,.'ucap nya sambil tersenyum manis padaku.

__ADS_1


__ADS_2