Si Bungsu Yang Tersakiti

Si Bungsu Yang Tersakiti
Bab.54. Haris terlalu perhatian


__ADS_3

2minggu dirumah ibu dan bapak, akhirnya akupun pulang kerumah bersama anak-anak ku,.tiba Dirumah aku langsung membersihkan diri dikamar mandi.


Anak anak juga sudah mandi, aku turun membantu memasak buat makan malam, selesai makan aku memanggil suamiku untuk makan malam bersama anak-anak,dan aku memberi Abel makan.


Selesai makan malam,kami berkumpul diruang tamu sambil menonton televisi dan anak ku Jayden melihat buku bergambar,sedangkan Abel sudah tidur di kamar ditemani oleh Yani.


Waktu menunjuk pukul 09.00,akupun masuk kekamar untuk tidur,. aku berbaring setelah menggosok gigi, dan membersihkan wajah dengan air hangat .


Aku tertidur pulas aku tidak terbangun saat Haris tidur di dekatku, rasa lelah karena perjalanan pulang tadi membuat ku ingin tidur saja begitu juga Haris suamiku.


Menjelang pagi..aku mencoba memastikan apa aku hamil atau tidak, akupun mengambil testpack dari dalam laci meja rias ku.


Dikamar mandi aku mencoba nya,tidak lama hasilnya pun muncul, timbul dua garis ,akupun memasukan hasil nya dalam kemasan nya.


Aku keluar sambil melamun tidak tahu kalau suamiku sudah sedari tadi bangun,dan ia menatap ku lama ; bagaimana hasilnya..??

__ADS_1


Aku terkejut dan kemasan yang aku pegang pun terjatuh di lantai,. ia tersenyum melihat tingkah ku dan mengambil kemasan itu sebelum aku mengambil nya.


Iapun memandang ku? sejenak, ada apa??


apa kamu sakit ? tidak, ucap ku ; tidak bersemangat, ia membuka Nya dan melihat hasilnya, iapun tersenyum senang dan berkata "besok Kita kerumah sakit ya..sambil memeluk ku.


Pagi pagi aku membantu menyiapkan sarapan buat keluarga ku; Haris telah siap dengan stelan nya,ia menghampiri ku,dan mengusap usap perutku, mbok.. istri ku tengah hamil bantu apapun yang ingin ia lakukan, "ucap Haris terlalu berlebihan menurut ku.


Selesai sarapan aku mengantarkan suamiku kedepan, aku menyalami tangannya, iapun mencium kening ku ; dan berkata" aku mw keklinik dulu ,jam 09.00


Aku pun masuk kedalam, tiba tiba saja perutku rasa sakit,. Bu..Bu...kenapa?mungkin karena aku belum makan, akupun sarapan bersama Jayden dan Yani.


Jam 09.00 Haris datang dengan gagah nya,aku sudah siap..dan sekarang didalam mobil, sayang... apa perutmu sakit?? iya, sedikit,. 'ucapku, besok pagi dan seterusnya tidak usah ngapa-ngapain,.


Tiba dirumah sakit,Setelah menunggu aku dipanggil masuk,akupun diperiksa berat badan, tekanan darah, dan lain-lain, selanjutnya USG suamiku diminta masuk,

__ADS_1


suamiku begitu senang dan begitu banyak pertanyaan yang ia ajukan kepada dokter kandungan.


Aku sekarang di mobil, ia memegang tanganku, kita beli buah buahan ya.. aku tersenyum kecil,. setiba nya dirumah Haris mengantarkan aku kekamar, ia mencium kening ku, dan memanggil mbok, tolong lihat dan tanya apa yang ia butuhkan.


Nanti siang saya tidak pulang jadi lihat dia,


akupun tertidur sungguh lelah rasanya badanku, sudah siang aku terbangun, kedua anakku didalam kamar, dan ada Haris. apa kamu ingin makan sesuatu?


"ucapnya.


Aku ingin makan ? Haris pun pergi ke dapur membawakan makanan yang mengandung protein, aku makan dengan lahap ,ia tersenyum,. kamu harus makan ,baby-nya jadi lapar kalau kamu tidak makan,ucapnya sambil tersenyum.


Sudah beberapa bulan ini suamiku benar-benar memperhatikan kondisi kesehatan ku dan kandungan ku,mulai makanan,vitamin yang harus diminum, dan sebagainya.


Terlalu ketat bagiku,akupun mengikuti saja ia akan marah kalau tidak diikuti,. 6 bulan sudah usia kandungan ku,ia Semakin rajin mengajak anak dalam kandungan ku bicara,.

__ADS_1


Benar benar suami idaman,.tidak terasa waktu berjalan dengan cepat kandungan ku sudah 9bulan, Haris semakin memperhatikan ku,.menjadi suami siaga "katanya.


__ADS_2