Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab. 7.keputusan menjadi pembantu


__ADS_3

Malam harinya aku bertanya pada ibu."Bu... aku harus bagaimana, hutang kita terlalu besar kita tidak dapat melunasi hutang kepada Om Sandi kecuali aku mw menjadi pembantu dirumahnya."nak..kita berdoa saja ya...bujuk ibu,baiklah..


Akupun berlutut sambil berdoa bersama ibu.aku dan ibu leluasa berdoa karena kamar rawat inap ayah Hanya satu tempat tidur selain itu,ruang rawat inap yang lain sudah penuh,jadi sebab itu ayah ditempat kan dalam ruang VVIP.

__ADS_1


Setelah berdoa ibu bercerita" nak..sesudah menikah dengan ayah mu,Ibu baru mengetahui hutang ayah mu sebanyak itu,ayah mu menandatangani perjanjian itu sebelum menikah dengan Ibu..setiap gajian ayah berusaha mw mengansur sedikit demi sedikit tapi sering kali tidak bisa,biaya sekolah mu dan kakak membuat ayahmu bekerja tanpa beristirahat hingga sakit seperti ini, Ibu sudah berulang kali menasehati ayah agar jangan terlalu banyak berpikir tetapi ayah jadi marah marah sama Ibu setiap Ibu berkata seperti itu,.


Jangan marah "ya.." nak dan jangan mendendam pada ayahmu,ibu sudah tw ini pasti akan terjadi padamu tapi Ibu terus berdoa supaya ada keajaiban untukmu, tapi Ibu berharap kamu kuat "ya..'nak jika kamu harus menjadi pembantu dirumahnya Om Sandi., aku meresapi kata kata Ibu yang seperti tetesan tetesan air yang menyejukkan hatiku,. baiklah.. ibu demi keluarga kita aku mw menjadi pembantu Om Sandi. "ucap ku,aku menyayangi ayah dan ibu mungkin ini waktunya untukku membalas Budi kedua orang tua yang sudah berjerih lelah menyekolahkanku,ucap" ku pada diriku sendiri.

__ADS_1


Akupun menghubungi Om Sandi hallo... selamat malam?"ucap ku..bisa bicara dengan Om Sandi? ooh...Bellin" ya..bagaimana apa keputusan mu?aku mw Om menjadi pembantu Om,,ucapku"baik saya segera kerumah sakit.tidak lama Om Sandi pun datang membawa surat perjanjian sebelum aku menandatangani surat perjanjian yang dibuat oleh Om Sandi aku membaca dengan teliti.


Setelah selesai aku tanda tangan surat perjanjian kontrak kerja dengan Om Sandi,Om Sandi langsung mengurus keberangkatan ayah ke rumah sakit ibu kota dengan dibantu oleh perawat untuk memantau kondisi ayah, selain surat rujukan yang disertakan oleh Om Sandi; akupun memeluk ibu sebelum ibu naik mobil ambulan Bu... jangan lupa untuk selalu memberi kabar kondisi ayah Setelah sampai di ibu kota" yaa..ucap ku sambil menangis. "ya nak..kamu baik baik disana ya...ibu sayang kamu,ucap ibu seraya melepas pelukannya dariku.

__ADS_1


Mobil ambulan pun jalan meninggalkan rumah sakit,akupun dijemput oleh pembantu Om Sandi sebelum aku jalan pak Haris menghampiri ku dan berkata.. ,"sudah ada jawaban untuk pertanyaan ku 2 bulan lalu?maafkan aku pak,,aku fokus kepada ayah sampai lupa harus memberi jawaban,tolong kasih aku waktu lagi...'ya,,aku mohon "ujarku.baik lah;ucapnya...sambil mengucek rambut ku.,pak Haris bertanya" Hp mu sini.. Akupun memberi hpku,"kok tidak hidup.. aku baru ingat tadi habis baterai, maaf. . kata ku.


Baiklah.. aku pergi dulu "ya.. pak,akupun berjalan mendekati wanita yang sedang duduk didepan pintu masuk rumah sakit sudah selesai??ya..sudah ucap ku..akupun masuk kedalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2