
Terima kasih untuk like,komentar, dan supportnya untuk novel pertamaku ini,
aku harap novel ku ini mendapat sambutan yang positif dari para pembaca ; meskipun masih banyak kekurangan dalam penulisan kata, kalimat dan cerita nya.
Pagi ini sesudah sarapan Jorge mengajak aku kerumah lamaku untuk menyiapkan barang-barang yang akan dibawa pindah, sebenarnya pindah begini buat aku sedih
bagaimana dengan Yani??.gumamku dalam hati.
Didalam mobil aku diam memikirkan bagaimana dengan Yani ? akupun berkata ; Papa.. boleh..?? Yani ikut pindah bersama ku? siapa bilang... tidak boleh ; "ujarnya,.tentu saja boleh... Ma ?sambil memegang tanganku.
Sesampainya di rumah, Yani datang memelukku,. kak?jangan tinggal aku ya ..aku sulit tidur tadi malam...maaf..Yani,"ujarku sambil membelai rambutnya.
Yani...kamu siap siap "ya ?kita pindah hari ini juga ; kemana kak? ujarnya ;kerumah kakak yang baru ; ujarku pada Yani ; siang nanti akan ada mobil bak terbuka mengangkut barang yang sudah kita kemas,lanjut ku lagi.
Siang mobil pun datang,suamiku juga membantu mengangkat barang-barang dan memasukannya ke dalam mobil ; setelah selesai kamipun berangkat ke rumah ku yang baru.
__ADS_1
Tiba dirumah,.saat barang barang sudah dalam rumah,. aku berkata" Pa...boleh tidak kalau Yani tidur Dikamar Jayden,.??soalnya aku kasihan Jayden sendirian ; "ujar ku sambil tersenyum.
Atau Jayden tidur bersama kita ; tidak apa tidur bersama kita tetapi kita tambahkan spring bed satu lagi,buat siapa? ujarku penasaran ; kalau buat anak kita gimana? boleh juga "ujarku lagi.
Yani menempati kamar anakku ; ia menjadi baby sister buat anakku tapi tetap menjadi adik bagiku ; aku kedapur mau membantu Bu Minah menyiapkan makan siang.
Bu ...suami saya ke mana?? aku mencari kemanapun: tapi tidak ketemu sampai akhirnya pikiran ku tertuju kesebuah taman belakang,betapa kagetnya aku melihat suamiku berpelukan dengan Bella.
Akupun pergi dari taman dan aku menelpon taksi online,. aku juga kekamar Yani dan aku melihat Yani bermain dengan Jayden, ayo...siap siap Yani...kita pergi dari sini.
Akupun dengan diam diam membawa barang-barang yang penting saja dan berjalan keluar rumah bersama Yani dan Jayden anakku.
Akupun meminta pak sopir online mengantarkan aku kealamat yang tertera di sertifikat itu ; tiba di rumah itu aku takjub rumah itu tak jauh berbeda dengan rumah suamiku.
Akupun masuk,.tiba Dirumah ini aku terkejut seorang bapak dan ibu menyapa ku..Bellin ; aku makin terkejut Ibu dan bapak ku ada dirumah ini, akupun memeluk ibu cukup lama ; ibu dan bapak berkata " maaf..nak" kami tidak memberi tahumu ; ini permintaan dari dokter Haris.
__ADS_1
Apa..?dokter Haris.. iya,Nak..sekarang aku sudah didalam rumah bersama orangtuaku ; aku bahagia Bu.. Pak... kalian disini,ibu melihat kearah Yani,kalau gadis manis ini siapa ??.tanya, ibu sambil tersenyum.
Dia ini Yani: "Pak Bu.. orang tuanya sudah meninggal dunia aku menemukan nya dipos kamling dekat rumah sedang menangis jadi aku bawa ke rumahku.
ia sudah kuangap adik bagiku ; jadi 'Pak, Bu.. Bisa menjadikan Yani anak ibu dan bapak ? tanya ku, sambil memohon.
Sementara itu,
Jorge mencari ku dan bertanya kepada orang rumah ; semua orang tidak ada yang tahu ; ia membuat seluruh isi rumah seperti kapal pecah.
Iapun menghubungi pak Harto,.satpam penjaga rumah pun tidak melihat aku keluar rumah, ia akhirnya pergi keruang kerja nya..dan melihat layar monitor cctv dan mengepalkan tangannya.
Jorge pun menghubungi orang orang kepercayaan nya untuk mencari tahu keberadaan ku ; iapun berpikir jangan jangan istri ku melihat ku berpelukan dengan Bella,gumamku dalam hati.setelah
Tidak... akupun meninju Dinding ruanganku hingga berdarah tanganku dan keluar dari ruang kerja ku ; akupun memanggil bella..bella... dimana kamu?ia pun datang ,; kita sudah tidak bisa bersama lagi Kita putus ujar ku.
__ADS_1
Tetapi mengapa; tuan?? "ucap Bella seolah olah tidak tahu apa apa ; kamu tahu istriku,
sudah pergi dari rumahku ; aku telah berdosa sudah mengkhianati kepercayaan yang telah ia berikan padaku.